PDIP akan Berjuang Tidak Sekadar Insting Politik

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Para pembicara pada RedTalks, ruang dialog publik yang digelar PDIP Jatim di Dyandra Convention Centre Surabaya, Sabtu (22/11/2025). 
Para pembicara pada RedTalks, ruang dialog publik yang digelar PDIP Jatim di Dyandra Convention Centre Surabaya, Sabtu (22/11/2025). 

i

Loyalitas Pemilih Capai 88,2 Persen, Tapi Pemilih Gen Z dan Milenial Hanya 35,7 persen

 

 

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, kini berbenah menghadapi pemilu 2029. DPD PDI Perjuangan Jawa Timur menggelar acara Red Talk di Diandra Convention Centre, Surabaya, Sabtu (22/11).

Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur (Jatim) Said Abdullah mengungkapkan acara ini untuk memperbarui strategi politik, komunikasi, dan program kerakyatan berdasarkan data empiris dan suara publik. Menurut Said, rakyat kini butuh keberpihakan yang nyata.

"Acara ini memberi kami peta yang jelas tentang arah suara rakyat. PDI Perjuangan Jawa Timur harus menata ulang strategi berdasarkan data, bukan sekadar insting politik. Rakyat ingin kedekatan, kejelasan program, dan kepemimpinan yang mampu menghadirkan keberpihakan nyata," ujar Said dalam keterangannya, Senin (24/11/2025).

Menurut Said, diskusi tersebut memberikan gambaran jelas mengenai kondisi sosial dan kebutuhan masyarakat Jawa Timur saat ini, mulai dari tekanan ekonomi, tuntutan integritas, hingga kebutuhan generasi muda yang semakin kritis.

“Acara ini memberi kami peta yang jelas tentang arah suara rakyat. Strategi partai harus bertumpu pada data, bukan sekadar insting politik. Warga membutuhkan kedekatan, kejelasan program, dan kepemimpinan yang menunjukkan keberpihakan nyata,” tambah Said.

 

Strategi Hadapi Pemilu 2029

Peneliti Litbang Kompas Yohan Wahyu mengupas tuntas tantangan dan strategi yang bisa diterapkan PDI Perjuangan, khususnya di Jawa Timur, dalam menghadapi Pemilu 2029.

Dia memaparkan social capital PDI Perjuangan selama ini menjadi kekuatan partai, sekaligus tantangan menjelang kontestasi politik lima tahun mendatang.

Berdasarkan survei Litbang Kompas terbaru, jelas Yohan Wahyu, secara loyalitas pemilih, PDI Perjuangan Jatim memimpin dengan 85 persen. Menurutnya, ini lebih tinggi dari nasional yang sekira 65 persen.

70 Persen publik, ungkapnya, sesuai survei Litbang Kompas, juga masih percaya pada rekam jejak partai yang menang hattrick pada 3 pemilu sebelumnya tersebut.

Namun ada beberapa catatan yang menjadi evaluasi. Pasalnya sekira 65 persen pemilih PDI Perjuangan Jatim pada pemilu masih merupakan generasi tua, sedangkan milenial dan Gen-Z hanya 35 persen lebih.

Hal ini, sebutnya, cenderung kurang proporsional untuk kontestasi 2029. Terlebih kedepan 60 persen pemilih akan diisi oleh para anak muda, yakni kalangan milenial dan generasi Z.

“Mestinya pemilih PDI Perjuangan juga menggambarkan piramida terbalik sementara postur pemilih kita adalah yang muda yang banyak,” ujarnya saat menjadi pembicara talkshow RedTalks: Suara Muda untuk Jatim Keren, sebagaimana live streaming Youtube @TribunnewsSurya, dari gedung Dyandra Surabaya, Sabtu (22/11/2025)

 

Citra PDI Jawa Timur

Paparan Litbang Kompas dalam forum itu menunjukkan bahwa citra PDI Perjuangan di Jawa Timur berada pada angka 57,5 persen, lebih tinggi dari tingkat nasional. Loyalitas pemilih mencapai 88,2 persen, dengan dominasi pemilih dari kelompok Gen X dan Baby Boomers sebesar 54,3 persen. Porsi pemilih muda (Gen Z dan Milenial) tercatat 35,7 persen, lebih rendah dari rerata nasional.

Said menilai temuan tersebut sebagai “modal besar sekaligus alarm strategis” yang menuntut partai memperkuat regenerasi pemilih. Ia menegaskan bahwa masa depan dukungan politik akan sangat ditentukan oleh kelompok muda.

“Kita tidak boleh lengah. Pemilih senior memang loyal, tetapi masa depan politik berada di tangan pemilih muda. Regenerasi harus dipersiapkan,” katanya.

Menindaklanjuti hasil forum, Said memaparkan empat arahan pembaruan strategi PDI Perjuangan Jawa Timur. Pertama, memperkuat fokus politik kerakyatan yang menyentuh persoalan ekonomi sehari-hari—mulai dari stabilitas harga pangan hingga dukungan terhadap UMKM dan pekerja informal.

Kedua, menyusun strategi lintas generasi melalui penguatan basis loyalis, pendekatan berbasis data untuk pemilih rasional, serta ruang dialog kreatif bagi pemilih muda.

Ketiga, memaksimalkan Unit Media PDI Perjuangan Jawa Timur yang telah beroperasi 18 tahun sebagai pusat produksi konten digital, penyampaian rekam jejak program kerakyatan, dan monitoring isu publik.

 

Potret Jujur Aspirasi Masyarakat

Menurut Said, Red Talk menghadirkan potret jujur tentang aspirasi masyarakat Jatim hari ini mulai dari tekanan ekonomi, kebutuhan generasi muda, hingga tuntutan publik atas integritas dan rekam jejak nyata partai politik.

Said merespons paparan Litbang Kompas yang mengungkap bahwa, citra PDI Perjuangan di Jatim berada pada tingkat 57,5 persen, lebih tinggi dari angka nasional.

Lebih lanjut, tingkat loyalitas pemilih PDI Perjuangan di Jatim mencapai 88,2 persen, salah satu yang tertinggi di Indonesia. Adapun komposisi pemilih masih didominasi kelompok usia Gen X dan Baby Boomers (54,3 persen).

Sementara itu, porsi pemilih muda Gen Z dan Milenial baru 35,7 persen, lebih rendah dari tingkat nasional. Menurut Said, kondisi tersebut merupakan 'modal elektoral besar, namun sekaligus alarm strategis' bagi partai.

"Kita tidak boleh lengah. Pemilih senior setia, tetapi masa depan politik berada di tangan pemilih muda. Regenerasi pemilih harus dipersiapkan dengan cara yang tepat," tegas Said. n sb1/ham/erc/rmc

Berita Terbaru

Bikin Viral dan Was-was, Petani di Jombang Pulang dari Kebun Pisang Naiki Drone

Bikin Viral dan Was-was, Petani di Jombang Pulang dari Kebun Pisang Naiki Drone

Selasa, 07 Jul 2026 13:21 WIB

Selasa, 07 Jul 2026 13:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Baru-baru ini, warga Jombang dikejutkan dengan aksi viral dan bikin was-was, seorang petani pria paruh baya yang membagikan momen…

Libur Sekolah: Kunjungan Air Terjun Tretes Wonosalam Melonjak, Banyak Diserbu Wisman

Libur Sekolah: Kunjungan Air Terjun Tretes Wonosalam Melonjak, Banyak Diserbu Wisman

Selasa, 07 Jul 2026 13:14 WIB

Selasa, 07 Jul 2026 13:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Selama momentum libur sekolah, destinasi wisata alam Air Terjun Tretes di Dusun Pengajaran, Desa Galengdowo, Kecamatan Wonosalam,…

Progres Capai 91 Persen, Sekolah Rakyat di Jombang Siap Berjalan Juli 2026

Progres Capai 91 Persen, Sekolah Rakyat di Jombang Siap Berjalan Juli 2026

Selasa, 07 Jul 2026 13:00 WIB

Selasa, 07 Jul 2026 13:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang menyatakan seluruh persiapan, mulai dari pendataan peserta didik, penyediaan tenaga pendidik…

Makin Sepi Pengunjung, Kondisi Wisata Pantai Popoh Jadi Perhatian Pemerintah Daerah

Makin Sepi Pengunjung, Kondisi Wisata Pantai Popoh Jadi Perhatian Pemerintah Daerah

Selasa, 07 Jul 2026 12:56 WIB

Selasa, 07 Jul 2026 12:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Destinasi wisata Pantai Indah Popoh yang berada di Tulungagung telah menjadi destinasi favorit masyarakat. Namun, kini nasibnya…

Top!, Kota Mojokerto Raih Capaian Sempurna Penilaian Triwulan Kedua KPK RI

Top!, Kota Mojokerto Raih Capaian Sempurna Penilaian Triwulan Kedua KPK RI

Selasa, 07 Jul 2026 12:52 WIB

Selasa, 07 Jul 2026 12:52 WIB

  SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto kembali menunjukkan kinerja impresif dalam menindak lanjuti rekomendasi pencegahan korupsi …

43 Tahun Berdiri, Yatty Salon Tetap Eksis di Tengah Maraknya Salon Kecantikan Modern

43 Tahun Berdiri, Yatty Salon Tetap Eksis di Tengah Maraknya Salon Kecantikan Modern

Selasa, 07 Jul 2026 12:44 WIB

Selasa, 07 Jul 2026 12:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Di salah satu gang yang berada di Jalan Embong Malang, lebih tepatnya Jalan Kebangsren Gang 2, berdiri sebuah salon legendaris.…