Acara Pengundian Nomor Urut Paslon Masih Abaikan Prokes

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Sesi foto bersama dua paslon dengan lima komisioner KPU Gresik dan ketua bawaslu setempat yang tanpa menjaga jarak. SP/M.AIDID
Sesi foto bersama dua paslon dengan lima komisioner KPU Gresik dan ketua bawaslu setempat yang tanpa menjaga jarak. SP/M.AIDID

i

 

SURABAYAPAGI.com, Gresik - Pelanggaran terhadap protokol kesehatan pada tahapan pilkada masih saja terjadi. Bahkan patut disayangkan pelakunya justru dari penyelenggara pemilu itu sendiri.

Seperti yang terlihat pada proses tahapan pengambilan nomor urut pasangan calon bupati dan wakil bupati Gresik yang digelar KPU setempat pada Kamis (24/9) malam di Hotel Horison Jalan Kalimantan GKB.

Acara itu dihadiri undangan terbatas guna mematuhi protokol kesehatan, tapi justru dinodai dengan kegiatan dan perilaku yang mengabaikan jaga jarak (physical distancing). Mulai dari posisi tempat duduk lima komisioner KPU sampai pada sesi foto bersama usai pengambilan nomor urut.

Jarak duduk kelima komisioner terlihat saling berdempetan. Jarak duduk mereka tidak sesuai dengan anjuran protokol kesehatan, yaitu kurang dari semeter.

Pelanggaran lebih parah terlihat ketika kedua paslon, komisioner KPU dan ketua bawaslu mengikuti sesi foto bersama usai pengambilan nomor urut paslon.

Pada sesi foto yang gambarnya kemudian beredar luas tersebut terlihat masing-masing tidak menjaga jarak minimal satu meter, sebagaimana anjuran protokol kesehatan.

Berdasarkan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 6 Tahun 2020 mengenai Pilkada dalam Kondisi Bencana Nonalam Covid-19, Pasal 5 Ayat (2) huruf g berbunyi “Pengaturan menjaga jarak bagi seluruh pihak yang terlibat dalam setiap tahapan penyelenggaraan pemilihan paling kurang satu (1) meter."

Menanggapi hal itu, Ketua KPU Gresik Akhmad Roni berdalih sesi foto tersebut dilakukan tak lebih dari 5 menit.
“Sesi foto kan gak sampe lima menit, mungkin hanya dua menit,” jelasnya, lewat pesan Whatsapp kepada awak media, Jum’at (25/9).

Ditanya mengenai dasar bolehnya tidak menjaga jarak berdurasi kurang dari 5 menit, Roni yang sempat dinyatakan positif terpapar Covid-19 itu menjawab “Jangan tanya saya bukan kapasitas saya soal itu,” tambahnya.

Sementara Ketua Bawaslu Kabupaten Gresik, Imron Rosyadi yang juga ikut pada sesi foto tersebut mengungkapkan penilaiannya sudah sesuai protokol kesehatan.

“Semua sesuai protokoler pak, yang hadir cuman nggak sampai 50�ri kuota gedung. Sesi foto masker tetap dipakai,” jelasnya.

Ditanya mengenai aspek jaga jarak dalam sesi foto tersebut, Imron Rosyadi tidak menjawab.

Sebelumnya pada tahapan pendaftaran bakal calon bupati dan wakil bupati awal September lalu, KPU dan Bawaslu Gresik menjadi sorotan publik menyusul banyaknya pendukung pasangan calon di depan kantor KPU Gresik. did

Berita Terbaru

Tingkat Hasil Panen Petani Desa Tanjekwagir Dapat Bantuan Traktor Roda Empat.

Tingkat Hasil Panen Petani Desa Tanjekwagir Dapat Bantuan Traktor Roda Empat.

Jumat, 26 Jun 2026 10:45 WIB

Jumat, 26 Jun 2026 10:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Harapan petani Desa Tanjekwagir Kecamatan Krembung untuk meningkatkan hasil pertanian akhirnya terwujud. Pada Kamis (25/6) Dinas P…

Tiga komplotan Curas di bekuk Satreskrim Polres Blitar Kota dalam waktu singkat

Tiga komplotan Curas di bekuk Satreskrim Polres Blitar Kota dalam waktu singkat

Jumat, 26 Jun 2026 09:19 WIB

Jumat, 26 Jun 2026 09:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar – Satreskrim Polres Blitar Kota dalam waktu singkat berhasil ungkap dan tangkap komplotan pelaku Curas,setelah pihak korban dari A…

Jumat Berkah, Antusiasme Warga Ingin Mengusap Kepala Anak Yatim

Jumat Berkah, Antusiasme Warga Ingin Mengusap Kepala Anak Yatim

Jumat, 26 Jun 2026 06:43 WIB

Jumat, 26 Jun 2026 06:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya, – ADA kebiasaan unik setiap tanggal 10 Muharam yaitu muliakan Anak Yatim. Banyak umat muslim rutin menggelar acara santunan komunal …

Komnas HAM: Penganiaya YTR Sangat Keji

Komnas HAM: Penganiaya YTR Sangat Keji

Kamis, 25 Jun 2026 20:57 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 20:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua Komnas HAM Anis Hidayah turut buka suara terkait kasus Taufik Hidayat (30) diduga menganiaya dan menyekap wanita inisial YTR…

Taufik Akui Siksa YTR Selama 1,5 Tahun

Taufik Akui Siksa YTR Selama 1,5 Tahun

Kamis, 25 Jun 2026 20:47 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 20:47 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menurut polisi, Taufik mengaku menyiksa YTR selama 1,5 tahun. Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Polisi Hendra Rochmawan,…

Jadikan PDIP Sebagai Oposisi

Jadikan PDIP Sebagai Oposisi

Kamis, 25 Jun 2026 20:29 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 20:29 WIB

by Adi Prayitno Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia (PPI) SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Saya menilai alasan pertama berkaitan dengan PDIP kalah di…