Tolak UU Omnibus Law, Demonstran Geruduk DPRD Jombang

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Massa demonstran saat lakukan aksi di depan gedung DPRD Jombang. (SP/M. Yusuf)
Massa demonstran saat lakukan aksi di depan gedung DPRD Jombang. (SP/M. Yusuf)

i

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Gelombang penolakan Undang-Undang Omnibus Law Cipta Karya datang dari ratusan aktivis mahasiswa dan buruh di Kabupaten Jombang, Jawa Timur.

Massa aksi demonstrasi yakni berasal dari Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Jombang, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Jombang, Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Jombang, KAMMI Jombang.

Dimulai dari bundaran Ringin Contong, sekitar pukul 09.00 WIB, massa demonstran bergerak melakukan long march geruduk gedung DPRD Jombang. Didepan gedung wakil rakyat, massa aksi terus melakukan orasi sambil membentangkan poster menolak UU Cipta Kerja.

Akibatnya, jalan yang melintasi gedung DPRD di Jalan KH Wahid Hasyim 110, Jombang, sementara ditutup atau dialihkan. Massa aksi mendapat pengawalan ketat dari aparat Polres Jombang.

Salah satu peserta aksi Fia Bella Kusuma (20), Mahasiswi Stikes ICMI Jombang mengatakan, bahwa sebagai mahasiswa dirinya turut andil dalam penolakan UU Cipta Kerja.

"Nantinya kan kita nggak tahu kerja dimana. Menurut saya, pasal-pasal yang dikeluarkan ini sangat merugikan masyarakat, terus menguntungkan para investor dari luar. Ini sangat merugikan orang Indonesia," katanya, kepada jurnalis usai aksi, Jumat (09/10/2020).

Fia mengungkapkan, salah satu poin yang dianggap merugikan buruh yakni soal outsourching, cuti kerja dan cuti melahirkan. "Itu kan menyusahkan sekali. Seperti melahirkan masak ya ditunda. Itu kan suatu hal yang tidak bisa ditunda," tukasnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Jombang, Mas'ud Zuremi menerangkan, bahwa pihaknya tidak ada pemberitahuan soal audiensi dengan DPRD. Yang ada hanya pemberitahuan aksi kepada Kapolres Jombang.

"Untuk itu kami temui teman-teman aktivis mahasiswa disini. Dan sikap kami DPRD Jombang, ikut menolak. Dalam tanda kutip ya, manakala ada.pasal-pasal, ayat-ayat yang tidak berpihak kepada rakyat, buruh, dan masyarakat," pungkasnya.

Massa demonstran membubarkan diri sekitar pukul 10.15 WIB. Mereka kembali longmarch dari gedung wakil rakyat menuju bundaran Ringin Contong.

Perlu diketahui, bahwasanya Rancangan Undang-Undang (RUU) Omnibus Law Cipta Kerja telah disahkan oleh anggota dewan yang digelar dalam Rapat Paripurna DPR RI pada Senin, (05/10/2020) sore.(suf)

Berita Terbaru

Bupati Gresik Lantik Kades PAW Desa Laban, Fokus Percepatan Infrastruktur dan Akses Wilayah

Bupati Gresik Lantik Kades PAW Desa Laban, Fokus Percepatan Infrastruktur dan Akses Wilayah

Selasa, 07 Apr 2026 23:03 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 23:03 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Pemerintah Kabupaten Gresik melantik Mujiani sebagai Kepala Desa Laban, Kecamatan Menganti, dalam prosesi pengambilan sumpah jabatan …

Warga Josenan Tegas Tolak KKMP di Lapangan, Nilai Hasil Pertemuan Masih Banyak Ganjalan

Warga Josenan Tegas Tolak KKMP di Lapangan, Nilai Hasil Pertemuan Masih Banyak Ganjalan

Selasa, 07 Apr 2026 20:43 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 20:43 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun, – Penolakan warga terhadap rencana pembangunan Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) di Lapangan Josenan, Kecamatan Taman, Kota Madi…

Realisasi PAD Triwulan I Capai 20 Persen, Bapenda Kota Madiun Lakukan Evaluasi

Realisasi PAD Triwulan I Capai 20 Persen, Bapenda Kota Madiun Lakukan Evaluasi

Selasa, 07 Apr 2026 20:41 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 20:41 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Madiun terus menggenjot capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui evaluasi dan opt…

Sesuai Tahapan, DPRD Sumenep Tuntaskan Tiga Raperda 2026 

Sesuai Tahapan, DPRD Sumenep Tuntaskan Tiga Raperda 2026 

Selasa, 07 Apr 2026 20:28 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 20:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Sumenep- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumenep menggelar Rapat Paripurda DPRD Sumenep dengan agenda Penandatanganan Naskah…

Perkuat Peralatan Gardu Induk Manisrejo dan Ngawi, PLN UIT JBM Pastikan Sistem Kelistrikan Makin Andal

Perkuat Peralatan Gardu Induk Manisrejo dan Ngawi, PLN UIT JBM Pastikan Sistem Kelistrikan Makin Andal

Selasa, 07 Apr 2026 20:14 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 20:14 WIB

SurabayaPagi, Madiun – PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat keandalan sistem transmisi d…

100 Ton Pupuk Ilegal Dimusnahkan, Kejari Tanjung Perak Bongkar Ancaman Nyata bagi Petani

100 Ton Pupuk Ilegal Dimusnahkan, Kejari Tanjung Perak Bongkar Ancaman Nyata bagi Petani

Selasa, 07 Apr 2026 18:02 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 18:02 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Langkah tegas ditunjukkan Kejaksaan Negeri Tanjung Perak dengan memusnahkan 100 ton pupuk ilegal dari dua perkara pidana berbeda.…