Evaluasi SPBE 2020 Masuki Tahap Wawancara

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Jadwal  Evaluasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) 2020.SP/DUDUNG
Jadwal  Evaluasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) 2020.SP/DUDUNG

i

SURABAYAPAGI.COM,Jakarta - Evaluasi terhadap penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) pada instansi pemerintah yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) telah masuk pada tahap wawancara. Wawancara ini diikuti oleh 128 instansi pemerintah dan dievaluasi oleh tim evaluator yang beranggotakan akademisi dari enam perguruan tinggi.

Tahap wawancara oleh tim evaluator ini diselenggarakan secara daring (online) dan dibagi kedalam tiga batch, dimana Batch 1 dilaksanakan pada 12-13 Oktober 2020, Batch 2 pada 15-16 Oktober 2020, dan Batch 3 pada 19-20 Oktober 2020. Pada tahap ini, tim evaluator akan melakukan klarifikasi dan validasi hasil isian evaluasi mandiri untuk memastikan hasil isian tingkat kematangan, tanggapan, dan bukti dukung.

Sebelum masuk di sesi wawancara dengan tim evaluator ini, pelaksanaan evaluasi SPBE tahun 2020 dimulai dengan kegiatan sosialisasi kepada evaluator internal pada kementerian, lembaga, dan pemda yang dilaksanakan pada 6-10 Juli 2020 lalu. Setelah itu dilanjutkan dengan evaluasi mandiri melalui aplikasi oleh evaluator internal kementerian, lembaga, dan pemda pada 13 Juli-28 Agustus 2020.

Tahapan selanjutnya adalah evaluasi dokumen yang dilakukan evaluator eksternal dan reviu pada 14-30 September 2020 dan kemudian dilanjutkan wawancara oleh tim evaluator. Tahap terakhir adalah pelaporan yang akan dilakukan pada 9 November - 4 Desember 2020, dimana pada tahap ini dilakukan perbaikan hasil reviu Kementerian PANRB, kemudian penyusunan rekomendasi dan laporan dari masing masing evaluator, serta pengolahan data.

Pada evaluasi SPBE tahun ini melibatkan enam perguruan tinggi sebagai tim evaluator. Adapun keenam perguruan tinggi yang terlibat adalah Universitas Indonesia (UI), Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS), Universitas Telkom, Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Gunadarma, dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS).

Sebelumnya, Deputi bidang Kelembagaan dan Tata Laksana Kementerian PANRB Rini Widyantini menegaskan bahwa pelibatan enam perguruan tinggi menjadi upaya pihaknya dalam memberikan penilaian yang objektif dan justifikasi penjelasan yang memadai. Menurutnya, evaluasi bertujuan untuk memantau sejauh mana kematangan dari penerapan SPBE di setiap instansi pemerintah, baik pusat maupun daerah.

Rini berharap pelaksanaan evaluasi SPBE tahun ini dapat menghasilkan kualitas yang lebih baik daripada pelaksanaan evaluasi SPBE tahun sebelumnya. Kualitas hasil penilaian SPBE sangat ditentukan dari evaluator eksternal, maka dari itu pihaknya mengharapkan agar setiap evaluator eksternal dapat memberikan penilaian dengan objektif dan memberikan justifikasi penjelasan yang memadai. Justifikasi penilaian menjadi sangat penting untuk menghasilkan penilaian yang objektif, transparan, dan kredibel. dud 

Berita Terbaru

Tristan, Lebih Muda 25 tahun, Panggil Olla Ramlan, Istri

Tristan, Lebih Muda 25 tahun, Panggil Olla Ramlan, Istri

Jumat, 18 Sep 2026 08:45 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 08:45 WIB

SURABAYAPAGI.com – Hubungan Olla Ramlan dan Tristan Molina ternyata sudah memasuki usia satu tahun. Di tengah perayaan tersebut, ada satu bagian dari pesan T…

Basarnas Pusing Evakuasi 129 korban

Basarnas Pusing Evakuasi 129 korban

Jumat, 18 Sep 2026 08:42 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 08:42 WIB

SURABAYAPAGI.com – Basarnas pusing jalani proses evakuasi 129 korban yang masih dinyatakan hilang. Ada beberapa opsi . Kepala Basarnas RI Mohammad Syafii m…

Presiden Beri Sinyal KPK Periksa Menteri Nusron

Presiden Beri Sinyal KPK Periksa Menteri Nusron

Jumat, 18 Sep 2026 08:40 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 08:40 WIB

SURABAYAPAGI.com – Jubir KPK Budi Prasetyo mengatakan, sikap dari Presiden dalam pernyataannya sehari lalu bisa dipandang sebagai dukungan terhadap upaya p…

UANG RP106,3 M DIDUGA TERKAIT NUSRON WAHID

UANG RP106,3 M DIDUGA TERKAIT NUSRON WAHID

Jumat, 18 Sep 2026 08:37 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 08:37 WIB

SURABAYAPAGI.com – Uang tunai sekitar Rp106,3 miliar di dalam 20 koper yang disita dari kediaman Arif Sugiyanto alias Gus A (mantan Bupati Kebumen) SAAT O…

BGN Masih Bergejolak Urusan SPPG

BGN Masih Bergejolak Urusan SPPG

Jumat, 18 Sep 2026 08:35 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 08:35 WIB

SURABAYAPAGI.com – Hingga September 2026, jumlah tersangka telah mencapai tujuh orang. Selain Dadan, Sony, dan Lodewyk, mereka yakni Asep Yusuf Somantri, Andri …

Dinding Kedap Suara hingga Tiga Bilik, Saksi Ungkap Temuan di Rumah Dharmahusada yang Diduga Dipakai Scamming

Dinding Kedap Suara hingga Tiga Bilik, Saksi Ungkap Temuan di Rumah Dharmahusada yang Diduga Dipakai Scamming

Kamis, 17 Sep 2026 21:34 WIB

Kamis, 17 Sep 2026 21:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Sebuah rumah di kawasan Dharmahusada Permai, Surabaya, menjadi sorotan dalam persidangan perkara dugaan sindikat penipuan daring l…