Serapan Anggaran Rendah, Pjs Bupati Evaluasi 10 OPD

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pjs Bupati Mojokerto, Himawan Estu Bagijo saat menjelaskan terkait seraoan anggaran pada APBD Kabupaten Mojokerto tahun 2020.
Pjs Bupati Mojokerto, Himawan Estu Bagijo saat menjelaskan terkait seraoan anggaran pada APBD Kabupaten Mojokerto tahun 2020.

i

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto -  Rendahnya serapan anggaran pada APBD tahun 2020 di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto membuat ketar ketir Pjs Bupati, Himawan Estu Bagijo.

Pasalnya, hingga memasuki bulan September 2020 kemarin, serapan anggaran baru mencapai 52 persen. Kepada wartawan, Himawan mengatakan Ia baru mengetahui terkait jumlah serapan anggaran saat  pertama kali masuk ke Pemkab Mojokerto pada 26 September lalu.

"Setiba di Pemkab Mojokerto, saya langsung melakukan rapat koordinasi dengan seluruh OPD. Dan disitu saya baru tahu kalau serapannya masih 52 persen sekian," ujarnya, Selasa (27/10) kemarin.

  Kepala Dinas Tenaga Kerja Provinsi Jawa Timur ini menegaskan, seharusnya memasuki semester akhir, serapan harus sudah diatas angka 62 persen.

"Karena itu saya meminta daftar 10 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang serapannya paling rendah kepada Assisten," tegasnya. Dari daftar tersebut, Himawan lantas memerintahkan Kepala OPD nya untuk membuat tela'ahan sendiri terkait kendala yang membuat serapannya minim.

"Selain itu, saya juga mendesak mereka untuk membuat progmosis dengan membuat time line yaitu akhir Oktober untuk di evaluasi kembali," terangnya. Himawan menyebut, dari hasil evaluasi ada sejumlah kendala yang menyebabkan rendahnya serapan anggaran Pemkab. Diantaranya, banyaknya jabatan yang masih di Plt kan dan regulasi yang sering berubah-rubah. 

"Bayangkan saja, hingga hari ini ada 164 jabatan yang masih di Plt kan. Ini akan menjadi sulit, jika itu adalah jabatan esselon II. Sehingga selain beban tugas yang tambah berat, kewenangannya juga terbatas," imbuhnya. Meskipun serapan anggaran Kabupaten Mojokerto masih rendah, namun Pjs Bupati tetap optimis di akhir tahun nanti target akan tercapai sebesar 89 persen.

"Insya Allah, karena pada umumnya ini terjadi pada kegiatan fisik yang cukup besar. Biasanya pada November, langsung melejit, sebab paruh proses pencairan," katanya. Akan tetapi, dirinya tidak memaksakan kepada OPD jika memang tidak mampu tercapai. Dia menekankan kepada OPD agar melaksanakan sesuai dengan aturan, tapi yang lebih ditekankannya adalah kualitas dari penggunaan anggaran tersebut.

"Bisa dipertanggung jawabkan, itu yang lebih penting. Jika tak mampu diserap, di Silpa juga tidak masalah. Untuk apa serapan tinggi, tapi kualitas pengerjaan kita rendah," pungkasnya. dwy

Tag :

Berita Terbaru

Tingkatkan Mutu dan Kualitas Pendidikan, Pondok Pesantren Sunan Drajat  Luncurkan 12 Modul Pembelajaran

Tingkatkan Mutu dan Kualitas Pendidikan, Pondok Pesantren Sunan Drajat Luncurkan 12 Modul Pembelajaran

Kamis, 21 Mei 2026 18:09 WIB

Kamis, 21 Mei 2026 18:09 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Langkah besar Pondok Pesantren Sunan Drajat dalam wujudkan Pesantren percontohan, dan meningkatkan kualitas pendidikan terus…

Program CKG, Dinkes Sidoarjo Optimis Target 46 Persen Tercapai

Program CKG, Dinkes Sidoarjo Optimis Target 46 Persen Tercapai

Kamis, 21 Mei 2026 17:38 WIB

Kamis, 21 Mei 2026 17:38 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Pemerintah Kabupaten Sidoarjo melalui Dinas Kesehatan mengimbau masyarakat  untuk memanfaatkan semaksimal mungkin layanan Cek …

PT PAL Indonesia Percepat Produksi LPD, Menko AHY : Bukti Transformasi Industri Maritim

PT PAL Indonesia Percepat Produksi LPD, Menko AHY : Bukti Transformasi Industri Maritim

Kamis, 21 Mei 2026 16:12 WIB

Kamis, 21 Mei 2026 16:12 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya — PT PAL Indonesia berhasil mempercepat produksi Landing Platform Dock (LPD). Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan K…

Jejak Kontroversial Jayadi: Dari Dukun Sunat, Politisi, hingga Jadi Tersangka Pencabulan Santri di Ponorogo

Jejak Kontroversial Jayadi: Dari Dukun Sunat, Politisi, hingga Jadi Tersangka Pencabulan Santri di Ponorogo

Kamis, 21 Mei 2026 15:08 WIB

Kamis, 21 Mei 2026 15:08 WIB

  SURABAYA PAGI, Ponorogo-Kasus dugaan kekerasan asusila yang menjerat Jayadi (55), pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Tahfidzul Qur'an Raden Wijaya di …

KAI Daop 7 Madiun Sosialisasikan Keselamatan dan Keamanan Perjalanan Kereta Api di Perlintasan Sebidang

KAI Daop 7 Madiun Sosialisasikan Keselamatan dan Keamanan Perjalanan Kereta Api di Perlintasan Sebidang

Kamis, 21 Mei 2026 12:51 WIB

Kamis, 21 Mei 2026 12:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Tepat tanggal 20 Mei 2026 merupakan Hari Kebangkitan Nasional, menjadi momentum bagi bangsa Indonesia untuk merefleksikan semangat…

Serapan Tenaga Kerja Berdaya Saing Global, Jatim Lepas 3.600 Lulusan SMK dan LKP ke Luar Negeri

Serapan Tenaga Kerja Berdaya Saing Global, Jatim Lepas 3.600 Lulusan SMK dan LKP ke Luar Negeri

Kamis, 21 Mei 2026 12:46 WIB

Kamis, 21 Mei 2026 12:46 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti melepas 3.600 lulusan Sekolah Me…