Lagi, Dua Bandar Sabu 21 Kilogram Ditembak Mati

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Jenazah dua bandar narkoba pemasok Lapas se-Indonesia saat tiba di Kamar Mayat RSUD Dr Soetomo, Surabaya, Jawa Timur, Senin (21/9/2020). SP/Julian
Jenazah dua bandar narkoba pemasok Lapas se-Indonesia saat tiba di Kamar Mayat RSUD Dr Soetomo, Surabaya, Jawa Timur, Senin (21/9/2020). SP/Julian

i

 

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Genderang perang melawan narkoba terus dilakukan oleh Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Surabaya. Terbukti, dua bandar narkoba yang memiliki 21,1 kilogram narkoba jenis Sabu ini kembali di kirim ke akhirat (tembak mati) setelah melawan polisi saat dilakukan penangkapan, Senin (21/9/2020) dini hari. Sementara satu pelaku berhasil diamankan.

Kedua pelaku ini terpaksa di tembak mati karena berusaha melakukan penyerangan dengan membacok salah satu anggota Satres Narkoba Polrestabes Surabaya hingga terluka. Akibat sabetan senjata tajam dari tersangka, anggota tersebut mendapat 5 jahitan dari tim medis.

“Kedua pelaku terpaksa kita lakukan tindakan tegas terukur karena melawan dan melukai salah satu anggota kami dengan parang pada saat dilakukan penangkapan. Sehingga satu anggota kami terluka dilengan kiri sehingga terluka,” kata Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol. Jhonny Eddison Isir, Senin (21/9/2020).

Keduanya ini merupakan seorang bandar dan kurir sabu-sabu terbesar nomor dua di Jatim. Mereka menginap disalah satu Hotel di kawasan Surabaya Utara, mereka disergap petugas saat mengambil tas berisi 20 bungkus berisi sabu.

“Kedua tersangka ini menginap di salah satu hotel di Surabaya Utara. Keduanya disergap petugas saat mengambil tas berisi paket sabu seberat 21,1 kg,” kata Kasat Resnarkoba Polrestabes Surabaya AKBP Memo Ardian di Mapolrestabes Surabaya, Senin (21/9/2020).

Usai memberikan tindakan tegas, terukur dan keras, petugas berusaha memberikan pertolongan kedua tersangka dengam membawanya ke rumah sakit terdekat. Namun sangat disayangkan, keduanya meninggal saat dalam perjalanan.

Dua bandar narkoba tersebut yakni Nur Kholis (41) warga Surabaya dan Rizky (22) warga Palembang, Sumatera Selatan.

Lebih lanjut, Memo mengatakan, salah satu tersangka merupakan atasan dari tersangka Fajar Rizky (32) yang ditembak mati sepekan lalu karena berusaha melawan petugas.

"Salah satu tersangka ini adalah atasan dari tersangka yang kami lakukan tindakan tegas sepekan sebelumnya. Dan ini merupakan kaki tangan langsung dari UA bandar besarnya, yang saat ini kami tetapkan sebagai DPO," urainya.

Selain R dan K, masih ada beberapa bandar lagi yang menjadi target selanjutnya. Untuk saat ini beberapa bandar tersebut masih kita kejar.

Selain menembak mati dua tersangka, polisi juga menyita barang bukti tas ransel gunung berwana biru, beserta isinya 20 bungkus yang diduga berisi sabu dan sebilah parang. “Guna kepentingan penyidikan, keduanya dibawa ke RSUD dr Soetomo untuk dilakukan otopsi,” kata Memo.

Atas perbuatannya, tersangka disangkakan, Pasal 114 Ayat (2) Subs Pasal 114 Ayat (2) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. tyn/cr3/ham

Berita Terbaru

KIP JAWARA Lamongan Dapat Jatah 387 Penerima

KIP JAWARA Lamongan Dapat Jatah 387 Penerima

Senin, 05 Okt 2026 17:51 WIB

Senin, 05 Okt 2026 17:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Program Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur berupa bantuan modal dan pemberdayaan usaha bagi masyarakat kurang mampu, KIP JAWARA…

Harga Gabah Kering Sentuh 9 Ribu, Bulog Sebut Petani Diuntungkan

Harga Gabah Kering Sentuh 9 Ribu, Bulog Sebut Petani Diuntungkan

Senin, 05 Okt 2026 17:44 WIB

Senin, 05 Okt 2026 17:44 WIB

SURABAYAPAGI com, Madiun - Harga beras premium di tingkat konsumen Kabupaten Madiun mencapai Rp15.000 per kilogram. Sementara itu, harga gabah kering di…

Layanan Uji KIR Drive True Dishub Sidoarjo Semakin Cepat Dan Praktis

Layanan Uji KIR Drive True Dishub Sidoarjo Semakin Cepat Dan Praktis

Senin, 05 Okt 2026 16:20 WIB

Senin, 05 Okt 2026 16:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sidoarjo mempercepat dan mempermudah pelayanan kepada masyarakat. Salah satunya melalui…

Geliatkan Ekonomi Petani, Pemdes Kedungbocok Kebut Betonisasi JUT

Geliatkan Ekonomi Petani, Pemdes Kedungbocok Kebut Betonisasi JUT

Senin, 05 Okt 2026 16:04 WIB

Senin, 05 Okt 2026 16:04 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Pemerintah Desa (Pemdes) Kedungbocok, Kecamatan Tarik, Kabupaten Sidoarjo terus berkomitmen meningkatkan infrastruktur pertanian…

Digadang-gadang Jadi Penguat Ekonomi, Proyek Greenhouse Desa Singkalan Mangkrak dan Beralih Jadi Kandang Kambing

Digadang-gadang Jadi Penguat Ekonomi, Proyek Greenhouse Desa Singkalan Mangkrak dan Beralih Jadi Kandang Kambing

Senin, 05 Okt 2026 15:17 WIB

Senin, 05 Okt 2026 15:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Fasilitas pertanian modern berupa greenhouse budidaya melon di Desa Singkalan, Kecamatan Balongbendo, Kabupaten Sidoarjo, kini…

Warga Tak Mampu Kena Denda Listrik Rp1,2 Juta, Cak Yebe: Kalau Tak Ada Kebijakan, Saya Bayar

Warga Tak Mampu Kena Denda Listrik Rp1,2 Juta, Cak Yebe: Kalau Tak Ada Kebijakan, Saya Bayar

Senin, 05 Okt 2026 15:13 WIB

Senin, 05 Okt 2026 15:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua Komisi A DPRD Kota Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko mendapat keluhan dari seorang warga kurang mampu terkait denda listrik…