Langgar Prokes Saat Hajatan, Kepala Kanwil Kemenag Jombang di Sanksi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Satpol PP Jombang tunjukkan surat bukti pelanggaran dan sanksi terhadap Kepala Kanwil Kemenag Jombang. SP/ M. Yusuf
Satpol PP Jombang tunjukkan surat bukti pelanggaran dan sanksi terhadap Kepala Kanwil Kemenag Jombang. SP/ M. Yusuf

i

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Kepala Kantor Wilayah Kemenag Jombang, Taufiq Abdul Jalil, mendapat sanksi akibat melanggar protokol keaehatan saat menggelar acara pernikahan di salah satu hotel terkenal di Jombang pada Minggu, (04/10/2020) yang lalu.

Kepala Bidang Ketertiban Umum dan Sumber Daya Aparatur Satpol PP Jombang, Haris Aminuddin menjelaskan, bahwa Taufiq terbukti melanggar protokol kesehatan dengan tidak menjaga jarak fisik atau physical distancing saat berada didalam gedung.

"Untuk bukti kesalahan memang sudah kita ketahui bersama ya. Bahwa dari sisi video dan foto memang di situ tidak dapat dipungkiri. Pertama banyak kerumunan, kedua untuk konsumsi dilakukan dengan cara prasmanan," jelasnya, kepada jurnalis, Senin (12/10/2020).

Haris menegaskan, hal itu bertentangan dengan peraturan bupati (Perbup) nomor 57 tahun 2020. Maka dari itu, pihaknya memberikan sanksi sesuai dengan Pasal 10 huruf (b) Perbup 57 Tahun 2020. Yakni sanksi denda administratif sebesar Rp 300 ribu.

"Denda Rp 300 ribu kepada penyelenggara, yaitu Kepala Kemenag Jombang. Kita juga memberikan sanksi denda terhadap pihak hotel pada Kamis, (08/10) sebesar Rp 300 ribu," tegasnya.

Haris menerangkan, bahwa Taufiq mengakui telah melanggar protokol kesehatan di hajatan pernikahan putri pertamanya. Penyelenggara tidak bisa mengontrol tamu yang datang, sehingga terjadi kerumunan didalam gedung.

"Untuk klarifikasi, Bapak Kepala Kemenag telah mengakui tidak dapat mengendalikan tamu. Banyak tamu yang tidak diundang namun hadir. Sehingga pelaksanaan tidak sesuai protokol kesehatan," terangnya.

Sementara itu, salah satu panitia hajatan Emy Chulaimi mengakuinya, bahwa acara hajatan pernikahan putri Kepala Kemenag Jombang tidak dapat di kontrol. Namun pihak panitia sudah berupaya menerapkan prokes.

"Kami panitia  sudah berupaya menerapkan prokes, seperti menyediakan tempat cuci tangan, menyediakan masker, thermo gun, hand sanitizer hingga pamflet imbauan prokes," akunya.

Menurut Emy, pihak panitia sudah berusaha semaksimal dan seoptimal mungkin menerapkan protokol kesehatan dalam acara hajatan tersebut. Memang tamu yang hadir kebanyakan tamu yang tidak diundang.

"Beliau ini kan temannya banyak, dan juga sebagai ketua alumni Pondok Bahrul Ulum. Mungkin itulah sehingga terjadi over load," pungkasnya.(suf)

Berita Terbaru

Sentuhan Humanis Kapolres Gresik di SLB

Sentuhan Humanis Kapolres Gresik di SLB

Kamis, 09 Apr 2026 19:40 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 19:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik — Suasana penuh kehangatan dan haru menyelimuti kegiatan kunjungan Kapolres Gresik Ramadhan Nasution di SLB Kemala Bhayangkari 2 G…

SK Palsu Berkedok Rekrutmen PNS, Belasan Warga Datangi Kantor Pemkab Gresik

SK Palsu Berkedok Rekrutmen PNS, Belasan Warga Datangi Kantor Pemkab Gresik

Kamis, 09 Apr 2026 19:13 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 19:13 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik — Dugaan penipuan rekrutmen pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik mulai terkuak setelah b…

KPK Geledah Rumah Pengusaha EO Madiun, Bawa Satu Handphone 

KPK Geledah Rumah Pengusaha EO Madiun, Bawa Satu Handphone 

Kamis, 09 Apr 2026 16:14 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 16:14 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Satu unit handphone dibawa Komisi Pemberantasan Korupsi dari hasil penggeledahan di rumah pengusaha event organizer Faizal Rachman d…

Dinkes Catat Ratusan Anak di Surabaya Terdata Suspek Kasus Campak, Mayoritas Anak-anak

Dinkes Catat Ratusan Anak di Surabaya Terdata Suspek Kasus Campak, Mayoritas Anak-anak

Kamis, 09 Apr 2026 15:36 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 15:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dinas Kesehatan (Dinkes) Surabaya baru-baru ini mencatat terjadi lonjakan kasus terhadap suspek penyakit campak yang mana…

Masih Tunggu Anggaran, Trans Jatim di Malang Raya Bakal Tambah 2 Koridor

Masih Tunggu Anggaran, Trans Jatim di Malang Raya Bakal Tambah 2 Koridor

Kamis, 09 Apr 2026 15:28 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 15:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Perihal rencana dua koridor baru Bus Trans Jatim Malang Raya, saat ini masih menunggu anggaran dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur…

Banjir Lahar Semeru Mulai Terjang Sungai Besuk Kobokan dan Kali Lanang

Banjir Lahar Semeru Mulai Terjang Sungai Besuk Kobokan dan Kali Lanang

Kamis, 09 Apr 2026 15:19 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 15:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Status Gunung Semeru masih berada di level tiga atau siaga pasca hujan deras yang mengguyur kawasan Gunung Semeru mengakibatkan…