Karantina Wilayah Ponpes Darussalam Banyuwangi Dicabut Besok

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ponpes Darussalam Blokagung di Banyuwangi. SP/SP
Ponpes Darussalam Blokagung di Banyuwangi. SP/SP

i

 SURABAYAPAGI, Banyuwangi - Ponpes Darussalam Blokagung di Banyuwangi telah menjalani karantina wilayah selama 2 pekan karena 600 lebih santrinya positif COVID-19.Namun Karantina wilayah ini tidak akan diperpanjang.

Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Banyuwangi dan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI bakal membuka karantina wilayah di Ponpes Darussalam Blokagung, Desa Karangdoro, Kecamatan Tegalsari, Banyuwangi.

Pembukaan karantina wilayah di Ponpes terbesar di Banyuwangi ini akan dilakukan pada Sabtu (12/9) pukul 24.00 WIB.

"Pembukaan jam 24.00 WIB hari Sabtu ya. Hari Minggu sudah bisa berkumpul dengan yang lainnya. Karantina wilayah massal kita cabut," ujar dr Widji Lestariono, Kepala Dinas Kesehatan Banyuwangi, Jumat (11/9/2020).

Namun pria yang biasa dipanggil Rio mengatakan pihaknya mengaku, sampai saat ini masih ada beberapa santri yang bergejala COVID-19. Mereka selanjutnya tetap akan dikarantina selam 5 hari ke depan.

"Ada yang memiliki gejala. Kami tetap melakukan karantina beberapa santri yang bergejala," tambahnya.

Hingga saat ini, kata Rio , ada 91 santri yang sudah dinyatakan sembuh. Mereka sudah dipisahkan dengan santri-santri yang masih menjalani karantina.

"Kita sudah pisahkan sejak mereka dinyatakan sembuh. Sementara santri yang menjalani karantina kita tempatkan ke gedung yang lain," tambahnya.

Rio menambahkan, sesuai petunjuk teknis penanganan COVID-19 revisi kelima atau yang terbaru, pasien yang terpapar COVID-19 dinyatakan sembuh jika melakukan karantina 10 hari. Sebab usai karantina, virus Corona tidak akan bisa menular lagi.

"Selama 10 hari itu masih bisa menularkan ke yang lain. Tapi jika lebih dari 10 hari pasien itu tidak akan menularkan ke orang lain," tambahnya.

Dengan adanya pencabutan karantina wilayah di Ponpes Darussalam Blokagung, seluruh aktivitas dapur umum dan pemeriksaan kesehatan akan dibubarkan. Namun Dinas Kesehatan Banyuwangi masih akan membuka mini hospital, yang akan memantau santri yang memiliki gejala COVID-19.

"Dapur umum kita bubarkan setelah dibuka nanti. Tapi mini hospital tetap akan kita buka untuk memantau para santri bergejala yang tetap meneruskan karantina selama 5 hari," pungkasnya.An

 

Berita Terbaru

Ungkap Dugaan TPPU, 9 Orang Termasuk Anggota DPRD dan Kepala Dinas Ponorogo Diperiksa KPK

Ungkap Dugaan TPPU, 9 Orang Termasuk Anggota DPRD dan Kepala Dinas Ponorogo Diperiksa KPK

Sabtu, 23 Mei 2026 21:42 WIB

Sabtu, 23 Mei 2026 21:42 WIB

SURABAYA PAGI, Jakarta— Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus bergerak mendalami dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dalam kasus korupsi yang m…

Gubernur Khofifah Pimpin Tanam Tebu Perdana, Perkuat Ekosistem Industri Gula

Gubernur Khofifah Pimpin Tanam Tebu Perdana, Perkuat Ekosistem Industri Gula

Sabtu, 23 Mei 2026 18:21 WIB

Sabtu, 23 Mei 2026 18:21 WIB

SurabayaPagi, Kediri – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memimpin tanam tebu perdana dalam program bongkar ratoon serentak di Desa Ngletih, K…

Catatan Rahasia Setoran Uang ke Eks Sekda Ponorogo Terbongkar di Sidang KPK, Ternyata Mengalir Dari Sini

Catatan Rahasia Setoran Uang ke Eks Sekda Ponorogo Terbongkar di Sidang KPK, Ternyata Mengalir Dari Sini

Sabtu, 23 Mei 2026 18:13 WIB

Sabtu, 23 Mei 2026 18:13 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya– Tabir dugaan korupsi di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo kian benderang. Peran mantan Sekretaris Daerah (Sekda) K…

Strategi Vokasi dan Industri Dongkrak Penyerapan Tenaga Kerja di Jatim

Strategi Vokasi dan Industri Dongkrak Penyerapan Tenaga Kerja di Jatim

Sabtu, 23 Mei 2026 17:19 WIB

Sabtu, 23 Mei 2026 17:19 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Jawa Timur pada Februari 2026 tercatat sebesar 3,55 persen. Angka ini turun 0,06 poin d…

Petani Bondowoso Minta Perlindungan dari Peraturan yang Mengancam Tembakau

Petani Bondowoso Minta Perlindungan dari Peraturan yang Mengancam Tembakau

Sabtu, 23 Mei 2026 11:16 WIB

Sabtu, 23 Mei 2026 11:16 WIB

SurabayaPagi, Punjer - Menandai awal musim tanam 2026, ratusan petani tembakau Bondowoso dengan semangat kebersamaan dan optimisme tinggi, siap menabur benih…

Selain Diduga Belum Miliki Andalalin, Izin Usaha PT JPC Kadaluwarsa   ‎

Selain Diduga Belum Miliki Andalalin, Izin Usaha PT JPC Kadaluwarsa  ‎

Jumat, 22 Mei 2026 20:08 WIB

Jumat, 22 Mei 2026 20:08 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Selain diduga belum memiliki dokumen Analisis Dampak Lalu Lintas (Andalalin), izin berusaha milik PT Jatim Parkir Center (JPC) s…