Peringati HUT Ke-19 Kota Batu, HKTI Bagikan 2.000 Bibit Unggul

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Peringati HUT ke-19 Kota Batu Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) bagikan bibit. SP/ JT
Peringati HUT ke-19 Kota Batu Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) bagikan bibit. SP/ JT

i

SURABAYAPAGI.com, Malang - Dalam memperingati HUT ke-19 Kota Batu, Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) meramaikan dengan membagi-bagikan bibit tanaman cabai dan terong. Upaya tersebut agar tumbuh petani muda yang juga cinta pada alam sekitar. Tak kurang ada sebanyak 2.000 bibit tanaman unggul yang dibagikan, Minggu (25/10/2020).

Bibit-bibit itu diberikan kepada semua warga, pengunjung dan wisatawan luar yang datang di seputar Alun-Alun Kota Batu. Kegiatan tersebut untuk meningkatkan peran tiap orang dalam menjaga ketahanan pangan sangat penting. Salah satunya, dengan menanam bibit untuk hari esok. Serta wujud kepedulian sosial yang tinggi, perlu ditingkatkan agar bisa ditiru para pemuda milenial.

Selain itu, Ketua Dewan Pimpinan Provinsi Jawa Timur Perempuan Tani HKTI, Lia Istifhama menyatakan peran penting tiap orang di muka bumi adalah menjaga alam dan lingkungan sekitar. Maka, wujud aksi nyata dengan gerak tanam pohon untuk satu nama satu pohon perlu didengungkan. Agar alam bisa terjaga serta terawat dengan baik.

Lia menambahkan, bahwa upaya membagi-bagikan bibit ini merupakan salah satu program gerakan HKTI. Momen ini juga sebagai penanda bahwa kepengurusan baru di Kota Batu terbentuk. 

HKTI bersama instansi pemerintahan dan masyarakat luas berharap peran petani dalam membudayakan gemar bertanam makin meningkat. Gerakan menanam pohon juga menjadi prioritas di kota yang memiliki tiga kecamatan ini. Sebab, dengan menanam bisa mengurangi longsor.

"Ini gerakan satu nama satu pohon. Demi kelangsungan hidup, udara jadi sejuk. Hewan pun tetap bisa mencari makan. Ayo peduli dan hidupkan lingkungan," ucapnya.

Sementara itu, Penasehat HKTI Kota Batu Wibi Asri Punjul Santoso menambahkan soal pentingnya menjaga ekosistem hayati dan flora. Yaitu, dengan bertanam satu nama satu pohon. 

Upaya tersebut agar bisa menanamkan generasi bangsa yang lebih cinta kepada alam dan lingkungan sekitar. Selain itu, agar generasi muda memahami pentingnya pendidikan bercocok tanam sejak dini. Dsy11

Berita Terbaru

Kuatkan Nilai Kebangsaan di Era Disrupsi, BHS Ajak Masyarakat Sebarkan Semangat Empat Pilar

Kuatkan Nilai Kebangsaan di Era Disrupsi, BHS Ajak Masyarakat Sebarkan Semangat Empat Pilar

Jumat, 07 Agu 2026 10:19 WIB

Jumat, 07 Agu 2026 10:19 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Di tengah derasnya arus informasi digital yang mengalir tanpa batas, ruang-ruang diskusi tentang nilai kebangsaan menjadi semakin…

Kontrak Impor Minyak dari Rusia, Dilakukan Negara, Bukan Lagi Pertamina

Kontrak Impor Minyak dari Rusia, Dilakukan Negara, Bukan Lagi Pertamina

Jumat, 07 Agu 2026 09:32 WIB

Jumat, 07 Agu 2026 09:32 WIB

  SURABAYAPAGI.com – Pemerintah Indonesia berencana membuat kontrak impor minyak jangka panjang dari Rusia. Saat ini proses impor tersebut sudah masuk tahap ke…

Mendagri, 79 Pemda Butuh Dana Alokasi Umum Rp 14 triliun

Mendagri, 79 Pemda Butuh Dana Alokasi Umum Rp 14 triliun

Jumat, 07 Agu 2026 09:30 WIB

Jumat, 07 Agu 2026 09:30 WIB

SURABAYAPAGI.com – 79 pemerintah daerah butuh tambahan dana alokasi umum dari pemerintah pusat. Jumlahnya mencapai Rp 14 triliun. Mendagri Tito juga bilang s…

UMKM Ajukan KUR Hingga Rp 100 juta tak Perlu Agunan Tambahan

UMKM Ajukan KUR Hingga Rp 100 juta tak Perlu Agunan Tambahan

Jumat, 07 Agu 2026 09:28 WIB

Jumat, 07 Agu 2026 09:28 WIB

SURABAYAPAGI.com – Pemerintah melalui Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menegaskan pengajuan Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan plafon hingga R…

Garis Kemiskinan Tercatat Sebesar Rp 669.235 per Kapita per Bulan

Garis Kemiskinan Tercatat Sebesar Rp 669.235 per Kapita per Bulan

Jumat, 07 Agu 2026 09:23 WIB

Jumat, 07 Agu 2026 09:23 WIB

SURABAYAPAGI.com – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat kenaikan garis kemiskinan pada bulan Maret 2026. Garis kemiskinan merupakan batas pengeluaran yang d…

BGN Temukan Data Ganda Penerima MBG 6 Juta Orang

BGN Temukan Data Ganda Penerima MBG 6 Juta Orang

Jumat, 07 Agu 2026 08:51 WIB

Jumat, 07 Agu 2026 08:51 WIB

SURABAYAPAGI.com – Badan Gizi Nasional (BGN) mengungkapkan temukan data ganda penerima hingga mencapai 6 juta orang. Kepala BGN Sudaryono mengatakan data g…