Calon Tunggal Bupati Kediri Blusukan Pasar dan Kunjungi Wisata Desa

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Mas Ditho (baju hitam) saat mengunjungi wisata Desa Ringinrejo, Kabupaten Kediri
Mas Ditho (baju hitam) saat mengunjungi wisata Desa Ringinrejo, Kabupaten Kediri

i

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Calon tunggal Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramono meneruskan agenda kampanyenya. Kali ini ia blusukan ke Pasar Sambi dan wisata desa serta sentra budidaya ikan di Sumber Bendo, Desa Ringinrejo, Kecamatan Ringinrejo, Kabupaten Kediri. 
 
"Di Pasar Sambi ini jumlah pedagangnya cukup banyak. Lalu saya tanya apakah berkenan dibangunkan pasar lebih layak, ternyata persoalan yang dihadapi adalah pengelolaan sampah. Ini perlu dipikirkan dengan matang, sampah harus dipisahkan dan harus diurai," kata Mas Dhito, panggilan akrab putra Seskab Pramono Anung.
 
Ada ratusan pedagang yang berjualan di Pasar Sambi. Mereka terbagi dalam tiga kelompok. Pertama, pedagang yang berjualan sejak 02.00 WIB - 06.00 WIB mencapai 600 orang. Kedua, pedagang yang berjualan mulai dari pukul 07.00 WIB hingga siang hari sebanyak 250 orang dan terakhir berjualan pada sore hari sekitar 100 pedagang.
 
Berbeda dari Pasar Sambi, di Sentra Budidaya Ikan Desa Ringinrejo Mas Dhito berdialog dengan pengelola dan karang taruna setempat. Ia memuji kreatifitas pemuda yang berinisiatif membangun Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA). Ide kreatif tersebut lahir dari besarnya potensi air di kawasan itu.
 
"Karang taruna bergerak di sektor pariwissatsa dan budidaya ikan. Mereka punya inisiatif untuk membangun PLTA. Dari sekian banyak daerah yang saya kujungi, di Ringinrejo ini tidak kesulitan air. Ini perlu dipertahankan, nanti coba kita lihat bersama, karena sekarang ini sudah mulai ada kolam kolam warga, sekitar 300 an dan itu sifatnya untuk keluarga," imbuh Mas Dhito.
 
Pria 28 tahun ini telah melakukan aksi turun bawah (turba) selama kurang lebih 8 bulan. Dari sekian pertemuan dengan berbagai kelompok masyarakat, pegiat sosial, lingkungan dan pelaku usaha, ia menangkap persoalan utama antara masyarakat denga pemerintah daerah yakni, sistem kerja kepala daerah dan pola komunikasi dengan rakyatnya.
 
"Hikmahnya satu kepala daerah harus sering turun ke bawah, karena persoalan yang kesulitan mulai yang rendah kemudian dengan kompleksitas tinggi, bisa diketahui. Seperti contohnya di Pasar Sambi, ternyata pedagang tidak menginginkan pembangunan pasar yang lebih layak, tetapi mereka hanya ingin adanya pengelolaan sampah," kata Mas Dhito.
 
"Ada juga UMKM yang masih belum tahu bagaimana produksi, pengemasan dan pemasaran. Inilah fungsi dari karang taruna untuk bisa mengelola desanya masing masing. Kalau pariwisata, menjamur di setiap desa ada, problemnya selalu akses jalan. Contohnya ke Sumber Bendo ini, kalau mengikuti map kan sangat tidak layak. Kalau jalannya kurang bagus, orang datang aras-arasen. Jadi, kesimpulanya sering turun ke lapangan," tutupnya. Can

Berita Terbaru

Gugatan Sengketa Lahan Tidak Diterima, Kiagus : Silahkan Ambil Lahan, Ganti Investasi Kami

Gugatan Sengketa Lahan Tidak Diterima, Kiagus : Silahkan Ambil Lahan, Ganti Investasi Kami

Jumat, 18 Sep 2026 21:41 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 21:41 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun — Direktur PT Jatim Parkir Center (JPC), Kiagus Firdaus, membuka peluang penyelesaian sengketa lahan melalui negosiasi setelah Pen…

Bangun Sinergi Kejar Target PAD Rp 1 Triliun, Bapenda Lamongan dan MGN Mulai Petakan Potensi Pendapatan Daerah

Bangun Sinergi Kejar Target PAD Rp 1 Triliun, Bapenda Lamongan dan MGN Mulai Petakan Potensi Pendapatan Daerah

Jumat, 18 Sep 2026 17:30 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 17:30 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Sinergi semua pihak terus dibangun oleh Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Lamongan, agar target Pendapatan Asli Daerah…

Ada Keluhan Beras, Bulog Bojonegoro Respon Cepat Ganti Beras Berkualitas

Ada Keluhan Beras, Bulog Bojonegoro Respon Cepat Ganti Beras Berkualitas

Jumat, 18 Sep 2026 17:26 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 17:26 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Beberapa hari yang lalu, warga di wilayah Tuban mengeluhkan beras Program Bantuan Pangan (Banpang) tidak layak konsumsi, langsung…

Tak Bisa Narik Ojol Usai Kecelakaan, Hasim Dapat Kursi Roda dan Modal Dagang dari Kapolres Gresik

Tak Bisa Narik Ojol Usai Kecelakaan, Hasim Dapat Kursi Roda dan Modal Dagang dari Kapolres Gresik

Jumat, 18 Sep 2026 13:28 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 13:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Hampir sebulan setelah mengalami kecelakaan lalu lintas, Hasim (54), pengemudi ojek online (ojol) asal Gresik, belum bisa kembali m…

Pria Paruh Baya Dilaporkan ke Polres Blitar Kota Usai Curi Uang Istri Anggota DPR RI

Pria Paruh Baya Dilaporkan ke Polres Blitar Kota Usai Curi Uang Istri Anggota DPR RI

Jumat, 18 Sep 2026 13:18 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 13:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - AS pria berusia 59 warga Jajan Sudanco Supriadi, Kelurahan Gedog, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar, kini harus meringkuk dalam…

Jargas 7.363 Sambungan di Menganti Rampung, Tinggal Menunggu Gas Mengalir

Jargas 7.363 Sambungan di Menganti Rampung, Tinggal Menunggu Gas Mengalir

Jumat, 18 Sep 2026 13:16 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 13:16 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Warga Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik, segera menikmati layanan jaringan gas bumi (Jargas) rumah tangga. Pembangunan i…