Kemdikbud Diminta Perpanjang Waktu Input untuk Subsidi Internet

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Siswa belajar melalui video sebagai salah satu implementasi Pembelajaran Jarak Jauh. SP/RCN
Siswa belajar melalui video sebagai salah satu implementasi Pembelajaran Jarak Jauh. SP/RCN

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta – Pandemi covid-19 memengaruhi sektor pendidikan. Salah satunya diberlakukannya pembelajaran mode daring  untuk menghindari tatap muka secara langsung.

Tentu, kebijakan tersebut diiringi kebijakan lainnya seperti bantuan kuota internet untuk proses belajar-mengajar. Terkait bantuan kuota internet dari Kemdikbud untuk keperluan belajar daring, Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) meminta perpanjangan waktu untuk proses input nomor gawai karena operator sekolah mengalami kesulitan dalam proses input maupun verifikasi dan validasi data. Hal tersebut dituturkan oleh sekretaris jendral FSGI, Heru Purnomo.

"Maka kami meminta agar proses entri maupun verval (verifikasi dan validasi) diperpanjang tanpa batas cut off karena bisa muncul kendala-kendala teknis seperti HP rusak, HP hilang, ganti HP yang baru, ganti nomor HP, jaringan tidak support dan lain-lain," kata Heru dalam keterangan tertulis, Senin (14/9).

Kemudian, Heru mempertanyakan efektifitas pembagian kuota internet tersebut. Sebab, hingga 11 September lalu, hanya kurang dari 50 persen nomor siswa yang didaftarkan yang telah menerima bantuan kuota internet.  

Kemendikbud telah merilis perkembangan input data Bantuan Kuota Internet yang menjelaskan bahwa data nomor gawai yang sudah terdaftar sebanyak 21,7 juta nomor dari 44 juta siswa dan 2,8 juta nomor dari 3,3 juta guru di Indonesia. 

 

"Artinya dana untuk bantuan kuota internet yang sangat besar antara 7,2 hingga 9 triliun sebagian besar akan tidak digunakan," kata Heru.

Selain itu, dia mengatakan bahwa data yang dirilis Kemdikbud menunjukkan bahwa Kemendikbud dan Pemda tidak memiliki pemetaan yang akurat terhadap implementasi pembelajaran jarak jauh yang sudah berlangsung di berbagai daerah. Implementasi itu terkait dengan berapa banyak siswa yang melaksanakan pembelajaran jarak jauh daring atau berapa banyak siswa yang melaksanakan pembelajaran jarak jauh luring, maupun campuran, serta berapa banyak siswa yang punya gawai atau punya jaringan internet. 

Heru juga menyampaikan bahwa besarnya selisih antara nomor yang sudah terdaftar dengan target jumlah siswa yang akan diberikan bantuan menunjukkan bahwa implementasi Pembelajaran jarak jauh tidak berlangsung sebagaimana mestinya.

Sebelumnya, Kepala Pusat Data dan Informasi Kemendikbud Muhammad Hasan Chabibie mengatakan Kemendikbud akan menyerahkan data nomor gawai dari Dapodik ke operator telekomunikasi pada 15 September 2020. 

Dengan begitu, sekolah dan kampus masih bisa menginput data nomor HP sebelum tanggal tersebut. Kebijakna bagi sekolah atau kampus yang tertinggal dalam pengisian data, maka Kemendikbud akan mengirimkan data nomor gawai susulan kepada operator di akhir bulan.

Setelah diproses oleh operator, kuota internet akan dikirim ke nomor gawai yang telah tercatat pada pertengahan September 2020. Siswa akan menerima 35 gigabyte per bulan, guru menerima 42 gigabyte per bulan, serta mahasiswa dan dosen menerima 50 gigabyte per bulan.dkp

 

Berita Terbaru

PLN Raih Sector Champion dan Runner Up BUMN Layanan Terbaik Danantara Indonesia CX100 Award 2026

PLN Raih Sector Champion dan Runner Up BUMN Layanan Terbaik Danantara Indonesia CX100 Award 2026

Rabu, 14 Okt 2026 19:36 WIB

Rabu, 14 Okt 2026 19:36 WIB

SurabayaPagi, Jakarta - PT PLN (Persero) berhasil meraih predikat Sector Champion pada kategori Energy & Public Utilities sekaligus menempati Runner Up dalam…

Bank Jatim Raih Tiga Penghargaan, Perkuat Kinerja Bisnis dan Kualitas Layanan

Bank Jatim Raih Tiga Penghargaan, Perkuat Kinerja Bisnis dan Kualitas Layanan

Rabu, 14 Okt 2026 19:32 WIB

Rabu, 14 Okt 2026 19:32 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) kembali menorehkan prestasi dengan meraih penghargaan Bisnis Indonesia…

Soal BPN Ponorogo, Ombudsman-RI Proses Laporan Aduan Terkait SKPT

Soal BPN Ponorogo, Ombudsman-RI Proses Laporan Aduan Terkait SKPT

Rabu, 14 Okt 2026 18:12 WIB

Rabu, 14 Okt 2026 18:12 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Pejabat Kantor ATR/BPN Ponorogo tampaknya mulai susah tidur. Ini setelah Ombudsman Republik Indonesia resmi menindak lanjuti…

Dikeluhkan Warga, Azhar Kahfi Akan Perjuangkan Anggaran PTM

Dikeluhkan Warga, Azhar Kahfi Akan Perjuangkan Anggaran PTM

Rabu, 14 Okt 2026 17:29 WIB

Rabu, 14 Okt 2026 17:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bagi balita di Posyandu menjadi perhatian DPRD Kota Surabaya. Anggaran sekitar Rp5.000 per porsi d…

Sapa Bansos Jatim Hadir di Slopeng, Khofifah dan Wabup Sumenep Pastikan Layanan Menyentuh Warga

Sapa Bansos Jatim Hadir di Slopeng, Khofifah dan Wabup Sumenep Pastikan Layanan Menyentuh Warga

Rabu, 14 Okt 2026 15:59 WIB

Rabu, 14 Okt 2026 15:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sumenep - Pemerintah Provinsi Jawa Timur bersama Pemerintah Kabupaten Sumenep dan TNI Angkatan Laut menghadirkan beragam pelayanan publik dan…

Angkat Potensi Sejarah dan Ekonomi Lokal, Pemkab Situbondo Inisiasi Anyer–Panarukan 3R

Angkat Potensi Sejarah dan Ekonomi Lokal, Pemkab Situbondo Inisiasi Anyer–Panarukan 3R

Rabu, 14 Okt 2026 15:48 WIB

Rabu, 14 Okt 2026 15:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Situbondo - Sebagai langkah strategis dalam mengembangkan warisan sejarah Jalan Raya Pos menjadi peluang ekonomi bagi masyarakat, Pemerintah…