Kembalikan Jatim Pada Kekuatan Agraris

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Hari Tani Nasional untuk menjadikan Pertanian Andalan Ekonomi Nasional pada Masa Covid-19.SP/Solichan Arif.
Hari Tani Nasional untuk menjadikan Pertanian Andalan Ekonomi Nasional pada Masa Covid-19.SP/Solichan Arif.

i

SURABAYAPAGI, Surabaya - Tanggal 24 September diperingati sebagai Hari Tani Nasional. Peringatan ini merupakan perwujudan rasa berterima kasih kepada para petani yang telah berjasa besar bagi ketahanan pangan negeri ini. Tema Hari Tani Nasional Tahun 2020 adalah "Meneguhkan Reforma Agraria untuk mewujudkan Kedaulatan Pangan".

Kementerian Pertanian juga menghimbau dalam hari tani nasional untuk menjadikan Pertanian Andalan Ekonomi Nasional pada Masa Covid 19.Terkait itu, Surabaya Pagi mendapat kesempatan untuk wawancara langsung dengan Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Hadi Sulistyo. Berikut petikannya:

 1. Bagaimana peringatan hari tani dalam masa pandemi seperti sekarang?

*Peringatan Hari Tani Nasional merupakan perwujudan rasa berterima kasih kepada para petani yang telah berjasa besar bagi ketahanan pangan negeri ini. Tema Hari Tani Nasional Tahun 2020 adalah "Meneguhkan Reforma Agraria untuk mewujudkan Kedaulatan Pangan". Kementerian Pertanian juga menghimbau dalam hari tani nasional untuk menjadikan Pertanian Andalan Ekonomi Nasional pada Masa Covid 19.

Seluruh dinas lingkup pertanian provinsi dan kab/kota dihimbau untuk ikut berpartisipasi melalui gerakan mendukung sektor pertanian dan kepedulian terhadap petani dengan melakukan kegiatan bersama-sama dengan petani di berbagai kegiatan. Kondisi pandemi Covid-19 saat ini pada akhirnya mengembalikan kita pada kekuatan agraris. Di sinilah petani berperan dalam pembangunan ekonomi negara kita. Kerja keras petani dan seluruh penggiat sektor agraria, menjadikan PDB sektor pertanian tumbuh positif.

Badan Pusat Statistik (BPS) juga merilis data kontribusi pertanian terhadap perekonomian terus meningkat. Harapannya, pada kondisi pandemi ini petani mendapatkan kesejahteraan dari apa yang diusahakannya, serta mampu memenuhi kebutuhan pangan di tingkat domestik, lokal, dan khususnya bagi petani sendiri secara berdaulat*

 2. Apa inovasi atau langkah agar petani tetap produktif di masa pandemi

Sektor pertanian tidak boleh berhenti, karena kita harus memastikan kecukupan pangan bagi penduduk Jawa Timur, bahkan juga menjadi salah satu penyangga untuk ketahanan pangan nasional. Kita mengoptimalkan seluruh lahan pertanian untuk tetap produktif dengan memberikan stimulus berupa bantuan benih, alat dan mesin pertanian, dan juga ada dukungan pembiayaan/permodalan dari perbankan berupa Kredit Usaha Rakyat (KUR)

 3. Adakah himbauan untuk mereka, para tani tersebut agar tetap bertahan dalam situasi sekarang

*Selalu ada, karena petani adalah pilar bagi ketahanan pangan masyarakat Indonesia, dan Jawa Timur pada khususnya. Kita semua bersama-sama, baik petani, seluruh pemangku kebijakan (stakeholders) dan pemangku kepentingan (shareholders) sektor pertanian untuk tetap bersinergi dalam menjaga kesejahteraan petani, memastikan stabilitas harga komoditas dan pasokan pangan.

 4. Apa langkah DistanKP Jatim utk para petani di Jatim agar hasil pertaniannya  tetap menjadi lumbung pangan di hari tani 2020 ini

*Yang pasti kita memiliki Program Peningkatan Produksi, Produkvitas,dan Mutu Hasil Pertanian. Kita selalu mendorong untuk optimalisasi lahan pertanian, melakukan percepatan tanam, memberikan stimulus seperti bantuan benih dan alsintan, memastikan kecukupan saprodi lainnya, melakukan pemantauan untuk antisipasi kekeringan dan serangan OPT, mengoptimalkan jaringan irigasi, embung, dan pompa air, dan pemantauan OPT, serta mendorong kelancaran distribusi bahan pangan pokok (beras, jagung, bawang merah, bawang putih, cabai besar, cabai rawit, daging sapi/kerbau, daging ayam, telur ayam, gula pasir dan minyak goreng).

Selain itu, kita juga memiliki Kegiatan Pekarangan Pangan Lestari (P2L) yang merupakan program jaring pengaman sosial bagi kelompok masyarakat yang tidak mempunyai penghasilan karena terdampak Covid 19 dengan mengusahakan optimalisasi pemanfaatan pekarangan rumah. Arf

Berita Terbaru

Budiono Kawal Penyerahan  Sapi 1,2 Ton dari Presiden Prabowo

Budiono Kawal Penyerahan Sapi 1,2 Ton dari Presiden Prabowo

Selasa, 26 Mei 2026 17:53 WIB

Selasa, 26 Mei 2026 17:53 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Bojonegoro- Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menyalurkan sapi kurban berbobot 1,2 ton untuk Pondok Pesantren Modern Al Fatimah…

IIMS Surabaya 2026, Produsen Tawarkan SUV 7-Seater Elektrifikasi untuk Segmen Keluarga

IIMS Surabaya 2026, Produsen Tawarkan SUV 7-Seater Elektrifikasi untuk Segmen Keluarga

Selasa, 26 Mei 2026 17:49 WIB

Selasa, 26 Mei 2026 17:49 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Segmen kendaraan keluarga berbasis elektrifikasi semakin kompetitif seiring hadirnya berbagai model baru dalam ajang Indonesia I…

Salurkan BLT DBHCHT, Ratusan Buruh Rokok di Bojonegoro Terima Bantuan

Salurkan BLT DBHCHT, Ratusan Buruh Rokok di Bojonegoro Terima Bantuan

Selasa, 26 Mei 2026 17:40 WIB

Selasa, 26 Mei 2026 17:40 WIB

SurabayaPagi, Bojonegoro – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (…

Momentum Hari Raya Idul Adha Dongkrak Ekonomi Peternak, Stok Jatim Surplus

Momentum Hari Raya Idul Adha Dongkrak Ekonomi Peternak, Stok Jatim Surplus

Selasa, 26 Mei 2026 17:35 WIB

Selasa, 26 Mei 2026 17:35 WIB

SurabayaPagi, Bojonegoro – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, melakukan pengecekan langsung kesiapan hewan kurban menjelang Hari Raya Idul Adha 1…

Surabaya Kian Strategis Jadi Pusat Distribusi Otomotif Kawasan Timur Indonesia

Surabaya Kian Strategis Jadi Pusat Distribusi Otomotif Kawasan Timur Indonesia

Selasa, 26 Mei 2026 17:29 WIB

Selasa, 26 Mei 2026 17:29 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT Bridgestone Tire Indonesia kembali berpartisipasi dalam ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) Surabaya 2026 yang digelar p…

Terancam Dirumahkan di 2027, Ribuan Guru Honorer Non-Dapodik Gruduk DPRD dan Pemkab Ponorogo 

Terancam Dirumahkan di 2027, Ribuan Guru Honorer Non-Dapodik Gruduk DPRD dan Pemkab Ponorogo 

Selasa, 26 Mei 2026 15:48 WIB

Selasa, 26 Mei 2026 15:48 WIB

SURABAYA PAGI,Ponorogo– Gelombang keresahan melanda ribuan guru honorer di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur. Sebanyak hampir 1.000 guru yang tergabung dalam F…