Dituding Tebang Pilih Kades Pandian Kab. Sumenep Angkat Bicara

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Moh. Budiyanto kepala Desa Pandian kecamatan kota kab. Sumenep. SP/ Ainur Rahman
Moh. Budiyanto kepala Desa Pandian kecamatan kota kab. Sumenep. SP/ Ainur Rahman

i

SURABAYAPAGI.com, Sumenep - Kades Pandian Kab. Sumenep, Moh Budiyanto merasa risih dengan pemberitaan yang sepihak dengan tanpa adanya klarifikasi terhadap dirinya tiba-tiba dimunculkan dalam pemberitaan disalah satu media online di Kab. Sumenep

Semestinya, seorang Jurnalistik itu menggunakan kode etik jurnalistik, bukan asal posting berita, jadi harus menggunakan rumus 5 W + I H bukan asal catut, sebab jika data tidak valid dan tidak berimbang itu resiko bagi wartawannya, semestinya di pemberitaan itu dilengkapi pernyataan dari berbagai nara sumber, bukan sepihak. Ungkapnya kepada surabaya pagi, Minggu (6/9/2020)

Menurut totok panggilan akrabnya kades pandian ini mengatakan kalau pihaknya tidak ada persoalan dengan siapapun karena saat ini dirinya sebagai kepala Desa, jadi membantu masyarakat pandian tanpa harus tebang pilih, karena sudah menjadi warganya.

" Saya sebagai kepala Desa Pandian sekarang. Dan sebagai Kepala Desa tentu tidak semua di sukai oleh warganya, karena itu melalui proses pilkades, jadi sudah ada unsur politik, ada yang suka dan ada yang tidak. Namun saya tidak membedakan warga saya, Semua masyarakat Pandian adalah masyarakat saya". Urainya

Di katakan Totok,  mengenai Program RTLH  itu wajib diberikan kepada pemilik rumah yang tidak layak huni, dan dalam setiap tahunnya memang dianggarkan di Desa melalui RKP yang mengacu kepada RPJMdes, hanya peruntukannya terbatas, jadi yang memiliki rumah tak layak huni itu pasti sudah didaftarkan tinggal menunggu waktu. Ungkap totok

Kades Totok mencontohkan rumah Miftahol Desa Pandian, RT 001/RW 006, Jl. KH. Zainal Arifin, itu sudah didaftarkan kepada RTLH, namun saya prioritaskan dulu kepada tetangganya yang masih saudara family dari Tahol, kenapa dia diutamakan, karena saya melihat dia lebih berhak, karena tinggal sendiri dan statusnya janda, baru setelah itu rumah Miftahol tersebut. Jelasnya

Sekedar informasi kata Kades, di Pandian untuk tahun 2020 sudah ada tiga Rumah yang terdaftar menerima RTLH diantaranya, pandian utara 1 rumah dan Pandian selatan 2 rumah, ya salah satunya rumah Tahol itu". tegasnya

Bahkan sambungnya, Di dalam Anggaran RPJmdes, dalam setiap tahunnya anggaran RTLH itu harus masuk didalam anggaran, kalau tidak ada bisa di desk oleh pak camat, makanya saya akan pilih yang prioritas dulu, dan memang sangat membutuhkan, jadi saya tidak tebang pilih, semua warga pandian adalah warga saya.

" Ayo rembuk secara kekeluargaan, tidak ada persoalan yang tidak bisa diselesaikan dengan cara dingin. Harapnya

Kades menyayangkan atas pengaduan saudara, padahal itu sudah dianggarkan dalam daftar penerima bantuan program RTLH  jadi nunggu giliran saja, Ungkapnya

Di desa itu kata Kades, ada RPJMDes, Rencana pembangunan jangka 6 tahun, sesuai rentang kekuasaan kepala desa untuk sekali masa kekuasaan, dan dalam RPJMDes tersebut juga menyusun program rencana kerja pembangunan desa yang berlaku untuk satu tahun, itu disebut RKP dan ini harus sesuai dengan RPJMDes.

"Makanya harus dipahami, semua ada aturannya" tutupnya.  AR

Berita Terbaru

Luncurkan Program ELSINDUK GEMES, PLN UIT JBM Dorong Ekonomi Sirkular dari Pengelolaan Bank Sampah

Luncurkan Program ELSINDUK GEMES, PLN UIT JBM Dorong Ekonomi Sirkular dari Pengelolaan Bank Sampah

Selasa, 21 Jul 2026 23:16 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 23:16 WIB

SurabayaPagi, Gresik – PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan b…

Aktivis Pemuda Apresiasi Upaya Sinergi Komdigi Berantas Judol

Aktivis Pemuda Apresiasi Upaya Sinergi Komdigi Berantas Judol

Selasa, 21 Jul 2026 23:02 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 23:02 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Upaya pemerintah dalam memberantas praktik judi online (judol) terus mendapatkan dukungan dari berbagai elemen masyarakat. Kalangan…

2 Hektar Hutan Perhutani di Sampung Ponorogo Terbakar, Diduga Sengaja Dibakar OTB

2 Hektar Hutan Perhutani di Sampung Ponorogo Terbakar, Diduga Sengaja Dibakar OTB

Selasa, 21 Jul 2026 21:18 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 21:18 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Kebakaran hutan melanda kawasan perhutani di Petak 62 RPH Ngangsiran, BKPH Sampung, KPH Madiun, yang masuk dalam wilayah Kecamatan…

Sensus Ekonomi Ponorogo Capai 58,62 Persen, BPS Beber Faktor Penghambat 

Sensus Ekonomi Ponorogo Capai 58,62 Persen, BPS Beber Faktor Penghambat 

Selasa, 21 Jul 2026 21:10 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 21:10 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026 di Kabupaten Ponorogo menunjukkan progres positif. Berdasarkan data Aplikasi FASIH Pendataan SE…

BEM Nusantara Jatim Kirim Karangan Bunga ke Kejati, Protes Penanganan Kasus Eks Jampidsus

BEM Nusantara Jatim Kirim Karangan Bunga ke Kejati, Protes Penanganan Kasus Eks Jampidsus

Selasa, 21 Jul 2026 20:06 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 20:06 WIB

‎ ‎SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – BEM Nusantara Jawa Timur mengirim karangan bunga ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur, Selasa (21/7/2026), sebagai aksi simb…

Persidangan Ungkap PT JPC Tidak Miliki Perjanjian Kontraktual Langsung Dengan Pemilik Lahan  ‎

Persidangan Ungkap PT JPC Tidak Miliki Perjanjian Kontraktual Langsung Dengan Pemilik Lahan ‎

Selasa, 21 Jul 2026 20:03 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 20:03 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Sidang gugatan perdata sengketa pengelolaan lahan parkir yang melibatkan PT Jatim Parkir Center (JPC) kembali bergulir di Pen…