Siapapun Pemenangnya, Tak Begitu Berdampak ke Indonesia

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Debat capres AS antara Donald Trump dan Joe Biden di Cleveland, Rabu (30/9/2020) pagi WIB.
Debat capres AS antara Donald Trump dan Joe Biden di Cleveland, Rabu (30/9/2020) pagi WIB.

i

 

Debat Capres AS, Trump dan Biden Saling Serang 

 

SURABAYAPAGI.COM, Cleveland - Debat calon presiden Amerika Serikat perdana menjadi kacau usai Donald Trump menghujani rivalnya, Joe Biden, dengan berbagai serangan dan hinaan akibat disebut sebagai presiden terburuk yang pernah dimiliki AS.  Tak mau Kalah, Biden menyerang balik dengan kata-kata yang cenderung sarkastik. Lalu, sejauh mana dampak debat yang panas ini pada Indonesia?

Sejumlah pakar memperkirakan siapapun pemenang pemilihan presiden Amerika Serikat yang akan digelar pada 3 November mendatang tidak akan berpengaruh langsung terhadap Indonesia dari segi politik internasional maupun ekonomi.

Direktur Amerika 1 Kementerian Luar Negeri, Zelda Wulan Kartika, mengatakan, pada dasarnya hubungan Indonesia dan AS dalam empat tahun terakhir tidak menunjukkan banyak perubahan dan keduanya memiliki hubungan politik yang saling berkaitan. "Menurut pengamatan kami, (hubungan kedua negara) tidak menunjukkan banyak perubahan. RI dan AS juga memiliki hubungan politik yang saling terkait, ditambah AS juga memiliki kepentingan yang komprehensif yang melibatkan Indonesia," kata Zelda dalam Focus Group Discussion yang diadakan Foreign Policy Community of Indonesia (FPCI) secara daring, Rabu (30/9/2020) kemarin usai menyaksikan debat pilpres AS.

Zelda menyebut bahwa AS di bawah pemerintahan Presiden Donald Trump tidak menunjukkan pertentangan kuat dengan Indonesia yang sampai mempengaruhi hubungan bilateral antar kedua negara. "Indonesia memandang AS sebagai salah satu mitra dagang terbesar, sumber investasi, dan mitra kerjasama. Sementara AS memiliki kepentingan kepada RI karena Indonesia merupakan salah satu pasar potensial bagi produk AS mulai dari komoditas pertanian hingga alutsista," tambahnya.

 

Keamanan Ekonomi Nasional

Sementara itu, Kepala Departemen Hubungan Internasional CSIS, Dr. Shafiah F. Muhibat mengatakan baik Trump maupun Biden, sepakat bahwa keamanan ekonomi dalam negeri menjadi fokus utama ketika mereka menjabat nanti.

"Titik temu kedua kandidat presiden sepakat (bahwa) keamanan ekonomi sebagai keamanan nasional, sehingga upaya untuk meningkatkan ekonomi (dalam negeri) juga menjadi porsi besar. Keduanya juga memperkuat kelas menengah. Perdebatan antar kedua kubu ini (lebih kepada) seperti apa (nantinya) bentuk kebijakannya," kata Shafiah.

Dia juga mengatakan bahwa nuansa "America First" atau mengutamakan kepentingan AS tidak hanya terdapat pada kampanye Trump. Menurut dia, kampanye Biden juga memiliki unsur tersebut meskipun lebih mengedepankan citra kolektivitas dan multilateral.

Terpisah, Chief Country Representative US-ASEAN Business Council Jakarta, Dr. Landry Haryo Subianto, mengatakan siapa pun presiden AS terpilih, konteks kepentingan Indonesia dengan AS harus mencakup empat hal yakni perubahan iklim, perkembangan teknologi, kesehatan, serta perdagangan dan investasi.

 

Saling Hina

Dalam debat Capres AS di Cleveland, Rabu (30/9/2020) pagi WIB., Moderator Chris Wallace nyaris tidak bisa mengontrol mulut Trump dan Biden.  Kedua pesaing untuk berebut kursi Gedung Putih itu berbicara satu sama lain dan melontarkan penghinaan dalam perkelahian politik yang membuat sulit bagi keduanya untuk membuat pernyataan.

"Maukah Anda tutup mulut, Bung? Ini sangat tidak rahasia," kata Biden yang kesal setelah diinterupsi berulang kali oleh Trump selama segmen pertama debat soal topik Mahkamah Agung.

Biden kemudian menyebut Trump sebagai "badut", seorang "rasis" dan "anak anjing Putin" mengacu pada Presiden Rusia Vladimir Putin."Anda adalah presiden terburuk yang pernah dimiliki Amerika," kata Biden seperti dikutip Reuters.

Trump dengan santai membalas; "Tidak ada yang pintar tentang Anda, Joe."

Di akhir debat, Wallace mendesak Presiden Trump untuk menghentikan interupsi. "Saya pikir negara akan lebih baik dilayani jika kita mengizinkan kedua orang untuk berbicara dengan lebih sedikit interupsi. Saya meminta Anda, Tuan Presiden untuk melakukan itu." Trump menjawab; "Ya, dan dia juga."

Wallace menjawab; "Baiklah, terus terang, Anda telah melakukan lebih banyak interupsi."

Trump berkata lagi; "Tapi dia melakukan banyak hal."

Biden, 77, telah memimpin secara konsisten atas Trump, 74, dalam jajak pendapat nasional, meskipun survei di medan pertempuran menyatakan bahwa yang akan memutuskan pemilu menunjukkan persaingan yang lebih ketat. Sulit untuk menentukan apakah perdebatan hari ini akan mengubah arah.

Biden mempertanyakan kepemimpinan Trump dalam pandemi virus corona, yang telah menewaskan lebih dari 200.000 orang Amerika, dengan mengatakan Trump telah panik dan gagal melindungi orang Amerika karena dia lebih peduli dengan ekonomi.

Pilpres AS akan digelar 3 November mendatang. Jika menang, Trump akan berkuasa untuk periode kedua. jk/bb/nn/rl

Berita Terbaru

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik - Sebanyak 19 sekolah Muhammadiyah di Kabupaten Gresik menerima penghargaan atas keberhasilan meningkatkan jumlah peserta didik secara…

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Selama masa Angkutan Lebaran 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun mencatat adanya enam kejadian gangguan…

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Kecelakaan antara pengendara motor dan Truk Isuzu dengan adu banteng yang terjadi pada Minggu (5 April 2026) dini hari mengejutkan…

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Terkait kebijakan pembatasan belanja pegawai maksimal 30 persen dari APBD akan resmi diberlakukan tahun 2027. Dimana, postur APBD…

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini viral, seusai menyantap nasi berkat tahlilan di Jalan Sido Kapasan Gang 10, Simokerto, Surabaya, sebanyak puluhan…

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Setelah menanti selama puluhan tahun, akhirnya kini warga di perbatasan Bojonegoro dan Ngawi bisa bernapas lega lantaran…