Siswa MI di Jombang Tewas Tenggelam Dibunuh Gegara Rp 200 Ribu

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Makam korban saat dibongkar untuk dilakukan autopsi.
Makam korban saat dibongkar untuk dilakukan autopsi.

i

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Seorang anak yang meninggal tenggelam di Sungai Kedung Cinet, Desa Klitih, Kecamatan Plandaan, Jombang, Jawa Timur, dibunuh oleh teman yang mengajaknya.

MARP (12), warga Desa Sambongdukuh, Kecamatan Jombang, yang masih duduk di kelas 6 Madrasah Ibtidaiyah (MI) itu dibunuh AHR (16), karena memiliki hutang untuk membeli game online.

Kasatreskrim Polres Jombang, AKP Cristian Kosasih mengungkapkan, bahwa motif pembunuhan dilatarbelakangi persoalan hutang. Pelaku dendam terhadap korban karena tak membayar hutangnya.

"Korban ini pernah pinjem uang ke tersangka Rp 200 ribu untuk beli game online, habis itu dia gak bayar. Lalu ia dendam dan dibawa ke Kedung Cinet itu," ungkapnya, saat dikonfirmasi, Sabtu (24/10/2020).

Saat korban diajak ke Kedung Cinet bersama temannya MA (17), tersangka mendorong korban ke cekungan sungai yang dalam. Selain itu, kepala korban juga diinjak tersangka agar tenggelam ke dasar sungai dan hanyut.

"Jadi korban dijorokin (didorong, red) di sungai, lalu kepalanya diinjak-injak. Lalu korban tenggelam dan hanyut di situ. Setelah itu pelaku balik ke rumah dan bilang ke orang tuanya kalau korban tenggelam," ujarnya.

Saat ini, AHR (16), telah ditetapkan sebagai tersangka pembunuhan berencana oleh polisi. Dan tersangka saat ini diamankan di Mapolres Jombang. Perlu diketahui, MARP tewas akibat tenggelam di dalam sungai Wisata Kedung Cinet, Desa Klitih, Kecamatan Plandaan, Jombang pada Rabu, (21/10/2020). Jasad korban dievakuasi sekitar pukul 16.00 WIB.(suf)

Berita Terbaru

Sekdaprov dan Banggar Pastikan Jatim Raih Predikat WTP dari BPK

Sekdaprov dan Banggar Pastikan Jatim Raih Predikat WTP dari BPK

Senin, 08 Jun 2026 19:40 WIB

Senin, 08 Jun 2026 19:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM - Tim Anggaran Pemerintah Provinsi dan Banggar DPRD Jawa Timur optimis mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dalam Laporan Hasil…

Surabaya Terapkan Penandaan NIK Penunggak Nafkah, Begini Tahapan dan Dasar Hukumnya

Surabaya Terapkan Penandaan NIK Penunggak Nafkah, Begini Tahapan dan Dasar Hukumnya

Senin, 08 Jun 2026 19:10 WIB

Senin, 08 Jun 2026 19:10 WIB

Surabaya Pagi.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memperkuat perlindungan hak anak pascaperceraian melalui mekanisme penandaan data kependudukan bagi…

Intervensi Harga Pangan, Khofifah Pastikan Stok Aman dan Distribusi Lancar Lewat Pasar Murah

Intervensi Harga Pangan, Khofifah Pastikan Stok Aman dan Distribusi Lancar Lewat Pasar Murah

Senin, 08 Jun 2026 19:08 WIB

Senin, 08 Jun 2026 19:08 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur menggelar pasar murah di Halaman Kelurahan Gunung Anyar, Surabaya, Sabtu (6/6/2026), sebagai upaya m…

Pramuka dan Relawan Suket Teki Nusantara Kolaborasi Lakukan Bedah Tiga Rumah Warga Kurang Mampu di Kota Kediri

Pramuka dan Relawan Suket Teki Nusantara Kolaborasi Lakukan Bedah Tiga Rumah Warga Kurang Mampu di Kota Kediri

Senin, 08 Jun 2026 17:55 WIB

Senin, 08 Jun 2026 17:55 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri – Perkemahan Wirakarya dalam program bedah rumah bagi warga kurang mampu di Kota Kediri mulai dilaksanakan. Sebanyak tiga rumah yang m…

Rehabilitasi Sekolah Rusak Sedang Proses Tender

Rehabilitasi Sekolah Rusak Sedang Proses Tender

Senin, 08 Jun 2026 17:26 WIB

Senin, 08 Jun 2026 17:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dispendikbud) Sidoarjo tahun ini akan menuntaskan rehabilitasi sekolah rusak. Puluhan sekolah…

Bupati Gresik Dorong SPPG Jadi Contoh Pengelolaan Sampah Berbasis Lingkungan

Bupati Gresik Dorong SPPG Jadi Contoh Pengelolaan Sampah Berbasis Lingkungan

Senin, 08 Jun 2026 17:19 WIB

Senin, 08 Jun 2026 17:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik — Pemkab Gresik terus memperkuat implementasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan menekankan aspek keberlanjutan lingkungan. B…