Penyaluran BPNT: 56 Ton Beras Premium untuk KPM se- Kecamatan Widang

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pemeriksaan mutu beras BPNT oleh Plt Dinsos P3A Kabupaten Tuban di Kecamatan Widang.SP/HER
Pemeriksaan mutu beras BPNT oleh Plt Dinsos P3A Kabupaten Tuban di Kecamatan Widang.SP/HER

i

SURABAYAPAGI.COM.Tuban - Puluhan Ton Beras kualitas premium sebagai komoditi Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) untuk bulan September, hari ini mulai disalurkan ke 16 Agen di Kecamatan Widang. Selasa, (15/9/2020).

Beras yang dikemas dalam zak ukuran 15 kilogram dengan bobot keseluruhan mencapai 56,5 Ton tersebut, sebelum dikirim ke tampat Agen, dilakukan pemeriksaan bersama oleh Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kabupaten Tuban, Forkopimka Kecamatan Widang, Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) dan Paguyuban Agen kecamatan setempat demi menjamin mutu beras.

Setelah diteliti, hasilnya, semua pihak menyatakan jika beras telah sesuai dengan ketentuan dan layak dikirimkan ke Agen untuk seterusnya diserahkan kepada sebanyam 3772 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) se- Kecamatan Widang.

"Setelah tadi diperikas bersama, beras dinyatakan sudan sesuai dengan ketentuan," Ujar Plt Kepala Dinsos P3A Kabupaten Tuban, Joko Sarwono.

Mantan Asisten Pemerintahan Sekda Kabupaten Tuban itu menyampaikan, terhitung sejak bulan September ini, ada sedikit perubahan pada mekanisme pemberian beras Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Sebelumnya, semua KPM diberi beras kelas medium sebagai komoditi BPNT. Namun mulai saat ini, KPM diberikan kebebasan untuk memilih beras kualitas mana yang ingin mereka inginkan. Baik itu beras premium maupun kelas medium. Dan mengenai ukuran beras sendiri, meski KPM menginginkan kelas Premium, KPM akan tetap menerima beras ukuran 15 kilogram sama dengan sebelumnya.

"Penyaluran beras BPNT mulai bulan September ini ada perbedaan dari sebelumnya, yakni KPM bisa memilih beras kualitas mana yang diinginkan," terang Joko.

Lebih lanjut, melalui perubahan mekanisme itu, Joko berharap agar KPM merasa puas dan tidak lagi menukarkan beras BPNT dengan grade medium ke premium seperti yang pernah beberapakali terjadi sebelumnya.

"Melalui perubahan mekanisme ini, harapanya tentu agar KPM merasa puas," tandasnya.

Senada dengan apa yang disampaikan Plt Dinsos P3A Kabupaten Tuban, TKSK Kecamatan Widang, Atmo, menjelaskan jika hampir 100% KPM diwilayahnya memilih beras kualitas premium sebagai komoditi BPNT.

Dikatakan Atmo, dari 3772 KPM yang tersebar di 16 desa se- Kecamatan Widang, hanya 50 KPM dari desa Mrutuk saja yang masih memilih beras kelas Medium. Hal tersebut sah saja, sebab merupakan hak dari tiap KPM untuk menentukan beras dengan kualitas mana yang di inginkan.

"Rata- rata KPM lebih senang dengan beras premium," terangnya.

Tak beda jauh, Paguyuban Agen Kecamatan Widang, Enggar Sigit Prasesto justru merasa lebih senang dengan adanya mekanisme baru BPNT. Pembolehan KPM memilih sendiri beras yang di inginkan, lebih- lebih jika pilihanya jatuh ke beras kualitas premium, menurut pria yang biasa disapa Sigit itu, menjadikan posisi Agen lebih nyaman dan aman.

Agen yang biasanya menjadi tempat awal komplain KPM jika menerima beras yang menurut mereka kurang bagus, kini kecil kemungkinan keadaan semacam itu terjadi lagi sebab KPM sudah menerima beras dengan kualitas sangat baik.

"Kalau Agen ya malah seneng mas. Malah nyaman soalnya tidak ada komplain lagi dan tidak dituduh macam- macam," ungkapnya sembari memindahkan yang telah diperiksa untuk diangkut ke tempat masing- masing Agen. Her

Berita Terbaru

Sah, dr Rizal Octavian Jabat Ketua DPC Gerindra Kabupaten Mojokerto

Sah, dr Rizal Octavian Jabat Ketua DPC Gerindra Kabupaten Mojokerto

Senin, 28 Sep 2026 20:31 WIB

Senin, 28 Sep 2026 20:31 WIB

  SURABAYA PAGI.com, Mojokerto - Muhammad Rizal Octavian atau dr Rizal resmi mengemban amanah baru sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra …

Penuhi Tuntutan Demonstran, Pemkab Jember Resmi Balik Arus Lalu Lintas di Jalan Samanhudi

Penuhi Tuntutan Demonstran, Pemkab Jember Resmi Balik Arus Lalu Lintas di Jalan Samanhudi

Senin, 28 Sep 2026 20:09 WIB

Senin, 28 Sep 2026 20:09 WIB

SURABAYAPAGI com, Jember - Pemerintah Kabupaten Jember resmi mengubah arah arus lalu lintas di kawasan Jalan Samanhudi, Kelurahan Jember Kidul, Kaliwates,…

Bidik Swasti Saba Wistara 2027, Pemkab Ponorogo Perkuat Sinergi Lintas Sektor Pertajam Data 

Bidik Swasti Saba Wistara 2027, Pemkab Ponorogo Perkuat Sinergi Lintas Sektor Pertajam Data 

Senin, 28 Sep 2026 19:28 WIB

Senin, 28 Sep 2026 19:28 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Setelah 7 tahun kehilangan predikat Wistara pada penilaian Kabupaten Kota Sehat (KKS). Pemerintah Kabupaten Ponorogo tampaknya mulai…

Lamongan Raih Dua Penghargaan pada FESyar Jawa Timur 2026

Lamongan Raih Dua Penghargaan pada FESyar Jawa Timur 2026

Senin, 28 Sep 2026 18:04 WIB

Senin, 28 Sep 2026 18:04 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Menjadi salah satu pemerintah daerah yang turut bekerja keras mengawal, dan dianggap berjasa dalam memajukan ekonomi syariah di…

Pagar Mall dan SLF Disorot, DPRD Desak Audit Fisik Bangunan di Surabaya

Pagar Mall dan SLF Disorot, DPRD Desak Audit Fisik Bangunan di Surabaya

Senin, 28 Sep 2026 18:01 WIB

Senin, 28 Sep 2026 18:01 WIB

SURABAYAPAGI com, Surabaya - Isu Sesar Surabaya dan Sesar Waru yang kembali menjadi perhatian publik mendapat respons dari DPRD Kota Surabaya. Di tengah…

RPH Surabaya Pastikan Daging ASUH, Masyarakat Bisa Beli di Pasar Arimbi dan Lapak Mitra

RPH Surabaya Pastikan Daging ASUH, Masyarakat Bisa Beli di Pasar Arimbi dan Lapak Mitra

Senin, 28 Sep 2026 17:59 WIB

Senin, 28 Sep 2026 17:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui PT Rumah Potong Hewan (RPH) Surabaya Perseroda mengajak masyarakat lebih selektif dalam…