Kemnaker Gelar Indo Digital Entrepreneurship Summit di Mojokerto

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah saat menghadiri acara Indonesia Digital Entrepreneurship Summit di Hall Hotel Ayola, Kota Mojokerto, Jumat (23/10) sore. SP/Dwy
Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah saat menghadiri acara Indonesia Digital Entrepreneurship Summit di Hall Hotel Ayola, Kota Mojokerto, Jumat (23/10) sore. SP/Dwy

i

SURABAYA PAGI.COM, MojokertoPandemi COVID-19 telah mempercepat proses transformasi revolusi digital entrepreneurship di Indonesia. Pasalnya, industri yang menerapkan Work From Home (WFH) dan perubahan pola konsumsi masyarakat akibat pandemi meningkatkan penggunaan teknologi dalam segala aspek. 

Ini diungkapkan Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah dalam acara Indonesia Digital Entrepreneurship Summit di Hall Hotel Ayola, Kota Mojokerto, Jumat (23/10) sore.

Menaker menyebut, dari perspektif ketenagakerjaan, di satu sisi revolusi ini sangatlah baik karena dapat membuka banyak lapangan pekerjaan baru, terutama bagi angkatan kerja berpendidikan diploma dan universitas yang jumlahnya masih cukup signifikan. 

"Namun pada sisi lainnya, hal ini juga merupakan tantangan bagaimana menyiapkan angkatan kerja kita yang kondisinya saat ini masih banyak yang berpendidikan rendah, agar dapat siap menghadapi revolusi digital ini," ungkapnya.

Ida menjelaskan, data yang ada menunjukkan sekitar 55 persen lebih penduduk bekerja memiliki pendidikan rendah (SMP ke bawah) dan skill terbatas. Selain itu jumlah pekerja sektor informal juga masih lebih besar dibandingkan pekerja di sektor formal. 

Ia mengatakan, saat ini pemerintah terus mendukung inovasi digital entrepreneurship baik dari sisi regulasi maupun penyiapan SDM yang ada. 

"Dari Kemnaker sendiri kami terus berusaha mengembangkan regulasi ketenagakerjaan yang sudah ada agar dapat mengakomodir perkembangan ekosistem digital startup dan digital entrepreneurship yang mulai tumbuh kembang beberapa tahun terakhir," jelasnya.

Dalam hal penyiapan SDM, ujar Ida, Kemnaker telah mengembangkan kurikulum pelatihan yang berfokus pada aspek human digital dengan metode pembelajaran yang mengoptimalkan teknologi (blended learning).

"Dengan semua usaha ini diharapkan kita bisa siap mendorong digital entrepreneur sebagai salah satu ujung tombak pemulihan perekonomian di era digitalisasi dan bonus demografi pasca pandemi," cetusnya.

Masih kata Ida, melihat besarnya potensi dari revolusi digital di Indonesia, ia berharap acara ini dapat menjadi katalisator untuk semakin tumbuhnya digital entrepreneurship khususnya di Mojokerto dan Provinsi Jawa Timur. 

"Saya berharap ada banyak kaum muda dari Mojokerto yang akan menjadi digital entrepreneur dan mampu membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat. 

Percayalah, tantangan pandemi, digitalisasi dan bonus demografi akan dapat kita lalui dengan baik," pungkasnya. dwy

Berita Terbaru

Lewat Kontes Ternak, Pemkab Lumajang Cari Kambing Senduro dan Domba Unggulan

Lewat Kontes Ternak, Pemkab Lumajang Cari Kambing Senduro dan Domba Unggulan

Rabu, 19 Agu 2026 15:12 WIB

Rabu, 19 Agu 2026 15:12 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Melalui kontes ternak yang disiapkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang, pihaknya mulai gencar mencari Kambing Senduro dan…

Sumur Warga Mengering, 25 Desa di Trenggalek Alami Krisis Air Bersih

Sumur Warga Mengering, 25 Desa di Trenggalek Alami Krisis Air Bersih

Rabu, 19 Agu 2026 14:57 WIB

Rabu, 19 Agu 2026 14:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Selama musim kemarau saat ini, BPBD Kabupaten Trenggalek mencatat terdapat 25 desa di 10 kecamatan yang mengalami kekurangan air…

Pastikan Layak Digunakan Masyarakat, Diperta Probolinggo Awasi Peredaran Obat Hewan

Pastikan Layak Digunakan Masyarakat, Diperta Probolinggo Awasi Peredaran Obat Hewan

Rabu, 19 Agu 2026 14:53 WIB

Rabu, 19 Agu 2026 14:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Guna memastikan obat hewan yang beredar di masyarakat memenuhi ketentuan dan masih layak digunakan, Dinas Peternakan Provinsi…

Dukung Swasembada Pangan, Diperta Probolinggo Gencarkan Gerakan Tanam Padi

Dukung Swasembada Pangan, Diperta Probolinggo Gencarkan Gerakan Tanam Padi

Rabu, 19 Agu 2026 14:47 WIB

Rabu, 19 Agu 2026 14:47 WIB

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Sebagai upaya meningkatkan luas tanam, produktivitas pertanian, sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah, Dinas Pertanian…

Pemkab Sidoarjo Anggarkan Rp26 Miliar per Tahun untuk Insentif 6 Ribu Guru Ngaji

Pemkab Sidoarjo Anggarkan Rp26 Miliar per Tahun untuk Insentif 6 Ribu Guru Ngaji

Rabu, 19 Agu 2026 14:05 WIB

Rabu, 19 Agu 2026 14:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Sebagai bentuk perhatian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo terhadap para guru ngaji, pihaknya akan menyiapkan insentif bagi…

Masa Tanam Ketiga: 156 Waduk di Gresik Mengering, Petani Mulai Gelisah Kebutuhan Pasokan Air

Masa Tanam Ketiga: 156 Waduk di Gresik Mengering, Petani Mulai Gelisah Kebutuhan Pasokan Air

Rabu, 19 Agu 2026 13:53 WIB

Rabu, 19 Agu 2026 13:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik - Selama musim kemarau, Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Gresik mencatat sebanyak 156 waduk dan 115 daerah irigasi mulai…