OPD Pemprov Jatim Rame-Rame Minta Tambahan Rp 951 M

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Anggota Banggar DPRD Jatim Mirza Ananta.SP/SP

 
Anggota Banggar DPRD Jatim Mirza Ananta.SP/SP  

i

 

SURABAYAPAGI, Surabaya - Di tengah situasi keuangan daerah yang sedang sulit akibat pendemi covid-19 ini, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemprov Jatim justru kompak minta tambahan anggaran. Tak tanggung-tanggung, tambahan itu jika di total mencapai Rp 951 miliar.

Hal tersebut terungkap dalam pembahasan Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) Jawa Timur tahun 2020. Dalam laporan badan anggaran yang dibacakan Mirza Ananta, diketahui ada kenaikan di pos belanja Daerah. Jika dalam KUA PPAS dan nota keuangan Gubernur terhadap P-APBD 2020 yang disampaikan 25 Agustus 2020 lalu, belanja daerah adalah Rp 33,8 Triliun. Namun dalam laporan yang dibacakan banggar DPRD Jatim yang dibacakan dalam sidang paripurna DPRD Jatim, Rabu (9/9/2020), belanja daerah menjadi Rp 34,7 Triliun. Atau ada tambahan sekitar Rp 951 miliar. 

Anggota Banggar DPRD Jatim Mirza Ananta membenarkan adanya tambahan anggaran tersebut. Namun ia belum bisa membeber rinciannya. “Tambahan itu berdasarkan usulan OPD setelah rapat dengan komisi-komisi,” jelas Mirza, Rabu (9/9/2020).

Wakil Ketua Badan Anggaran DPRD Jatim Anik Maslachah juga membenarkan ada usulan tambahan menjadi belanja daerah dalam P-APBD 2020 berasal dari usulan OPD-OPD setelah rapat di tingkat komisi.  Baik itu OPD mitra dari Komisi A, Komisi B, KOmisi C, Komisi D dan KOmisi E seluruhnya mengusulkan adanya tambahan.  “Iya betul, ada rencana tambahan belanja sebesar Rp951 miliar,” jawab Anik Maslachah ketika di konfirmasi melalui ponselnya.

Namun tambahan itu dirasa masih cukup wajar karena berdasarkan kebutuhan yang sifatnya mendesak di setiap OPD. Selain itu, ada komposisi proyeksi tambahan yang signifikant dalam P-APBD Jatim 2020 nanti. Proyeksi pendapatan itu antara lain dari Rp 507 miliar dari dana pinjaman daerah yang dikeluarkan Menteri Keuangan dengan bungan 0%. “Kemudian, Rp 403 miliar dana bagi hasil dari pemerintah pusat dan Rp 49,6 miliar Potensi tambahan pendapatan asli daerah (PAD),” jelas Anik Maslachah yang juga Wakil Ketua DPRD Jawa Timur ini.

Untuk apa saja tambahan Rp 951 miliar itu? Anik sedikit menjelaskan beberapa peruntukan anggaran antara lain, untuk penyelesaian akses jalan puspa agro, pembangunan pelabuhan probolinggo, peningkatan jalan provinsi (Bina Marga), kebutuhan penanganan Covid di RSUD dr Soetomo serta usulan-usulan dari OPD-OPD Pemprov Jatim. “Rincian detailnya ada di kantor,” terang Anik.Sementara itu, Wakil Ketua Komisi E Artono mengaku tidak tahu jika mitra-mitra komisi E bakal mendapatkan tambahan anggaran. “Setahu saya tidak ada yang ditambah,” ujar Artono.

Hanya saja, sejumlah usulan dari mitra komisi E seperti Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Dinas Pemuda, KONI Jatim dan lain sebagainya sudah di cantolkan dalam usulan komisi. “Tapi mana saya yang disetujui mana yang tidak, kami belum mendapat informasi lagi,” pungkas Artono.Rko

 

Berita Terbaru

HLN ke-81: PLN Perkuat Peran Listrik Jadi Penggerak Kehidupan dan Kemandirian Bangsa

HLN ke-81: PLN Perkuat Peran Listrik Jadi Penggerak Kehidupan dan Kemandirian Bangsa

Rabu, 28 Okt 2026 18:53 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 18:53 WIB

SurabayaPagi, Jakarta - Memperingati Hari Listrik Nasional (HLN) ke-81, PT PLN (Persero) menegaskan komitmennya untuk terus menjadi penggerak kemandirian…

Defisit APBD Rp53,78 Miliar, DPRD Madiun Bakal Uji Kepastian SiLPA

Defisit APBD Rp53,78 Miliar, DPRD Madiun Bakal Uji Kepastian SiLPA

Rabu, 28 Okt 2026 18:18 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 18:18 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – DPRD Kota Madiun bakal mencermati proyeksi Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) 2026 yang direncanakan untuk menutup defisit APB…

Fakta Penggunaan Pasir Lumajang Campur Pasir Pasang Tepis Isu Sirtu Ayak Pembangunan Rumah Pompa Lippo

Fakta Penggunaan Pasir Lumajang Campur Pasir Pasang Tepis Isu Sirtu Ayak Pembangunan Rumah Pompa Lippo

Rabu, 28 Okt 2026 17:44 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 17:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Ibarat putri ayu, proyek pembangunan Rumah Pompa Lippo di Jalan Raya Jati sempat menjadi perhatian publik. Proyek yang digadang m…

Kakek berusia 71 tahun tewas, setelah Ditabrak Mobil Pickup

Kakek berusia 71 tahun tewas, setelah Ditabrak Mobil Pickup

Rabu, 28 Okt 2026 17:16 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 17:16 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Blitar- Keramaian di depan TMP R.Wijaya Kota Blitar yang berhadapan dngn wisata Kuliner malam tepatnya di Jalan Sudanco Supriadi, di kejutkan…

Dorong Kepatuhan Pelaku Usaha Dalam Pelaporan Data Industri, Disperindag Sidoarjo Gelar Bimtek SIINas

Dorong Kepatuhan Pelaku Usaha Dalam Pelaporan Data Industri, Disperindag Sidoarjo Gelar Bimtek SIINas

Rabu, 28 Okt 2026 16:57 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 16:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Sidoarjo menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Pelaporan Data Industri M…

Bupati Madiun Tekankan Deteksi Dini untuk Cegah Gangguan Keamanan

Bupati Madiun Tekankan Deteksi Dini untuk Cegah Gangguan Keamanan

Rabu, 28 Okt 2026 16:45 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 16:45 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Deteksi dini dan cegah dini menjadi kunci dalam mengantisipasi potensi ganguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Ser…