Ogah Dipusingkan Hukum, Messi Pilih Bertahan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Lionel Messi.
Lionel Messi.

i

 

SURABAYAPAGI.COM, Barcelona – Ramai dikabarkan akan pergi, Lionel Messi memilih bertahan di Barcelona. Ia berubah pikiran karena ingin pisah secara baik-baik dengan Barcelona.

Pekan lalu, Messi menyampaikan keinginannya kepada Barcelona untuk meninggalkan Camp Nou. Pemain asal Argentina itu ingin kontraknya, yang habis pada 2021, diakhiri lebih cepat.

Dalam kontraknya, Messi punya klausul di mana dia bisa pergi kapan saja. Asalkan, Messi menyatakan keinginannya itu sebelum musim berakhir.

Keputusan Messi bertahan di Barcelona ini diperkuat setelah sang ayah, Jorge messi bertemu dengan manajemen Barcelona untuk membicarakan masa depan sang anak.

Dikutip dari ESPN, Jum’at (4/9) pertemuan Jorge dengan manajemen Barcelona membicarakan klausul dalam kontrak Messi yang menjadi polemic.

Mengingat kontrak Messi akan berakhir Juni 2021, Jorge kini mempertimbangkan anaknya agar tetap bertahan setidaknya hingga tahun depan agar bisa hengkang tanpa harus membayar uang dengan jumlah besar.

Manajemen Barcelona juga cenderung sepakat dengan rencana tersebut, karena jabatan presiden, direktur, dan petinggi Barcelona lainnya, kemungkinan bisa berganti dalam pemilihan pejabat internal klub.

Sementara itu, dari salah satu media setempat menyebutkan alasan Messi mengubah tekadnya untuk hengkang dari Barcelona karena tak ingin dipusingkan dengan hukum. Pasalnya, Barcelona secara tegas menolak menjual Lionel Messi.

Sehingga, satu-satunya cara untuk bisa pergi dari Camp Nou adalah melalui pengadilan untuk membatalkan kontraknya.

Meski yakin bisa menang jika perkara kontrak tersebut dibawa ke jalur hukum, ia tidak ingin meninggalkan klub yang dicintainya itu melalui meja hijau.

Sementara itu, alasan Messi untuk hengkak dari klub yang sudah diperkuatnya selama hampir dua decade hingga kini masih belum diungkapkan secara gamblang.

Sejumlah spekulasi muncul terkait alasan tersebut. Diantaranya Messi yang frustasi karena Barca tidak memenuhi janjinya untuk membangun skuad yang kompetitif.

 

 

Tag :

Berita Terbaru

BEM UI: Serukan Hentikan Penjajahan Negara atas Rakyat Sendiri

BEM UI: Serukan Hentikan Penjajahan Negara atas Rakyat Sendiri

Rabu, 19 Agu 2026 07:36 WIB

Rabu, 19 Agu 2026 07:36 WIB

SURABAYAPAGI.com - Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) melakukan aksi unjuk rasa di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat Selasa, 18 Agustus…

Keping Mas 22,317 kg Diselundupkan WNA China, BC dan ESDM Telusuri

Keping Mas 22,317 kg Diselundupkan WNA China, BC dan ESDM Telusuri

Rabu, 19 Agu 2026 07:34 WIB

Rabu, 19 Agu 2026 07:34 WIB

SURABAYAPAGI.com – Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) kembali menggagalkan penyelundupan ekspor emas ilegal di Bandara S…

Luhut, Ungkap Fundamental Ekonomi Indonesia

Luhut, Ungkap Fundamental Ekonomi Indonesia

Rabu, 19 Agu 2026 07:32 WIB

Rabu, 19 Agu 2026 07:32 WIB

SURABAYAPAGI.com – Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan menyambut peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia ke-81 dengan bahagia. Dia m…

Kebijakan Isentif Kendaraan Listrik Tunggu Menkeu

Kebijakan Isentif Kendaraan Listrik Tunggu Menkeu

Rabu, 19 Agu 2026 07:30 WIB

Rabu, 19 Agu 2026 07:30 WIB

SURABAYAPAGI.com – Kebijakan isentif kendaraan listrik sudah diumumkan Presiden Prabowo Subianto dalam Pidato Tahunan di DPR, Jumat 14 Agustus 2026 kemarin. I…

CPO hingga Nikel Bakak Masuk Bursa

CPO hingga Nikel Bakak Masuk Bursa

Rabu, 19 Agu 2026 07:28 WIB

Rabu, 19 Agu 2026 07:28 WIB

SURABAYAPAGI.com – Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengungkapkan beberapa komoditas kritis dari Indonesia, macam olahan minyak kelapa sawit (crude palm …

Anggaran Ketahanan Pangan 2027 Naik Rp 195,3 triliun

Anggaran Ketahanan Pangan 2027 Naik Rp 195,3 triliun

Rabu, 19 Agu 2026 07:25 WIB

Rabu, 19 Agu 2026 07:25 WIB

SURABAYAPAGI.com – Anggaran untuk ketahanan pangan pada 2027 ditetapkan sebesar Rp 195,3 triliun. Anggaran itu naik naik 2,3% dari proyeksi kebutuhan anggaran d…