Tertipu Ratusan Juta, Pengusaha Laporkan 2 Dukun Palsu

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Gunawan (kiri) menunjukkan bukti transaksi sebagai barang bukti.
Gunawan (kiri) menunjukkan bukti transaksi sebagai barang bukti.

i

 

SURABAYAPAGI.COM, Banyuwangi – Merasa ditipu oleh dua dukun gadungan, seorang pengusaha asal Lampung melapor ke polisi.

Pelapor atas nama Gunawan (39), sementara terlapor dua warga Banyuwangi berinisial GT dan KM. korban melaporkan kedua terduga pelaku telah melakukan penipuan berkedok perdukunan dengan menjanjikan uang gaib hingga miliaran rupiah.

Alih-alih mendapatkan uang gaib sebesar Rp 16 miliar seperti yang dijanjikan dukun palsu tersebut, yang terjadi justru sebaliknya, uang Rp 300 juta lebih modal usahanya raib.

Kepada wartawan, Gunawan yang usahanya sedang terpuruk ini mengaku tertipu setelah bertemu dengan KM yang telah meyakinkan dirinya bahwa di Banyuwangi terdapat seseorang yang dapat menggandakan dan mendatangkan uang gaib hingga miliaran rupiah, sehingga dirinya pun tertarik dan diperkenalkan dengan GT terduga dukun palsu tersebut.

Entah mengapa, pengusaha jual beli hasil pertanian ini menuruti segala perintah GT dan KM untuk mengirimkan uang secara bertahap dengan total nilai ratusan juta rupiah.

"Kurang lebih kerugian saya Rp 300 juta lebih saya kirimkan ke GT yang katanya untuk membeli kebo bule, kambing kendit, dan keperluan ritual lainnya," ungkap Gunawan.

Namun setelah ditunggu sampai batas waktu yang dijanjikan, uang gaib tersebut tidak kunjung ada. Gunawan pun memutuskan untuk mendatangi GT dan KM di Banyuwangi, namun tidak ada penyelesaian, hingga akhirnya ia melaporkan mereka ke polisi.

"Saya sudah satu bulan menunggu di Banyuwangi, tetapi keduanya tidak ada niatan baik, sehingga saya putuskan untuk diselesaikan secara hukum," ujarnya.

Sementara itu, Yunus, aktivis kontroversial yang ikut mendampingi Gunawan melaporkan GT dan KM ke Polresta Banyuwangi mengatakan, dirinya mendukung penuh langkah hukum yang diambil pengusaha asal Lampung tersebut, setelah penyelesaian secara kekeluargaan mereka abaikan.

Apalagi, kata Yunus, salah satu terduga pelaku mengaku seorang Gus (sebutan anak kiai), sehingga dirinya pun tidak terima jika terduga pelaku tersebut menyeret-nyeret nama sebutan kehormatan untuk keluarga ulama itu digunakan untuk menipu dan merugikan orang lain.

"Saya tidak terima jika nama Gus dijadikan kedok untuk menipu orang. Karena di Banyuwangi ini banyak ulama, dan saya tidak ingin nama ulama di Banyuwangi tercemar dengan perilaku orang-orang yang tak bertanggung jawab," kata Yunus.

Berita Terbaru

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - 20 korporasi sebagai tersangka dalam kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dari daftar tersebut, empat di antaranya merupakan…

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Pengakuan sepuluh staf bidang pertambangan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Timur yang menerima uang di luar gaji d…

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur mendalami dugaan aliran dana pungutan liar (pungli) sebesar Rp 687,5 juta kepada mantan…

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Saya sangat menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Kalau memang diundang, ya saya Insya Allah akan hadir,” kata Jokowi k…

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

SURABAYAPAGI.com - Ketua Dewan Penasihat Kadin Indonesia Hashim S. Djojohadikusumo mengingatkan potensi pelemahan nilai tukar rupiah akibat derasnya aliran…

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Pertanian/Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andi Amran Sulaiman akan menyebar surat edaran (SE) mengenai potensi sanksi pidana…