Seniman Kuda Lumping dan Bantengan di Jombang Unjukrasa

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Aksi unjukrasa ratusan para pekerja seni kuda lumping dan bantengan di depan kantor Bupati Jombang. SP/M. Yusuf
Aksi unjukrasa ratusan para pekerja seni kuda lumping dan bantengan di depan kantor Bupati Jombang. SP/M. Yusuf

i

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Ratusan seniman kuda lumping dan bantengan menggelar aksi unjukrasa di kantor dewan kesenian dan kantor Bupati Jombang, Jawa Timur, pada Senin, (21/9/2020).

Para aksi unjukrasa ratusan seniman kuda lumping dan bantengan melakukan dengan cara longmarch menuju kantor Dewan Kesenian Jombang di Jalan dr Soetomo.

Dalam aksinya, para pekerja seni menuntut agar diberikan ijin pertunjukan di tengah pandemi, pasalnya bahwa sumber perekonomian mereka berasal dari pekerja seni tersebut.

Mereka mempertontonkan aksi kesenian kuda lumping maupun bantengan. Aksi tersebut sebagai bentuk tuntutan agar seni tradisional kuda lumping maupun bantengan diberi ijin pertunjukan di tengah pandemi Covid-19.

Korlap Aksi, Kriswanto mengatakan, bahwa pihaknya akan mematuhi protokol kesehatan, mulai dari jaga jarak hingga menggunakan masker agar ijin pertunjukan diberikan.

"Itu kita bisa mendapatkan surat ijin. Tuntutan kita sederhana, cuma bisa menurunkan surat ijin main lagi. Kita patuhi protokol kesehatan supaya menjadi kesenian yang tangguh," katanya, Senin (21/9/2020).

Selain di kantor dewan kesenian, aksi para pekerja seni tersebut juga dilakukan di depan kantor Bupati Jombang di jalan alun alun. Para pekerja seni berharap agar pemerintah memberikan ijin.

"Tentunya dengan tetap mengutamakan protokol kesehatan. Sumber perekonomian kami dari pekerjaan ini, yang mana selama pandemi ini tak ada penghasilan," pungkasnya.  Suf2

 

Berita Terbaru

Ibu Dini Hancur Mengetahui Anaknya Jadi Korban Mutilasi, Minta Tersangka Dihukum Mati

Ibu Dini Hancur Mengetahui Anaknya Jadi Korban Mutilasi, Minta Tersangka Dihukum Mati

Rabu, 28 Okt 2026 08:19 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 08:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun – Harti, ibu kandung Dini Hardiyanti (30) meminta tersangka Dwi Bagus dihukum seberat-beratnya, bahkan ia menuntut hukuman mati. Harti …

Presiden BEM Unair Dijemput Paksa Polda Jatim

Presiden BEM Unair Dijemput Paksa Polda Jatim

Rabu, 28 Okt 2026 02:05 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 02:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Presiden BEM Unair, M Rizqi Senja Wirawan disebut sempat dijemput oleh Polda Jatim di kediamannya pada 19 Oktober 2026…

Mabuk! Tabrak Lari di Depan Grahadi, Erica Natasha Diadili

Mabuk! Tabrak Lari di Depan Grahadi, Erica Natasha Diadili

Rabu, 28 Okt 2026 02:03 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 02:03 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Erica Natasha Risakotta diadili di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya atas perkara kecelakaan beruntun yang menewaskan Rachmad P…

MENGACU TERORISME, UU TIPIKOR AKAN DIKAJI ULANG

MENGACU TERORISME, UU TIPIKOR AKAN DIKAJI ULANG

Rabu, 28 Okt 2026 02:00 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 02:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas) Yusril Ihza Mahendra…

TEP Unair kembangkan format keuangan digital untuk BUMDes

TEP Unair kembangkan format keuangan digital untuk BUMDes

Rabu, 28 Okt 2026 01:58 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 01:58 WIB

SURABAYAPAGI.com – Tim Ekspedisi Patriot (TEP) Universitas Airlangga (Unair) mengembangkan format laporan keuangan digital guna memudahkan pengurus BUMDes di D…

Wamendag Tekankan Inovasi untuk Perkuat Daya Saing Fesyen Lokal

Wamendag Tekankan Inovasi untuk Perkuat Daya Saing Fesyen Lokal

Rabu, 28 Okt 2026 01:56 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 01:56 WIB

SURABAYAPAGI.com – Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Dyah Roro Esti Widya Putri mendorong penguatan daya saing produk fesyen Indonesia melalui integrasi i…