Ratusan Warga di Jombang Gelar Doa Bersama di Pinggir Rel Kereta Api

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ratusan warga saat doa bersama di pinggir rel kereta api di Desa Sumbermulyo, Jogoroto, Jombang. SP/M. Yusuf
Ratusan warga saat doa bersama di pinggir rel kereta api di Desa Sumbermulyo, Jogoroto, Jombang. SP/M. Yusuf

i

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Ratusan warga di Desa Sumbermulyo, Kecamatan Jogoroto, Jombang, Jawa Timur, menggelar doa bersama di lahan kosong sekitar perlintasan kereta api, Jumat (11/9/2020).

Doa bersama yang dimulai sekitar pukul 20.00 WIB pada Kamis, (10/9/2020) malam tersebut, meminta keselamatan kepada Allah SWT agar masyarakat yang melintasi rel kereta api tanpa palang pintu diberi keselamatan.

Terlihat ratusan warga terlihat berkumpul di sisi selatan rel kereta api yang berada di Dusun Subentoro, Desa Sumbermulyo. Mereka bersama-sama melantunkan sholawat dan ayat-ayat Al-Qur'an.

Memang perlintasan kereta api di lokasi tersebut kerap memakan korban jiwa. Dan doa bersama tersebut sebagai tolak balak, juga bentuk ikhtiar agar musibah tidak menimpa warga sekitar.

Salah satu tokoh masyarakat Desa Sumbermulyo, Hasan Rahmawan mengatakan, bahwa tujuan dari doa bersama di pinggir rel kereta api ini untuk meminta keselamatan kepada Allah SWT, agar warga sekitar terhindar dari musibah saat melintasi perlintasan kereta api.

"Ini untuk tolak balak. Agar senantiasa diberikan keselamatan saat perjalanan. Makanya kita ini adakan syukuran dan doa bersama minta keselamatan di sini," katanya, kepada jurnalis, Jumat (11/8/2020).

Hasan menjelaskan, bahwa doa bersama di pinggir rel kereta api itu rutin dilakukan warga sekitar pada tiap bulan Muharram atau bulan suro. Dan doa bersama kali ini yang ke empat kalinya.

"Kenapa dilakukan bulan suro ini. Karena masyarakat sangat percaya bahwa bulan suro itu bagus untuk doa bersama," jelasnya.

Disamping itu Hasan menandaskan, agar perlintasan kereta api di lokasi tersebut tetap dibuka untuk jalan umum. Pasalnya, perlintasan itu merupakan akses jalan yang sangat penting bagi warga setempat dan yang lainnya.

"Di desa ini banyak home industri yang memanfaatkan jalan itu untuk menuju wilayah Kota Jombang dan wilayah lainnya," tandasnya.

Menurut Hasan, home industri di desa tersebut seperti industri pembuatan tahu dan lontong. Jadi frekuensi intensitas perjalanan sini sangat padat sekali karena banyak pengguna jalan yang melintas.

Semoga pemegang kebijakan mendengar ini. Dan saya berharap, agar akses jalan perlintasan ini tetap dibuka," pungkasnya. suf

Berita Terbaru

Sidang Tambang Ilegal, Jaksa Sebut Nama PT Merak Jaya Beton

Sidang Tambang Ilegal, Jaksa Sebut Nama PT Merak Jaya Beton

Selasa, 09 Jun 2026 17:17 WIB

Selasa, 09 Jun 2026 17:17 WIB

SURABAYA PAGI, Mojokerto – PT Merak Jaya Beton disebut dalam dakwaan JPU (Jaksa Penuntut Umum) dalam sidang di Pengadilan Negeri Mojokerto. Pabrik beton ini d…

Siswa SMKN 1 Sidoarjo Gelar Karya Siswa Buka Service Motor Berkeliling

Siswa SMKN 1 Sidoarjo Gelar Karya Siswa Buka Service Motor Berkeliling

Selasa, 09 Jun 2026 17:13 WIB

Selasa, 09 Jun 2026 17:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Luar biasa program gelar karya siswa profesional sejak masa pendidikan. Siswa SMKN 1 Sidoarjo melakukan layanan perbaikan…

Tahap II Rampung, Kades Jenangan Ponorogo Siap Disidang, Kuasa Hukum Kecewa Tak Ada TSK Baru

Tahap II Rampung, Kades Jenangan Ponorogo Siap Disidang, Kuasa Hukum Kecewa Tak Ada TSK Baru

Selasa, 09 Jun 2026 17:12 WIB

Selasa, 09 Jun 2026 17:12 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo– Proses hukum kasus dugaan korupsi penambangan ilegal di lahan aset desa (tanah kas desa/TKD) Desa Jenangan, Kecamatan Jenangan, K…

Terganjal Lahan, 55 Titik Calon KDKMP di Ponorogo Hingga Kini Belum Terbangun 

Terganjal Lahan, 55 Titik Calon KDKMP di Ponorogo Hingga Kini Belum Terbangun 

Selasa, 09 Jun 2026 17:10 WIB

Selasa, 09 Jun 2026 17:10 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Program pembangunan Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, masih berjalan lambat. Proyek…

Gedung Berganti Kepemilikan, SPPG di Lamongan Diminta Dikosongkan

Gedung Berganti Kepemilikan, SPPG di Lamongan Diminta Dikosongkan

Selasa, 09 Jun 2026 16:25 WIB

Selasa, 09 Jun 2026 16:25 WIB

SURABAYAPAGI COM, Lamongan – Sejumlah persoalan terkait pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Lamongan terus bermunculan. Terbaru,  pengelola SP…

Korban Nyaris Bunuh Diri, Keluarga Desak Polresta Sidoarjo Tangkap dan Tahan Pelaku Pencabulan Remaja 17 Tahun

Korban Nyaris Bunuh Diri, Keluarga Desak Polresta Sidoarjo Tangkap dan Tahan Pelaku Pencabulan Remaja 17 Tahun

Selasa, 09 Jun 2026 15:55 WIB

Selasa, 09 Jun 2026 15:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, ​Sidoarjo - Dugaan kasus pencabulan yang menimpa seorang remaja perempuan berusia 17 tahun kini menjadi sorotan tajam. Korban dilaporkan me…