Bupati Jombang Sosialisasi Pilkades Serentak Tahap II

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
 Bupati Jombang, Hj Mundjidah Wahab. SP/Hms
Bupati Jombang, Hj Mundjidah Wahab. SP/Hms

i

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Agenda Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Tahap II mulai disosialisasikan oleh Pemerintah Kabupaten Jombang melalui Kantor DPMD di Pendopo Kabupaten Jombang pada Jumat, (04/9/2020).

Agenda sosialisasi dibuka oleh Bupati Jombang. Hadir dalam sosialisasi yakni ketua DPRD, forkopimda, anggota DPRD komisi A, wakil bupati, sekretaris daerah beserta staf ahli, para asisten, kepala OPD terkait, forkopimca dari 8 kecamatan dan para kades dan BPD dari 9 desa.

Pemilihan kepala desa sesuai dengan Undang-Undang Nomor 6 tahun 2014 dan PP Nomor 43 Tahun 2014 dapat dilaksanakan secara serentak ataupun secara bergelombang selama 3 kali. Dan untuk bulan Desember mendatang adalah pilkades serentak gelombang kedua dari rencana 3 kali pelaksanaan pemilihan kepala desa.

Bupati Jombang telah mengeluarkan aturan terbaru terkait teknis pemilihan kepala desa, yaitu Perbup Nomor 56 Tahun 2020 tentang perubahan kedua atas Peraturan Bupati Jombang Nomor 25 tahun 2019 tentang tata cara pelaksanaan tahapan pemilihan kepala desa.

Bupati Jombang, Hj Mundjidah Wahab menuturkan, bahwa Perbup nomor 56 tahun 2020 tersebut merupakan dasar hukum untuk penyelenggaraan pilkades serentak tahap 2 yang direncanakan akan diselenggarakan di 9 desa pada 16 Desember 2020.

"Hal ini sesuai arahan Kemendagri, bahwa pilkades ini harus diselenggarakan setelah pilkada serentak pada 9 Desember 2020 mendatang. Alasan utama pengusulan pilkades serentak dilakukan di akhir 2020, karena masa jabatan kades berakhir pada Januari 2021," tuturnya, Jumat (04/9/2020).

Hanya saja, terang bupati, bagaimana teknis pilkades serentak di tengah pandemi bisa dirumuskan segera, bagaimana agar pada pelaksanaanya tidak terjadi kerumunan di sembilan desa yang menggelar pilkades itu.

"Pilkades dibagi beberapa tahap, diatur sedemikian rupa agar tidak terjadi kerumunan. Tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat, jaga jarak, cuci tangan dan pakai masker," terangnya.

Jika tidak dilakukan di tahun ini, maka pelaksanaan pilkades serentak tak mungkin dilakukan awal tahun depan. Hal ini karena akan cukup memberatkan, karena para kades yang masa jabatannya habis harus diisi penjabat (pj).

"Tentu pj-nya juga butuh banyak. Tapi kalau tahun ini kan langsung bisa dilantik. DPMD Kabupaten Jombang sudah konsultasi secara lisan ke Kemendagri. Yang penting di atas 9 Desember 2020, setelah pilkada serentak," tandasnya.

Namun, jelas Mundjidah, hingga kini izin tertulis untuk penyelenggaraan pilkades belum ada, meski perbup untuk pilkades serentak 2020 sudah siap. Penerbitan Perbup tentang juknis (petunjuk teknis) sangat penting.

"Sebab perbup.sebagai dasar hukum mekanisme pelaksanaan pilkades. Terlebih lagi, saat ini masih dalam masa pandemi Covid-19," jelasnya.

Setelah perbup terbit, tegasnya, segera ditindak lanjuti dengan pembentukan panitia pilkades yang dilakukan Badan Permusyaratan Desa (BPD).

“Oleh karena itu, dalam kesempatan kali ini saya berpesan pada BPD, bahwa nanti dalam pembentukan panitia hendaknya BPD bersikap netral dan tidak memihak salah satu calon," tegasnya.

Dan BPD sendiri, juga harus bisa memilih orang-orang yang tepat dalam melaksanakan tugas sebagai panitia pilkades, karena tugas ini bukanlah tugas yang mudah.

"Senantiasa harus bisa menjaga kondusifitas di desa selama pentahapan pelaksanaan pilkades serentak sedang berlangsung," cetusnya.

Proses Pemilihan Kepala Desa Serentak di Kabupaten Jombang merupakan bagian dari upaya mensejahterakan masyarakat, karena itu mari sukseskan pemilihan kepala desa serentak bulan Desember mendatang agar bisa berjalan aman dan damai.

"Untuk meminimalisir hal-hal yang tidak diinginkan, maka koordinasi antar instansi sangat diperlukan, baik itu aparat pemerintahan, panitia desa, panitia kabupaten ataupun pihak keamanan dan forkopimcam," pungkasnya.

Sembilan desa yang akan mengikuti pilkades serentak tahun ini adalah, Desa Sukoiber dan Desa Wangkalkepuh (Kecamatan Gudo), Desa Ngrimbi (Kecamatan Bareng), Desa Seketi (Kecamatan Mojoagung), Desa Madyopuro (Kecamatan Sumobito).

Kemudian Desa Pulogedang (Kecamatan Tembelang), Desa Mojoduwur (Kecamatan Mojowarno), Desa Marmoyo (Kecamatan Kabuh), dan Desa Banjardowo, yang pada tahun 2019 kemarin gagal menggelar pilkades, sehingga harus digabung tahun ini.  suf

Berita Terbaru

Pohon Pisang Jadi "Monumen Kekecewaan" Jalan Rusak di Madiun Viral

Pohon Pisang Jadi "Monumen Kekecewaan" Jalan Rusak di Madiun Viral

Kamis, 05 Feb 2026 16:40 WIB

Kamis, 05 Feb 2026 16:40 WIB

SURABAYA PAGI, Madiun- ‎Sebuah foto jalan berlubang yang ditanami pohon pisang di RT 3 Desa Sidomulyo, Kecamatan Wonoasri, Kabupaten Madiun, viral di media s…

Jabat Ketum IKBA UNTAG Dorong Kaum Intelektual Bangun Negeri Lebih Baik

Jabat Ketum IKBA UNTAG Dorong Kaum Intelektual Bangun Negeri Lebih Baik

Kamis, 05 Feb 2026 15:33 WIB

Kamis, 05 Feb 2026 15:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Sidoarjo - Anggota Komisi B DPRD Sidoarjo Kusumo Adi Nugroho, S.E, yang juga politisi PDI Perjuangan ini, berjibaku menggerakkan kaum…

Gelapkan Uang Ratusan Juta, Admin Toko Keramik Mojokerto Terancam 2 tahun Kurungan

Gelapkan Uang Ratusan Juta, Admin Toko Keramik Mojokerto Terancam 2 tahun Kurungan

Kamis, 05 Feb 2026 15:15 WIB

Kamis, 05 Feb 2026 15:15 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto- Sidang putusan kasus dugaan penggelapan dengan terdakwa Laili Dwi Anggraini Binti M. Amanu di Pengadilan Negeri Mojokerto ditunda…

Kapolres Gresik Pimpin Pembagian Helm Gratis dalam Operasi Keselamatan Semeru 2026

Kapolres Gresik Pimpin Pembagian Helm Gratis dalam Operasi Keselamatan Semeru 2026

Kamis, 05 Feb 2026 14:40 WIB

Kamis, 05 Feb 2026 14:40 WIB

SURABAYAPAGI, Gresik – Upaya Polres Gresik dalam meningkatkan keselamatan berlalu lintas kembali diwujudkan melalui kegiatan simpatik di hari kedua pelaksanaan …

MPR RI Kaji Obligasi Daerah untuk Perkuat Kemandirian Fiskal dan Pembiayaan Pembangunan

MPR RI Kaji Obligasi Daerah untuk Perkuat Kemandirian Fiskal dan Pembiayaan Pembangunan

Kamis, 05 Feb 2026 14:01 WIB

Kamis, 05 Feb 2026 14:01 WIB

Surabaya – Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) menggelar Sarasehan Kebangsaan bertema “Obligasi Daerah sebagai Salah Satu Alternatif Pem…

Pembangunan KDKMP Tercepat Nasional, Dandim Lamongan Paparkan Keberhasilannya di Hadapan Presiden dan Petinggi TNI

Pembangunan KDKMP Tercepat Nasional, Dandim Lamongan Paparkan Keberhasilannya di Hadapan Presiden dan Petinggi TNI

Rabu, 04 Feb 2026 19:11 WIB

Rabu, 04 Feb 2026 19:11 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Komandan Kodim 0812/Lamongan, Letkol Inf Deni Suryo Anggo Digdo, terpilih mewakili Kodam V/Brawijaya, mendapatkan penghormatan…