Ketahuan Plagiat, Via Vallen Malu

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Via Vallen
Via Vallen

i

 

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Via Vallen kembali membuat kehebohan di dunia musik K-Pop. Bila beberapa tahun lalu, pernah dituding tidak izin mengambil lagu Du-Du-DuDu-Du milik Blackpink. Kini, pelantun lagu Sayang, kesandung masalah baru. Video klip lagu terbarunya, Kasih Dengarlah Aku, disorot para penggemar K-Pop. Menurut mereka, video klip terbaru itu ada kesamaan alias dituding plagiat dengan video klip milik penyanyi korea, IU, dalam lagu Above The Time.

Namun, Via Vallen berkilah kalau ide pembuatan video klip itu dari sutradara. Hal ini diungkapkan Via Vallen, Minggu (25/10/2020). Menurut Via, kesamaan itu tidak ada unsur kesengajaan. Apalagi, tambah Via, ia juga tak banyak tahu tentang video klip artis-artis K-Pop. "Karena aku bukan penggemar Kpop secara umum, jadi enggak banyak tahu soal MV Kpop. (Kebanyakan MV Kpop yang aku lihat cuma Blackpink doang)" kata dia di Instagram Stories.

Tak hanya itu saja, Via Vallen juga mengaku akan menolak jika sebelumnya tahu bahwa konsep vieo klipnya sama seperti milik orang lain. Bahkan, Via Vallen tak segan meminta mengganti konsep video klip. Via Vallen merasa malu karena video klip tersebut sama dengan milik IU.

Melalui Insta Story miliknya, penyanyi kelahiran Sidoarjo, Jawa Timur ini juga menuliskan permintaan maafnya, baik kepada fans IU di Indonesia dan para Vianisty, penggemar Via Vallen.

Lewat akun Instagram pribadinya, Via Vallen meminta maaf kepada semua pihak yang dirugikan dalam persoalan ini. Ia juga mengakui video klipnya mirip dengan milik IU.

"Untuk IU, fans IU dan terutama vyanisty, juga pihak yang merasa dirugikan aku minta maaf soal MV terbaru aku yang ternyata memang mirip banget sama MVnya IU," tulis Via Vallen.

Bahkan, Via Vallen mengaku malu kepada penggemar dan fans K-Pop. “Kalau dari awal aku tahu bahwa MV "Kasih Dengarkanlah Aku" ini plek ketiplek sama MV orang lain sudah pasti 100�kalan minta ganti konsep. Jujur aku malu banget pas tahu," paparnya.

Meski telah meminta maaf, warganet sudah menyorot sikap Via Vallen yang menuding, tidak mungkin bila artis atau pembawa lagu tidak mengetahui konsepnya.

“Tidak mungkin bila sang artis tidak mengetahui konsep video klip. Itu hanya kilahnya saja,” seperti yang diutarakan warganet asal Korea, yang diterjemahkan kedalam bahasa Indonesia, Minggu (25/10/2020).

Dari video yang dilihat oleh Surabaya Pagi, sejak menit awal, adegan dari MV IU seolah-olah di-copy paste, secara detail. Bahkan jalan cerita dari kedua MV sama, bahkan properti yang digunakan juga serupa. Banyak adegan dalam musik video Via Vallen yang begitu sama dengan milik IU berjudul "Above the Time". Dan itu sudah terlihat dari awal video musik. Bahkan, wajah Via Vallen didandani seperti wanita Korea.

Fenomena plagiat yang diduga dilakukan oleh tim kreatif Via Vallen dalam pembuatan video klip sendiri, hingga Minggu (25/10/2020) masih menjadi trending topic di Twitter baik di Indonesia dan dunia. Tak sedikit penggemar IU yang bersuara di Twitter. Mereka menjelaskan bahwa musik video milik Via Vallen tidak original. Karena banyak adegan yang diambil dari musik video milik IU yang sudah ada lebih dulu dari 2019 lalu.

"MV terbaru penyanyi Indonesia Via Vallen telah meniru konsep dan jalan cerita MV Above The Time asli IU," cuit @IU_Canada. dsy

Berita Terbaru

MilkLife Kickers Runner-up Singa Cup 2026, Misi Cetak Talenta Timnas Jadi Target Berikutnya

MilkLife Kickers Runner-up Singa Cup 2026, Misi Cetak Talenta Timnas Jadi Target Berikutnya

Sabtu, 07 Nov 2026 17:09 WIB

Sabtu, 07 Nov 2026 17:09 WIB

SurabayaPagi, Singapura – MilkLife Kickers harus mengubur ambisi meraih gelar juara Singa Cup 2026 kategori Girls U14. Meski mengoleksi sembilan poin dari tiga …

Disbudpar Jatim Gelar Business Matching Penguatan Desa Wisata di Sidoarjo

Disbudpar Jatim Gelar Business Matching Penguatan Desa Wisata di Sidoarjo

Sabtu, 07 Nov 2026 16:09 WIB

Sabtu, 07 Nov 2026 16:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jatim mendorong serta memperkuat pengembangan desa wisata di wilayah Kabupaten Sidoarjo dengan…

Akses KUR Dipermudah, DPR RI Dorong Pelaku Ekonomi Kreatif Surabaya Naik Kelas

Akses KUR Dipermudah, DPR RI Dorong Pelaku Ekonomi Kreatif Surabaya Naik Kelas

Sabtu, 07 Nov 2026 14:39 WIB

Sabtu, 07 Nov 2026 14:39 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Akses permodalan menjadi salah satu tantangan yang harus dijawab untuk mempercepat pertumbuhan usaha ekonomi kreatif, terutama bagi p…

Fraksi PDI perjuangan DPRD Jatim Singgung Majadigi, Aduan Rakyat Harus Tuntas

Fraksi PDI perjuangan DPRD Jatim Singgung Majadigi, Aduan Rakyat Harus Tuntas

Sabtu, 07 Nov 2026 10:20 WIB

Sabtu, 07 Nov 2026 10:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Aplikasi Majapahit Digital (Majadigi) milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur didorong naik kelas menjadi platform…

Bupati Yuhronur Efendi Berangkatkan Peserta Ziarah Wali Songo Penerima Voucher Jalan Sehat HSN PCNU Lamongan

Bupati Yuhronur Efendi Berangkatkan Peserta Ziarah Wali Songo Penerima Voucher Jalan Sehat HSN PCNU Lamongan

Jumat, 06 Nov 2026 22:38 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 22:38 WIB

SURABAYAPAGI COM, Lamongan – Bupati Lamongan Yuhronur Efendi memberangkatkan peserta ziarah Wali Songo, penerima voucher dalam rangkaian kegiatan Jalan Sehat H…

Waduk Karangkates Disulap Jadi Pembangkit Energi Surya 133 MWp, PLN Kawal Percepatan Proyek

Waduk Karangkates Disulap Jadi Pembangkit Energi Surya 133 MWp, PLN Kawal Percepatan Proyek

Jumat, 06 Nov 2026 19:04 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 19:04 WIB

SurabayaPagi, Malang – Permukaan Waduk Karangkates di Kabupaten Malang, Jawa Timur, disiapkan menjadi sumber energi listrik bersih melalui pembangunan P…