Bakal Hujan Deras Disertai Angin Kencang

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pemkot Surabaya melakukan aksi bersih-bersih selokan sebagai antisipasi menjelang masuknya musim penghujan yang rawan terjadi banjir. SP/Patrik Cahyo
Pemkot Surabaya melakukan aksi bersih-bersih selokan sebagai antisipasi menjelang masuknya musim penghujan yang rawan terjadi banjir. SP/Patrik Cahyo

i

Problem Utama Banjir Surabaya adalah Endapan Sampah

 

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Sejak Sabtu (10/10/2020), beberapa wilayah Surabaya sudah diguyur hujan deras disertai angin kencang. Namun, beruntung, Surabaya tidak separah seperti DKI Jakarta. Bila Jakarta diguyur hujan deras, langsung timbul genangan banjir. Namun, Surabaya pada Sabtu kemarin, masih belum. Namun, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi, Surabaya akan diguyur hujan deras dengan disertai angin kencang. Bahkan, BMKG pun mengingatkan warga kota Surabaya dan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya untuk segera mengantisipasi agar tidak terjadi genangan banjir. Pasalnya, beberapa wilayah di Surabaya menjadi langganan banjir, seperti di HR Muhammad, Mayjend Sungkono, Tandes, Simo, hingga di daerah Gayungan dan Siwalankerto Surabaya.

 

Dari catatan Surabaya Pagi, setidaknya ada 32 titik rawan banjir di Surabaya. Pada hujan deras terakhir pada bulan Mei 2020 lalu, saat curah hujan mengguyur kota Surabaya. Beberapa titik pun langsung tergenang banjir. Bahkan, genangan banjir bisa setinggi 20 – 30 centimeter.

32 titik rawan banjir itu diantaranya di Jalan Doho Keputran, Jalan WR. Supratman, di wilayah Rungkut Tengah, Villa Bukit Mas, Jalan HR Muhammad, Jalan Lontar, Jalan Darmo Indah Timur, Jalan Raya Kupang Jaya, daerah Tandes dan Balongsari, di wilayah Kertintang, Jalan Ploso, wilayah Pacar Keling, wilayah Mulyorejo, hingga di kawasan elit Galaxy dan Citraland.

Sementara daerah yang cukup parah terutama genangan banjir, yakni di daerah Simo Mulyo dan Simo Hilir, serta di daerah Perumnas Manukan. Dimana daerah tersebut bisa mencapai genangan 60 sampai 80 centimeter.

Sementara, wilayah Mayjend Sungkono, khususnya di sepanjang jalan depan kompleks Darmo Park I dan II hingga menjelang Jalan Padmosusastro Surabaya, bisa mencapai setinggi 30 – 50 centimeter. Namun, saat hujan Sabtu (10/10/2020) kemarin, situasi masih terkendali.

“Hujan Sabtu kemarin masih belum keliatan sih mas, sudah keliatan genangan tapi tidak sampai banjir. Soalnya saya lihat, sudah mulai ada pengerjaan pembersihan yah sama Pemkot. Semoga aja nanti gak banjir lagi,” kata Theresia, saat ditemui Surabaya Pagi, di salah satu restoran cepat saji, Minggu (11/10/2020) siang.

 

Pemkot Bersih-bersih

Melihat mulai memasuki musim penghujan, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melakukan antisipasi musim hujan dengan melakukan pengecekan saluran air hingga melakukan kerja bakti di beberapa titik di Kota Surabaya.

Seperti beberapa kawasan yang sering mengalami genangan air, yaitu saluran air yang terletak di kawasan Jalan HR – Muhammad - Mayjen Sungkono – Wonokitri  hingga Padmosusastro untuk dilakukan pengerukan dari endapan sampah.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Pematusan (DPUBMP), Erna Purnawati mengatakan, saluran air tersebut sebenarnya adalah saluran diversi Gunung Sari. Namun karena wilayah yang dikunjungi masih irigasi. Makanya, yang harus dilakukan adalah mengeruk sampahnya.

“Kalau yang Banyu Urip sampai Sememi kan sudah dikonversi (diturunkan) sudah dikerjakan. Tetapi kalau yang wilayah tadi masih saluran irigasi. Jadi kami keruk-keruk sampahnya,” kata Erna Purnawati, Minggu (11/10/2020).

Tidak hanya lokasi tersebut, seperti Kampung Seng, Jalan Pegirian, Kecamatan Semampir juga menjadi bagian penting dengan melakukan pengerukan endapan sampah.

Erna menegaskan dari DPUBMP Surabaya, hasil kerja bakti yang telah dilakukan, berhasil mengumpulkan sampah sebanyak 15 dump truk. Plt Bappeko ini pun menyebut, ada tiga alat berat yang diturunkan untuk membersihkan wilayah itu. “Kemudian petugas yang dikerahkan sekitar 100 orang. Mereka terdiri dari satgas PU Bina Marga dan DKRTH. Hingga malam ini masih tetap berlangsung,” ungkapnya.

Erna menambahkan bila sebanyak 22 dump truk telah membersihkan dan mengangkat endapan sampah.

“Jadi, setelah kami hitung semuanya, hasil pembersihan saluran kemarin sebanyak 22 dump truk. Hasil di Saluran Pegirian 8 dump truk sampah dan di Kampung Seng 14 dump truk sampah,” imbuhnya.

 

Buang Sampah Sembarangan

Menurutnya, hasil pembersihan dan pengerukan sampah di saluran Kampung Seng memang banyak karena di samping-samping saluran itu ada rumah-rumah yang belakangnya dapur. Biasanya, warga membuang sampahnya langsung ke saluran itu.

“Sebenarnya sudah rutin kami bersihkan setiap 3 bulan sekali. Tapi ya gitu, airnya sampai tidak kelihatan karena dari saking banyaknya sampah,” tegasnya.

Lanjutnya, Erna berharap ke depannya harus digiatkan lagi sosialisasi untuk tidak membuang sampah sembarangan, apalagi ke saluran air. Sebab, apabila saluran ini tersumbat sampah, maka bukan tidak mungkin nanti akan terjadi genangan di kawasan tersebut dan yang rugi nanti warga sendiri.

“Jadi, ke depannya harus diubah gaya hidupnya, tidak membuang sampah lagi ke saluran itu, supaya nanti kalau musim hujan salurannya lancar tidak tersumbat sampah,” harapnya.

 

Saluran Mampet

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kebersihan dan Ruang Terbuka Hijau (DKRTH) Surabaya, Anna Fajriatin mengatakan bila pembersihan saluran kali ini, di fokus untuk mencegah datangnya saluran air ditemukan dan segera dibersihkan agar saluran air terus dapat berjalan normal. ”Kalau untuk lokasi Mayjend Sungkono, Wonokitri, ada beberapa bangunan liar. Lalu kita komunikasikan dengan warga,” katanya.

Anna berharap bila ke depan dalam menjaga kebersihan tiap-tiap wilayah dibutuhkan pula kerjasama warga untuk ikut serta peduli dengan lingkungan.

Misalnya membuat agenda kerja bakti rutin dengan warga setempat sesuai dengan wilayah. “Yang tidak kalah pentingnya adalah kesadaran warga juga sangat dibutuhkan untuk menjaga lingkungan sekitar,” tuturnya.

Ia juga berharap warga bisa ikut serta menjaga kebersihan di wilayahnya masing-masing. Bahkan, ia berharap kerja bakti rutin di setiap wilayah harus terus diaktifkan, apalagi menjelang musim hujan ini.

“Jadi, kesadaran warga juga sangat dibutuhkan untuk bersama-sama menjaga lingkungan sekitarnya, supaya nanti kalau musim hujan tidak ada lagi saluran yang tersumbat. Kerja bakti rutin harus segera dilakukan. Kami mengajak warga untuk bersama-sama membersihkan wilayahnya masing-masing,” pungkasnya. tyn/byt/mbi/pat/cr2/rmc

Berita Terbaru

Temui Tiga Tokoh Palestina di Surabaya, Gubernur Khofifah Bahas Penguatan Kerja Sama Produktif

Temui Tiga Tokoh Palestina di Surabaya, Gubernur Khofifah Bahas Penguatan Kerja Sama Produktif

Senin, 28 Sep 2026 09:25 WIB

Senin, 28 Sep 2026 09:25 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menerima tiga tokoh Palestina dalam pertemuan di Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya, M…

Sudah Disita, Objek Sengketa Jalan Rajawali Dipakai Usaha

Sudah Disita, Objek Sengketa Jalan Rajawali Dipakai Usaha

Senin, 28 Sep 2026 09:16 WIB

Senin, 28 Sep 2026 09:16 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Wakil Wali Kota Surabaya Armuji melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Jalan Rajawali Nomor 17, 19, dan 21, Surabaya, yang tengah…

Dua Tahun Berturut-turut, Kota Mojokerto Juara Umum Fesyar Regional Jawa

Dua Tahun Berturut-turut, Kota Mojokerto Juara Umum Fesyar Regional Jawa

Senin, 28 Sep 2026 09:07 WIB

Senin, 28 Sep 2026 09:07 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto– Kota Mojokerto kembali menjadi Juara Umum Festival Ekonomi Syariah (Fesyar) Regional Jawa untuk dua tahun berturut-turut, 2025 dan …

Kasih Karunia : Yesus sebagai Hakim

Kasih Karunia : Yesus sebagai Hakim

Senin, 28 Sep 2026 08:28 WIB

Senin, 28 Sep 2026 08:28 WIB

​Mazmur 94:2: “Bangunlah, ya Hakim bumi, balaslah kepada orang-orang congkak apa yang hak!” ​Melalui perumpamaan-Nya (seperti kisah Hakim yang Lalim dalam …

Kerangka Manusia di Tengah Lahan Tebu, Bikin Geger Warga Lamongan

Kerangka Manusia di Tengah Lahan Tebu, Bikin Geger Warga Lamongan

Senin, 28 Sep 2026 08:23 WIB

Senin, 28 Sep 2026 08:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan — Misteri menyelimuti kawasan Hutan Petak 23 A, Desa Tenggerejo, Kecamatan Kedungpring, Kabupaten Lamongan. Kerangka manusia d…

4 Wakil ke Semifinal Bulu Tangkis Perorangan

4 Wakil ke Semifinal Bulu Tangkis Perorangan

Senin, 28 Sep 2026 08:20 WIB

Senin, 28 Sep 2026 08:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Indonesia meloloskan empat wakil ke babak semifinal bulu tangkis perorangan Asian Games 2026 setelah melalui babak perempat final…