Ada Cawabup Positif Covid 19, KPU Sidoarjo Ketar-ketir

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kelana Aprilinto dan Dwi Astuti (kiri) saat mendaftarkan diri ke KPU, Jumat (4/9/2020) lalu.
Kelana Aprilinto dan Dwi Astuti (kiri) saat mendaftarkan diri ke KPU, Jumat (4/9/2020) lalu.

i

 

SURABAYAPAGI.COM, Sidoarjo- Calon Wakil Bupati (Cawabup) Sidoarjo yang diusung PDI Perjuangan dan Partai Amanat Nasional (PAN), Dwi Astutik mengaku dirinya sedang menjalani isolasi mandiri. Dalam perhelatan Pilbup Sidoarho, Dwi Astutik menjadi pasangan Cabup Kelana Aprilinto. Dari hasil swab,  Dwi diketahui positif Covid 19.  "Saya sedang isolasi mandiri di rumah," kata Dwi, Selasa (8/9/2020).

Namun, Dwi menjelaskan hingga detik ini dirinya belum mengetahui hasil tes swab yang dijalani di Graha Amerta RSU dr Soetomo, Surabaya pada Senin (7/9/2020). "Saya terus terang belum tahu hasilnya apa dari swab kemarin. Sekarang saya isolasi mandiri," terang Dwi.

Ditanya adanya calon wakil bupati yang diumumkan KPU Sidoarjo positif COVID-19, Dwi menyatakan dirinya belum diberitahu informasi apa pun soal hasil swabnya. Namun saat ini sedang isolasi mandiri. "Ini isolasi mandiri. Tidak tahu hasilnya, saya belum diberitahu," tandasnya.

Beberapa saat sebelumnya Ketua KPU Sidoarjo M Iskak menyebut salah satu Cawabup Sidoarjo ada yang positif COVID-19. Namun dirinya tidak menceritakan detail siapa cawabup yang terkonfirmasi positif. Hanya saja, Iskak mengatakan paling tidak dalam satu dua hari pihaknya akan melaksanakan tracing dan tes cepat kepada seluruh pegawai.

"Satu dua hari ini kami akan melakukan tracing dan tes cepat kepada seluruh pegawai sebagai upaya mengantisipasi penyebaran COVID-19 di lingkungan KPU Kabupaten Sidoarjo," ujar M Iskak, Selasa (8/9/2020).

M Iskak mengatakan tes cepat itu perlu dilakukan mengingat pada saat pendaftaran kepala daerah, salah satu dari enam orang yang mendaftar terindikasi positif terpapar COVID-19.

"Saat ini yang bersangkutan bersama dengan pasangannya belum diperbolehkan mengikuti tahapan tes kesehatan yang sedianya dilaksanakan pada hari ini," ujarnya.

Iskak enggan memberikan keterangan lebih detail siapa calon yang positif terpapar virus corona itu dengan alasan tidak etis kalau menyebut nama calon itu. "Setahu saya sebagai bakal cawabup," ucapnya.

Lebih lanjut Iskak mengatakan saat ini calon tersebut melaksanakan isolasi mandiri sekitar sebelas sampai 12 hari sebelum dilakukan uji usap ulang. "Tanggal 17 September mendatang akan dilakukan tes swab kedua kalau memang masih positif akan dilakukan isolasi lagi hingga benar-benar sembuh," katanya.

 

Saat Mendaftar, Sudah Positif

Sementara itu dari informasi yang dihimpun Surabaya Pagi, sudah santer dikabarkan jika Dwi Astutik terpapar Corona. Bahkan saat mendaftar hari Jumat itu, hasil swab dengan amplop tersegel itu juga sudah berisi hasil positif.

Tim pemenangan Kelana-Dwi Astuti sebenarnya sudah mengetahui salah satu jagoanya terpapar covid-19. “Saya yang membawa hasil lab untuk test swab bu Dwi dari RSI Surabaya dalam amplop tertutup," ujar salah seorang tim pemenangan Kelana-Dwi Astutik.

Amplop tersebut langsung dimasukkan berkas dan diserahkan ke KPU. Ketika dibuka oleh KPU diketahui hasil swabnya positif. "Petugas KPU langsung menegur kami, kenapa bisa lolos," katanya.

Karena sudah diketahui positif, Ketua KPU Iskak lantas menyuruh cawabup Dwi Astutik untuk istirahat di rumah dan lakukan isolasi mandiri. "Kami juga khawatir tertular covid, karena kami saat itu juga berinteraksi dengan bunda Dwi," ujarnya.

Di Kabupaten Sidoarjo pada pemilihan kepala daerah tahun 2020 ini diikuti oleh tiga pasangan calon. Tiga pasangan itu masing-masing Bambang Haryo Sukartono-Taufiqulbar, Kelana Aprilianto-Dwi Astuti dan terakhir Ahmad Muhdlor Ali-Subandi. sg/ril

Berita Terbaru

Pemkab Pamekasan Fasilitasi Program pinjaman Modal Usaha Bunga Rendah ke Pelaku UMKM

Pemkab Pamekasan Fasilitasi Program pinjaman Modal Usaha Bunga Rendah ke Pelaku UMKM

Rabu, 04 Feb 2026 11:43 WIB

Rabu, 04 Feb 2026 11:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pamekasan - Sebagai upaya untuk membantu meningkatkan perekonomian warga sekitar, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, Jawa Timur,…

Meresahkan! Musim Hujan Picu Banjir hingga Ular Masuk Rumah Warga di Pasuruan

Meresahkan! Musim Hujan Picu Banjir hingga Ular Masuk Rumah Warga di Pasuruan

Rabu, 04 Feb 2026 11:34 WIB

Rabu, 04 Feb 2026 11:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pasuruan - Musim hujan dengan intensitas tinggi membuat warga di Kota Pasuruan. Pasalnya, selain banjir, hujan deras juga turut memicu banyak…

Uniknya Wisata Banyu Kuning, Kawasan Geoheritage dengan Mata Air Keemasan

Uniknya Wisata Banyu Kuning, Kawasan Geoheritage dengan Mata Air Keemasan

Rabu, 04 Feb 2026 11:28 WIB

Rabu, 04 Feb 2026 11:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Kabupaten Bojonegoro ternyata menyimpan keindahan alam yang patut dikunjungi. Salah satunya, Banyu Kuning yang merupakan sebuah…

Siswa SMPN 1 Jabon Sidoarjo yang Tak ikut ODL ke Jogja, Laksanakan ODL Mandiri di Griya Batik Sidoarjo

Siswa SMPN 1 Jabon Sidoarjo yang Tak ikut ODL ke Jogja, Laksanakan ODL Mandiri di Griya Batik Sidoarjo

Rabu, 04 Feb 2026 08:59 WIB

Rabu, 04 Feb 2026 08:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Siswa Siswi SMPN 1 Jabon Kabupaten Sidoarjo kelas 9 berangkat ke Yogjakarta untuk mengikuti kegiatan ODL (Outdoor Learning) pada…

PSI Siap Mati-matian Ikuti Jokowi

PSI Siap Mati-matian Ikuti Jokowi

Selasa, 03 Feb 2026 19:07 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 19:07 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) siap berjuang mati-matian. Menurutnya pernyataan Jokowi itu menjadi dorongan moral dan militansi…

Setelah Lengser dari KSP, Moeldoko Mengeluh

Setelah Lengser dari KSP, Moeldoko Mengeluh

Selasa, 03 Feb 2026 19:06 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 19:06 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Setelah tak jabat Kepala Staf Kepresidenan (KSP) dan kini jadi Ketua Umum Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia…