Petugas Tidak Ada, Mall Pelayanan Publik Kecewakan Warga

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Sepi mlompong tak ada satupun petugas di loker layanan di Mall Pelayanan Publik.SP/IST
Sepi mlompong tak ada satupun petugas di loker layanan di Mall Pelayanan Publik.SP/IST

i

SURABAYA PAGI, Lamongan - Mall Pelayanan Publik (MPP), sebagai kantor terpadu untuk melayani berbagai jenis kebutuhan ijin usaha yang baru diresmikan beberapa waktu lalu itu, tak sesuai dengan yang diharapkan. Petugas yang seharusnya selalu standbay tapi faktanya tidak ada di tempat.

Seperti yang terjadi pada Senin (5/10/2020). Loket yang sedianya terisi petugas dari 34 OPD yang  meliputi 225 layanan tersebut, mayoritas layanan tidak ada petugasnya, dan tidak sedikit warga Lamongan yang ingin mengurus berbagai kebutuhan ijin usaha harus gigit jari.

Seperti yang dialami oleh Dewi Rohana. Wanita yang juga kader dari salah satu partai politik ini mengungkapkan rasa kekecewaannya melalui media sosial Facebook di group Informasi Layanan Terkini (ILAT) atas fakta yang ia alami saat akan mengurus ijin merk beras.

Di laman Facebook nya itu, ia mengungkapkan kalau Mall Pelayan Publik (MPP),  yang beralamat di Jalan Lamongrejo 120 Kelurahan Sidokumpul Lamongan kota itu tidak sesuai yang digembor-gemborkan.

Slogan memanjakan masyarakat Lamongan dengan 34 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang meliputi 225 layanan. Tetapi dalam kenyataannya tidak sesuai promosinya dan terkesan pembohongan publik.

"Banyak OPD / konter dari berbagai instansi yang kosong,  sehingga banyak masyarakat Lamongan yang balik pulang karena tidak ada petugas yang melayani tujuannya untuk mengurus administrasi yang mereka butuhkan, seperti yang saya lakukan," ujarnya.

Anehnya, kejadian ini berlangsung di jam kerja produktif sekitar jam 10.00 pagi. "Harusnya di jam-jam itu masih aktif-aktifnya pelayanan. 

Jelas ini membuat kecewa masyarakat yang datang ke MPP," terangnya.

Ia sendiri datang ke MPP untuk mengurus urus ijin merk produk beras, tapi OPD Pertanian kosong,  akhirnya dia datang langsung ke dinas Pertanian. 

Saat di Kantor Dinas Pertanian, ia mendapat fakta yang sama, pelayanan kosong tidak ada yang memberikan informasi kemana ia akan mengurus." Di fron office Dinas Pertanian juga tidak berbeda jauh kosong tidak ada yang memberi informasi saya harus keruangan mana," cerita Dewi saat di hubungi surabayapagi.com.

Ia berharap ini segera ada pembenahan sehingga tidak ada lagi menjadi korban seperti dirinya. "Situasi ini perlu adanya perubahan untuk kenyamanan masyarakat Lamongan dalam mengurus berbagai administrasi nya," harapnya.

Sementara itu, Pj Sekda Lamongan Herry Pranoto saat dihubungi mengaku kaget adanya laporan kalau MPP petugasnya tidak ada di tempat, meski masih di jam-jam produktif sekitar jam 10 an. 

"Terima kasih informasinya mas, setelah ini akan saya tertibkan, dan OPD yang bersangkutan akan saya panggil, dan saya minta OPD yang lainnya untuk selalu standbay di loker yang telah disediakan," pinta Herry yang juga merangkap sebagai Kepala Inspektorat.

Pihaknya juga akan terus melakukan pemantauan melekat, dan siap-siap OPD yang tidak melakukan kinerja sesuai dengan yang diinginkan untuk mendapatkan sanksi." Jangan sampai kejadian hari Senin (6/10/2020) ini terulang kembali," tegasnya. Jir

 

Berita Terbaru

Puncak Musim Tanam Tiba, Pupuk Indonesia Jamin Stok Aman dan Minta Petani Perhatikan Kesuburan Tanah

Puncak Musim Tanam Tiba, Pupuk Indonesia Jamin Stok Aman dan Minta Petani Perhatikan Kesuburan Tanah

Sabtu, 10 Okt 2026 08:04 WIB

Sabtu, 10 Okt 2026 08:04 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - PT Pupuk Indonesia (Persero) menjamin ketersediaan pupuk bersubsidi aman untuk menyambut puncak musim tanam periode Oktober 2026 h…

Layar ke Meja Makan, The People’s Cafe Hidupkan “Menu Wiken” dari Film Empat Musim Pertiwi

Layar ke Meja Makan, The People’s Cafe Hidupkan “Menu Wiken” dari Film Empat Musim Pertiwi

Sabtu, 10 Okt 2026 06:50 WIB

Sabtu, 10 Okt 2026 06:50 WIB

SurabayaPagi .com : Ada cerita dari layar lebar yang kini bisa ikut dirasakan lewat meja makan. The People’s Cafe (TPC), bagian dari ISMAYA Group, b…

Lebih dari 500 Motor Listrik Polytron Dipakai PLN Jatim, Pasar Kendaraan Listrik Meluas

Lebih dari 500 Motor Listrik Polytron Dipakai PLN Jatim, Pasar Kendaraan Listrik Meluas

Jumat, 09 Okt 2026 20:35 WIB

Jumat, 09 Okt 2026 20:35 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pasar kendaraan listrik di Jawa Timur menjadi salah satu sasaran ekspansi produsen motor listrik, seiring meningkatnya pemanfaatan k…

Bocah 5 Tahun Tewas Tenggelam di Sungai Ponorogo, Tubuhnya Tersangkut di Sela Batu

Bocah 5 Tahun Tewas Tenggelam di Sungai Ponorogo, Tubuhnya Tersangkut di Sela Batu

Jumat, 09 Okt 2026 18:53 WIB

Jumat, 09 Okt 2026 18:53 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Ponorogo– Seorang bocah berusia lima tahun, Muhammad Tohip Sabilulhaq, ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam di Sungai Desa N…

Dukung PRJ Jatim 2026, OT Group Garap Pasar Potensial Konsumen Jatim

Dukung PRJ Jatim 2026, OT Group Garap Pasar Potensial Konsumen Jatim

Jumat, 09 Okt 2026 16:35 WIB

Jumat, 09 Okt 2026 16:35 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Orang Tua Grub (OT Group) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah dengan berpartisipasi pada ajang P…

Jaga Rasa Aman dan Tenang, Polres Blitar Gelar Suling Kamtibmas bersama Masyarakat

Jaga Rasa Aman dan Tenang, Polres Blitar Gelar Suling Kamtibmas bersama Masyarakat

Jumat, 09 Okt 2026 16:10 WIB

Jumat, 09 Okt 2026 16:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Polsek Panggungrejo, Polres Blitar, terus meningkatkan kedekatan Polri dengan masyarakat melalui kegiatan Suling Kamtibmas "Subuh…