Komisi A Sebut Wacana Kotak Suara Keliling Belum Tepat

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pimpinan dan Anggota Komisi A saat melakukan monitoring Pilkada serentak di KPU Ponorogo, Rabu (7/10/2020). SP/ Riko Abdiono
Pimpinan dan Anggota Komisi A saat melakukan monitoring Pilkada serentak di KPU Ponorogo, Rabu (7/10/2020). SP/ Riko Abdiono

i

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Komisi A DPRD Jawa Timur kembali melakukan monitoring pelaksanaan Pilkada Serentak di 19 Kabupaten/kota di Tengah pendemi Covid-19. Kali ini Komisi A memantau langsung pelaksanaan tahapan pilkada di Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Ponorogo, Rabu (7/10/2020). Komisi A juga mengingatkan penyelenggara untuk menunda Kotak Suara Keliling di pilkada.
 
Ketua Komisi A DPRD Jatim, Mayjend Purn TNI Istu Hari Subagio mengatakan, monitoring seperti ini sudah dilakukan di 13 KPU Kab/Kota, dan 9 Bawaslu. Dalam rangka untuk mendapatkan masukan-masukan dan diskusi hingga terobosan demi kelancaran Pilkada di Tengah Pendemi Covid-19 ini. “Kami memastikan penyelenggaraan pilkada di Ponorogo bisa berjalan lancar. Sehingga kami memberikan masukan, menerima usulan dan terobosan baru,” jelas Istu Hari Bagio, saat memimpin rombongan Komisi A DPRD Jatim di KPU Ponorogo. Tampak Hadir juga wakil Ketua Komisi A Hadi Dedyansah beserta Anggota Komisi A seperti Muzamil Syafii, Diana AV Sasa, Andi Firasadi, Bambang Yuwono, Hery  Setiawan, Lailatul Qodriyah, H Kholiq, Ubadillah, Ahmad Tamim, Aisyiah Lilia Agustina, Achmad Firdaus, Ferdian Reza Alvisa, Karimullah Dahrujiadi, Siadi, Moch Azis, Riyadh Rosyadi.
 
Istu berharap, selain lancar, juga agar penyelenggara memastikan pilkada bisa sesuai dengan kondisi saat ini tidak ada pro kontra untuk mentaati protokol kesehatan. Sehingga menghasilkan pemimpin yang amanah dan lebih baik lagi. “Kita inginkan kualitas demokrasi semakin meningkat, dengan tidak adanya money politik dan kecurangan yang menimbulkan masalah hukum yang tidak kita inginkan,” kata politisi Golkar ini.
 
Dalam kesempatan itu, Anggota Komisi A DPRD Jatim, Karimullah Dahrudiaji mencontohkan regulasi pilkada saat COvid dinilai masih memiliki sejumlah tantangan. Misalnya, muncul wacana diadakan Kotak Suara Keliling. Karimullah menyebut regulasi ini justru berpotensi menimbulkan banyak masalah. Mulai dari pengadaan hingga pelaksanaannya. 
 
"Konsekuensinya, anggaran darimana? Petugas yang berkeliling harus ada perekrutan kembali. Keamanan bagaimana? Apalagi kita juga belum tahu kotak suaranya bagaimana?," katanya. 
 
Semangat menambah partisipasi pemilih harus diimbangi dengan menjaga kualitas Pemilu. "Jangan sampai, masyarakat justru timbul curiga adanya manipulasi terhadap kotak keliling ini," kata politisi Golkar ini. 
 
Wakil Ketua Komisi A DPRD Jatim, Hadi Dediyansyah meminta penyelenggara lebih baik menyiapkan startegi lain untuk meningkatkan partisipasi pemilih. Di antaranya, dengan meningkatkan sosialisasi. 
 
"Silakan KPU berkeliling, namun sebelum pelaksanaan pemungutan suara. KPU bisa menggunakan sejumlah fasilitas dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan," katanya. 
 
Anggota Komisi A lainnya, Muzammil Syafi'i menambahkan, dibandingkan menambah skema pencoblosan lain, lebih baik KPU mengantisipasi gejolak sosial. Termasuk, gejolak Perguruan pencak silat.
 
"Di sini banyak elemen masyarakat, termasuk termasuk perguruan pencak silat. Selain mengantisipasi pandemi, jangan sampai pilkada menimbulkan konflik antar mereka," harap Ketua Fraksi NasDem ini.
 
Di sisi lain, Komisioner KPU Ponorogo Divisi Teknis, Arwan Hamidi menjelaskan saat ini pihaknya masih menunggu regulasi teknis dari KPU RI. "Hal tersebut belum masuk dalam PKPU proses pemungutan dan rekapitulasi suara," katanya. 
 
Pihaknya memastikan bahwa segala upaya akan dilakukan untuk mencapai target partisipasi pemilih yang mencapai 77,5 persen. "Prinsipnya, regulasi yang dibuat penyelenggara akan mendengar seluruh masukan. Kami tegak lurus dengan KPU RI," katanya. 
 
Sebelumnya, Komisi Pemilihan Umum ( KPU) mengusulkan metode pemungutan suara tambahan di Pilkada 2020 berupa kotak suara keliling.
 
Melalui metode ini, petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara ( KPPS) berkeliling dari satu rumah ke rumah lainnya untuk memfasilitasi pemilih menggunakan hak suara mereka.
 
Untuk diketahui, PIlkada kabupaten Ponorogo diikuti dua pasang calon. Pasangan Nomor 1 Sugiri Sancoko-Lisdyarita dan nomor 2 pasangan Ipong Muchlissoni-Bambang Tri Wahono. rko

Berita Terbaru

Berakhir di Balik Jeruji — Tersangka Dugaan Pungli ESDM Jatim Oni Setiawan Meninggal Usai Alami Serangan Jantung

Berakhir di Balik Jeruji — Tersangka Dugaan Pungli ESDM Jatim Oni Setiawan Meninggal Usai Alami Serangan Jantung

Sabtu, 19 Sep 2026 12:16 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 12:16 WIB

SURABAYA0AGI.com, Surabaya — Kabar duka datang dari penanganan perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pungutan liar (pungli) di lingkungan Dinas Energi d…

Benahi Profesi dari Dalam — Ketua Umum AAI Tjandra Sridjaya Dorong Advokat Perkuat Kompetensi dan Kebersamaan

Benahi Profesi dari Dalam — Ketua Umum AAI Tjandra Sridjaya Dorong Advokat Perkuat Kompetensi dan Kebersamaan

Sabtu, 19 Sep 2026 12:15 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 12:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Pembenahan profesi advokat tidak cukup hanya dengan memperkuat organisasi. Peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), k…

Kick Off Hari Santri di Lamongan, Diawali Jelajah Santri Sako Pramuka Pandu Ma’arif

Kick Off Hari Santri di Lamongan, Diawali Jelajah Santri Sako Pramuka Pandu Ma’arif

Sabtu, 19 Sep 2026 10:57 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 10:57 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Kick off peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 di Kabupaten Lamongan, diawali dengan kegiatan Jelajah Santri Sako Pramuka P…

Puluhan Ribu Alumni Gontor Padati Pondok Jelang Peringatan 100 Tahun

Puluhan Ribu Alumni Gontor Padati Pondok Jelang Peringatan 100 Tahun

Sabtu, 19 Sep 2026 10:44 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 10:44 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Puluhan ribu alumni Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) dari berbagai penjuru dunia memadati kawasan pondok untuk mengikuti…

Minat Investasi Emas Menguat, HSBC Indonesia Hadirkan Reksa Dana Saham Syariah

Minat Investasi Emas Menguat, HSBC Indonesia Hadirkan Reksa Dana Saham Syariah

Sabtu, 19 Sep 2026 09:29 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 09:29 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Meningkatnya perhatian investor terhadap emas sebagai bagian dari diversifikasi portofolio mendorong PT Bank HSBC Indonesia (HSBC I…

Gugatan Sengketa Lahan Tidak Diterima, Kiagus : Silahkan Ambil Lahan, Ganti Investasi Kami

Gugatan Sengketa Lahan Tidak Diterima, Kiagus : Silahkan Ambil Lahan, Ganti Investasi Kami

Jumat, 18 Sep 2026 21:41 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 21:41 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun — Direktur PT Jatim Parkir Center (JPC), Kiagus Firdaus, membuka peluang penyelesaian sengketa lahan melalui negosiasi setelah Pen…