Proyek Jalan di Kabupaten Kediri Dikuasai Kelompok Rekanan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Romi Pradhana Aryo.
Romi Pradhana Aryo.

i

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Proyek pembangunan dan peningkatan jalan di Kabupaten Kediri ditengarai dikuasi oleh kelompok rekanan. Pasalnya dari tahun ke tahun hingga sekarang pemenang tender proyek tersebut sudah bisa ditebak.

Meski lelang proyek ini dilakukan melalui online Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE), namun diduga hanya syarat formalitas. Terbukti dari hasil putusan yang dikeluarkan oleh Majelis Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) RI.

Putusan itu terkait adanya dugaan persekongkolan tender pembangunan dan peningkatan jalan di Kabupaten Kediri. Informasi yang dihimpun, sejumlah paket proyek pembangunan dan peningkatan jalan di Kabupaten Kediri ditengarai dikuasi oleh kelompok rekanan meliputi PT. Triple S, PT. Kediri Putra, PT. Triple S Indosedulor dan PT. Kediri Sarana Bhakti.

Kelompok penyedia inilah yang selalu memenangkan tender di Kabupaten Kediri dari tahun 2012 hingga 2020 pada proyek infrastruktur jalan.

Dalam dugaan persekongkolan tersebut putusan KPPU akhirnya memberikan sanksi denda puluhan miliar pada penyedia ini.

Pihak penyelengara tender atau lelang dan penyedia terbukti secara sah dan meyakinkan melanggar pasal 22 Undang-undang Nomor 5 tahun 1999 tentang larangan praktek monopoli dan persaingan usaha tidak sehat.

Kepala Bidang Kajian dan Advokasi KPPU RI Jatim, Romi Pradhana Aryo mengatakan, ada empat perkara lelang/tender peningkatan dan pembangunan jalan di Kabupaten Kediri yang telah ditanggani dan sidang putusan perkara pada akhir tahun 2019.

"Keempat perkara itu sudah di vonis pada akhir tahun 2019, kemarin. Selain vonis itu, kami juga merekomendasi pada atasan mereka (Pokja-red) agar memberi sanksi, karena kami tidak bisa memberikan hukuman pada pejabat negara," ujarnya, di Kantor KPPU Surabaya beberapa waktu lalu.

Lanjut Romi, para terlapor ini melanggar larangan bersekongkol dengan pelaku usaha lain dan/atau pihak yang terkait dengan pelaku usaha lain, untuk mengatur dan/atau menentukan pemenang tender yang mengakibatkan terjadinya persaingan usaha tidak sehat. Hanya saja, pihaknya mengaku hingga kini belum mendapat inforamsi perihal tindaklanjut persoalan tersebut.

Alasannya, pihak terkait (penyedia dan Pokja-red) tenggah mengajukan keberatan atas putusan itu melalui pengadilan setempat dan alhasil menguatkan putusan KPPU RI. Dan, kini masih berlanjut atau dalam proses di Makamah Agung (MA). "Sampai sekarang kami masih menunggu informasi dari KPPU RI pusat. Sebab, pihak-pihak terkait masih berupaya keberatan ke Makamah Agung (MA). Jadi hasil putusannya seperti apa kami masih menunggu," tandasnya.

Sekadar diketahui, perkara itu berawal dari penelitian inisiatif yang ditindaklanjuti ke tahap penyelidikan tentang dugaan pelanggaran Pasal 22 Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1999. Mereka yang dilaporkan antara lain Supriyanta, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Kediri selaku Terlapor I, dan Kelompok Kerja (Pojka) Pengadaan Pekerjaan Konstruksi dan Jasa Unit Layanan Pengadaan (ULP) selaku Terlapor II. Can Dalam dua perkara ini banyak pihak yang terlibat yakni 8 terlapor dan 7 terlapor.

Para terlapor ini yakni:

1. Supriyanta Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Kediri sebagai Terlapor I

2. Kelompok Kerja (POKJA) Pengadaan Pekerjaan Konstruksi dan Jasa Unit Layanan Pengadaan (ULP) sebagai Terlapor II

3. PT Kediri Putra sebagai Terlapor III

4. PT Triple S Indosedulur sebagai Terlapor IV

5. PT Ayem Mulya Indah sebagai Terlapor V

6. PT Ratna sebagai Terlapor VI

7. PT Jatisono Multi Konstruksi sebagai Terlapor VII dan

8. PT Jala Bumi Megah sebagai Terlapor VIII.

1. Supriyanta Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) pada Paket Pekerjaan Peningkatan Jalan Rigid Pavement Ruas Wates-Plosoklaten sebagai terlapor I

2. Kelompok Kerja (POKJA) Pengadaan Pekerjaan Konstruksi dan Jasa Unit Layanan Pengadaan (ULP) pada Paket Pekerjaan Jalan Rigid Pavement Ruas Wates-Plosoklaten sebagai Terlapor II

3. PT Kediri Putra sebagai Terlapor III

4. PT Ayem Mulya Abadi sebagai Terlapor IV

5. PT Ayem Mulya Aspalmix sebagai Terlapor V

6. PT Ratna sebagai Terlapor VI dan 7. PT Gorga Marga Mandiri sebagai Terlapor VII.tim

Berita Terbaru

Santoso Utomo dituntut 2 Bulan Penjara, Kuasa Hukum: Kesalahan Administratif Bisa Diperbaiki Tanpa Penjara

Santoso Utomo dituntut 2 Bulan Penjara, Kuasa Hukum: Kesalahan Administratif Bisa Diperbaiki Tanpa Penjara

Kamis, 15 Okt 2026 21:42 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 21:42 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya– Kuasa hukum Direktur Utama PT Bentang Persada Internusa (BPI), Santoso Utomo Tjioe, meminta majelis hakim Pengadilan Negeri S…

Konsisten Kawal Aspirasi, Deni Wicaksono Terima Emas Jer Basuki Mawa Beya

Konsisten Kawal Aspirasi, Deni Wicaksono Terima Emas Jer Basuki Mawa Beya

Kamis, 15 Okt 2026 21:20 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 21:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Wakil Ketua DPRD Jawa Timur dari Fraksi PDI Perjuangan, Deni Wicaksono, menerima Lencana Penghargaan Jer Basuki Mawa Beya Kategori …

HUT ke-81 Jatim, Musyafak Tekankan Pemerataan Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat

HUT ke-81 Jatim, Musyafak Tekankan Pemerataan Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat

Kamis, 15 Okt 2026 20:25 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 20:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Ketua DPRD Jawa Timur Musyafak Rouf menegaskan pertumbuhan ekonomi harus berjalan seiring dengan pemerataan pembangunan dan p…

Pemkab Sumenep Siapkan Dana Cadangan Pilkada 2029 Rp75 Miliar

Pemkab Sumenep Siapkan Dana Cadangan Pilkada 2029 Rp75 Miliar

Kamis, 15 Okt 2026 20:22 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 20:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sumenep - Dana Cadangan Pilkada 2029 disiapkan Rp75 Miliar. Hal tersebut dinyatakan Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo melalui Wakil…

Menyusuri Lima Ruas PISEW yang Menguatkan Program Jamula

Menyusuri Lima Ruas PISEW yang Menguatkan Program Jamula

Kamis, 15 Okt 2026 18:22 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 18:22 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Pada 2026, lima ruas jalan di Kabupaten Lamongan dibangun melalui program Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah…

Klunting, Senjata Ampuh PKK Tekan Stunting

Klunting, Senjata Ampuh PKK Tekan Stunting

Kamis, 15 Okt 2026 18:21 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 18:21 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Upaya penurunan stunting di Kabupaten Lamongan menunjukkan capaian positif. Prevalensi stunting yang mencapai 27,5 persen pada…