Covid-19 : Antara PJJ dan PTM di Sekolah Itu Sama

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ach, Surahmad M.Pd, Kordinator Pengawas Pendidikan Kota Sumenep. SP/Ainur Rahman
Ach, Surahmad M.Pd, Kordinator Pengawas Pendidikan Kota Sumenep. SP/Ainur Rahman

i

 

SURABAYAPAGI, Sumenep - Ach, Surahman M.Pd, selaku Koordinator Pengawas Pendidikan Kota Kab Sumenep, pihaknya telah melakukan tugas sesuai dengan tupoksinya sebagai pengawas, apalagi saat covid-19 ini, semua sekolah diberlakukan program daring jadi kita menginstruksikan kepada sekolah sesuai dengan instruksi dari dinas dan protokol kesehatan covid-19

Menurutnya, sejak diberlakukannya Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) tertanggal 2 September s/d 12 Oktober, semua sekolah diinstruksikan melaksanakan PJJ bahkan sebelumnya PJJ sudah dibuka, dan sejumlah sekolah sudah melakukan Pembelajaran Tatap Muka (PTM). “Hanya saja Kota Sumenep banyak positif covid sehingga zona merah, jadi kita lakukan PJJ kembali,” katanya kepada Surabaya pagi, Minggu (4/10/2020).

"Sebagian sekolah di kota, ada yang sudah menggunakan PTM akan tetapi di kota sudah masuk zona merah covid-19, maka pihak dinas menginstruksikan agar diberlakukan PJJ lagi" jelasnya.

Dikatakan Surahman, PTM di sekolah khususnya di kota sudah dilakukan dengan sistem berkala. “Tapi untuk saat ini ada dua kecamatan yang dalam pengawasan covid 19, satu diantaranya, Kecamatan Kota dan Kecamatan Saronggi, sementara yang lain sudah melakukan PTM” urainya.

Kata dia, antara PJJ dan PTM itu sama, sebab sekolah menggunakan kurikulum 13, kurikulum yang dibuat oleh sekolah, kurikulum tingkat khusus dari pemerintah baik tingkat SD maupun SMP, justru pemerintah itu mengharapkan tidak menuntaskan Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) yang mengacu kepada standar kompetensi lulusan baik tingkat SD maupun SMP  dengan adanya covid-19 ini. 

“Sebab, di dalam menetapkan KKM, satuan pendidikan harus merumuskannya secara bersama antara kepala sekolah, pendidik, dan tenaga kependidikan lainnya, bebas yang dipilih oleh pihak sekolah” jelasnya.

Selain itu, kepala sekolah menggunakan KKM yang dilaporkan kepsek kepada pengawas sementara pengawas melaporkan Ke Dinas pendidikan, “Jadi saya minta kepada kepala sekolah untuk melaporkan setiap minggunya” ujarnya.

Jadi sambungnya, penilaiannya menggunakan sistem Komputerisasi Terpadu (SKT)  jadi menggunakan aplikasi komputer yang dapat digunakan oleh guru dalam sekolah dalam pengisian administrasi. “Dari sana kita bisa melihat kinerja guru yang aktif dan inovatif, sebab pekerjaan sistem manual membutuhkan banyak waktu, tenaga, dan biaya yang cukup besar” pungkasnya.Ar 

 

Berita Terbaru

Berhasil Dipadamkan, Luas Lahan Kebakaran di Gunung Buthak Capai 15 Hektare

Berhasil Dipadamkan, Luas Lahan Kebakaran di Gunung Buthak Capai 15 Hektare

Rabu, 02 Sep 2026 14:36 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 14:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Berdasarkan hasil kaji cepat Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Batu, luas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di petak…

Rampung Uji Beban, Jembatan Baru Manyar Siap Dukung Kelancaran Arus Lalin

Rampung Uji Beban, Jembatan Baru Manyar Siap Dukung Kelancaran Arus Lalin

Rabu, 02 Sep 2026 14:34 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 14:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik - Guna mendukung kelancaran arus lalu lintas (lalin) di kawasan Manyar, kini progres pembangunan jembatan duplikasi Manyar yang…

Viral Ratusan Santri Keracunan, Bupati Subandi: 31 SPPG Belum Kantongi Izin

Viral Ratusan Santri Keracunan, Bupati Subandi: 31 SPPG Belum Kantongi Izin

Rabu, 02 Sep 2026 14:25 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 14:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Menindaklanjuti kasus viralnya ratusan santri Pondok Pesantren Manbaul Hikam, Desa Putat, Kecamatan Tanggulangin, kini Bupati…

Wali Kota Eri Tindaklanjuti Keluhan Peziarah Soal Anjal dan Pengemis di Ampel

Wali Kota Eri Tindaklanjuti Keluhan Peziarah Soal Anjal dan Pengemis di Ampel

Rabu, 02 Sep 2026 14:08 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 14:08 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti keluhan sejumlah peziarah di kawasan wisata religi Makam Sunan Ampel, Kota Surabaya, terkait gangguan anak jalanan…

Diduga Depresi, Pria Asal Kota Blitar Tewas Nekat Tabrakan Diri ke Kereta Api

Diduga Depresi, Pria Asal Kota Blitar Tewas Nekat Tabrakan Diri ke Kereta Api

Rabu, 02 Sep 2026 14:05 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 14:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar -  M.Sul. 53 pria asal Kecamatan Kepanjen Kidul Kota  Blitar harus mengakhiri hidupnya dengan tabrakan diri Kereta Api dari arah B…

Perkuat Sinergi TNI dan Polri Jaga Harkamtibmas, Kapolres Blitar Silaturahmi ke Kodim 0808 Blitar

Perkuat Sinergi TNI dan Polri Jaga Harkamtibmas, Kapolres Blitar Silaturahmi ke Kodim 0808 Blitar

Rabu, 02 Sep 2026 14:03 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 14:03 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Kapolres Blitar AKBP Ardy Zul Hasbih Nasution, S.I.K., M.H., yang didampingi para Pejabat Utama (PJU) Polres Blitar, melaksanakan…