Daftar ke KPU, Kartika-Saim Janji Sejahterakan Petani Lamongan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kartika-Saim saat akan menyampaikan pidato politiknya di GOR usai dirinya mendaftar ke KPU.SP/MUHAJIRIN KASRUN
Kartika-Saim saat akan menyampaikan pidato politiknya di GOR usai dirinya mendaftar ke KPU.SP/MUHAJIRIN KASRUN

i

 

SURABAYA PAGI, Lamongan - Bakal pasangan calon (Bapaslon) Kartika Hidayati-Saim (KarSa) mengaku ingin melanjutkan dan meningkatkan kesejahteraan petani, karena rata-rata PDRB Lamongan 40 persen adalah  petani.

Hal itu disampaikan oleh Kartika saat berpidato politik dihadapan pendukungnya, usai secara resmi mendaftar sebagai bakal calon Bupati dan wakil bupati di KPUD Lamongan, Jum'at (4/9/2020) siang.

"PDRB Petani Lamongan sebesar 40 persen itu adalah petani, sehingga saya ingin petani di Lamongan lebih sejahtera," kata Kartika dihadapan pendukungnya di halaman Gedung Olahraga Sport Center Lamongan.

Wujud untuk mensejahterakan petani itu kata Kartika, ia ingin mendorong dan memberikan sarana bagaimana petani bisa meningkatkan produktivitas hasil tanamannya, mulai padi, jagung, kedelai dan lainnya.

Sementara itu,  pasangan KarSa datang ke Kantor KPU Lamongan dengan naik becak, didampingi oleh partai pengusung, banom NU serta para pendukung dan relawan.

"Kami pasangan KarSa, mengucapkan terima kasih kepada partai pengusung, PKB dan PDI Perjuangan, para kiyai, artinya NU bersama seluruh banom, semuanya merajut menjadi satu kesatuan yang mengkristal untuk kemenangan KarSa," ucapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kartika juga menyampaikan sembilan poin yang diusung pasangan KarSa yang dikemas dalam Nawa Karsa.

Sementara itu, Ketua KPU Lamongan, Mahrus Ali mengatakan, pada hari pertama pendaftaran Bapaslon untuk Pilbup Lamongan 2020, sudah ada dua Bapaslon yang menyerahkan berkas pendaftaran.

"Tadi pagi sekitar jam 9 yaitu Bapaslon dari perseorangan, yaitu pak Suhandoyo dan pak Suudin. Dan barusan Bapaslon dari Bu Kartika Hidayati dan Pak Saim," kata Mahrus.

Mahrus juga menyebut bahwa berkas yang diserahkan oleh kedua Bapaslon tersebut sudah dinyatakan lengkap.

"Tapi nanti tetap ada tahap lanjut mengenai berkas ini, kemudian dilanjutkan tes kesehatan, itu akan kita lakukan pada tanggal 7, diawali swab bersama seluruh Bapaslon yang telah mendaftar, dan untuk tanggal 8 dan 9 adalah pemeriksaan kesehatan yang bertempat di RSUD dr. Soetomo Surabaya," ucap Mahrus.

Dengan telah mendaftarnya Bapaslon Suhandoyo - Suudin dan Kartika Hidayati - Saim (KarSa), kini tinggal Bapaslon Yuhronur Efendi - KH Abdul Rouf (YesBro) yang belum mendaftar ke KPU Lamongan untuk Pilbup Lamongan 2020 yang akan berlangsung 9 Desember mendatang.Jir

 

Berita Terbaru

Keberhasilan Tekan Stunting hingga 0,92 Persen, Kota Mojokerto Jadi Rujukan Provinsi NTB

Keberhasilan Tekan Stunting hingga 0,92 Persen, Kota Mojokerto Jadi Rujukan Provinsi NTB

Rabu, 13 Mei 2026 17:25 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 17:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto– Keberhasilan Kota Mojokerto menekan angka stunting hingga di bawah satu persen menarik perhatian Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara …

Jamin Mamin Halal untuk Konsumen, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Sertifikasi Halal UMKM secara Bertahap

Jamin Mamin Halal untuk Konsumen, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Sertifikasi Halal UMKM secara Bertahap

Rabu, 13 Mei 2026 17:03 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 17:03 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto – Pemerintah Kota Mojokerto terus memperkuat ekosistem produk halal dengan menggelar fasilitasi sertifikasi halal massal bagi p…

Kenyamanan Warga Jadi Prioritas, Dishub Kota Mojokerto Perkuat Pengawasan Parkir

Kenyamanan Warga Jadi Prioritas, Dishub Kota Mojokerto Perkuat Pengawasan Parkir

Rabu, 13 Mei 2026 16:57 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 16:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Kenyamanan warga menjadi prioritas utama dalam pengelolaan parkir di Kota Mojokerto. Untuk itu, Pemerintah Kota Mojokerto melalui …

Pencabutan SIP Kios Pasar Pasar Digugat, Para Pedagang Sebut Prosedur Tidak Sesuai Perda   ‎

Pencabutan SIP Kios Pasar Pasar Digugat, Para Pedagang Sebut Prosedur Tidak Sesuai Perda  ‎

Rabu, 13 Mei 2026 16:02 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 16:02 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Gugatan puluhan pedagang pasar tradisional Kota Madiun terhadap pemerintah Kota Madiun menguak dugaan cacat prosedural dalam p…

Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 Diikuti 1.111 Pelari, Angkat Heritage Industri dan Gaya Hidup Sehat

Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 Diikuti 1.111 Pelari, Angkat Heritage Industri dan Gaya Hidup Sehat

Rabu, 13 Mei 2026 15:59 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 15:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – PT Semen Gresik sukses menggelar Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 yang diikuti sebanyak 1.111 peserta di kawasan Wisma J…

Penjual Tempe di Pacitan Disiram Air Keras Oleh OTK, Begini Kronologinya!

Penjual Tempe di Pacitan Disiram Air Keras Oleh OTK, Begini Kronologinya!

Rabu, 13 Mei 2026 15:49 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 15:49 WIB

SURABAYA PAGI, Pacitan- Aksi brutal dilakukan oleh orang tak dikenal (OTK) terhadap seorang pedagang tempe di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur. Korban yang…