Viral, Petani Terancam Gagal Panen di Jombang Bacok Blewah

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Foto seorang petani di Jombang yang membacok blewah diambil dari vulideo yang viral di medsos.
Foto seorang petani di Jombang yang membacok blewah diambil dari vulideo yang viral di medsos.

i

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Seorang petani di Jombang, Jawa Timur, terlihat kesal dan kecewa. Pasalnya, blewah miliknya yang ditanam terncam gagal panen akibat hujan yang mengguyur Jombang dan sekitarnya.

Kekesalan petani tersebut terlihat dari video yang diunggah dan viral di nedia sosial. Dalam video berdurasi sekitar 30 detik itu, petani tersebut terlihat membacok blewah miliknya dengan pisau dapur. Tak cukup hanya membacok berulang kali, sang petani pun mengambil blewah yang sudah terbelah tak beraturan dan membenturkan ke wajahnya beberapa kali sambil ngomel dengan nada kesal.

Tak ayal, temannya yang merekam aksi sang petani yang menggunakan celana pendek sambil jongkok di lahan sawah Desa Rejosopinggir, Kecamatan Tembelang pun tak dapat menahan tawa.

Sang petani sembari membacok berulang kali blewah yang sudah hancur, juga berucap dalam bahasa jawa seperti ini, "Gak panen yo wis, gak panen yo wis. Kadung jeru iki, kadung jeru," (Tidak Panen ya sudah, tidak panen ya sudah. Sudah terlanjur dalam ini, terlanjur dalam) ungkapnya kesal.

Kepala Desa Rejosopinggir, Kecamatan Tembelang, Yoyok Suprianto menerangkan, bahwa seorang petani didalam video yang viral di medsos tersebut, merupakan warganya sendiri.

“Benar. itu salah satu warga kami, namanya Heri Subeki petani blewah. Video itu memang mewakili ratusan petani di desa kami yang kesal karena terancam gagal panen," terangnya, Jumat (30/10/2020) sore. Yoyok mengungkapkan, bahwa di desanya mayoritas memang menanam blewah setelah sebelumnya ditanami padi. Dan saat menjelang panen, hujan turun. Sehingga buah tak laku dijual.

"Tak laku dijual, karena busuk akibat hujan. Pertumbuhan jamur semakin tinggi. Muncul kayak jamur diatas buah, itu nanti kalau dipegang sudah busuk. Padahal minggu-minggu ini petani harusnya panen raya di sini,” ungkapnya.

Yoyok memaparkan, sawah yang rusak kini telah mencapai puluhan hektare. Dan petani tak bisa berbuat banyak selain pasrah. "Hitungan kasar ada lebih 40 hektare. Paling banyak di Dusun Rejoso. Dan blewah kan biasanya tidak ada pengganti ataupun asuransi, jadi ya bisanya pasrah saja,” pungkasnya.(suf)

Tag :

Berita Terbaru

TACB Tetapkan Prasasti Anjuk Ladang Jadi Dasar Penetapan Hari Jadi Nganjuk

TACB Tetapkan Prasasti Anjuk Ladang Jadi Dasar Penetapan Hari Jadi Nganjuk

Senin, 06 Apr 2026 11:31 WIB

Senin, 06 Apr 2026 11:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Nganjuk - Setelah ditemukannya isi Prasasti Anjuk Ladang di dekat situs Candi Lor Desa Candirejo, Kecamatan Loceret. Kini, Tim Ahli Cagar…

Pemutakhiran Data Pemekaran RT Makin Mudah Lewat Dukcapil Madiun ‘Jemput Bola’

Pemutakhiran Data Pemekaran RT Makin Mudah Lewat Dukcapil Madiun ‘Jemput Bola’

Senin, 06 Apr 2026 11:21 WIB

Senin, 06 Apr 2026 11:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Pelayanan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kota Madiun, Jawa Timur semakin mudah melalui "jemput bola", dimana…

Pemkot Mojokerto Dorong Pengembangan Pariwisata untuk Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi

Pemkot Mojokerto Dorong Pengembangan Pariwisata untuk Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi

Senin, 06 Apr 2026 11:12 WIB

Senin, 06 Apr 2026 11:12 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - Pemerintah Kota Mojokerto terus mendorong pengembangan sektor pariwisata sebagai salah satu pengungkit pertumbuhan ekonomi…

Terus Berkreasi, Perajin Besek Bambu Magetan Eksis Bertahan di Era Digitalisasi

Terus Berkreasi, Perajin Besek Bambu Magetan Eksis Bertahan di Era Digitalisasi

Senin, 06 Apr 2026 11:08 WIB

Senin, 06 Apr 2026 11:08 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Meski di tengah semua serba era digitalisasi, perajin besek dari bahan baku bambu di Desa Durenan, Kecamatan Sidorejo, Kabupaten…

Paripurna DPRD, Bupati Pasuruan Sampaikan LKPJ 2025 dengan Serapan 99,47 Persen

Paripurna DPRD, Bupati Pasuruan Sampaikan LKPJ 2025 dengan Serapan 99,47 Persen

Senin, 06 Apr 2026 09:28 WIB

Senin, 06 Apr 2026 09:28 WIB

SURABAYAPAGI com, Pasuruan – Bupati Pasuruan HM Rusdi Sutejo pada hari Senin, 30 Maret 2026 menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun A…

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik - Sebanyak 19 sekolah Muhammadiyah di Kabupaten Gresik menerima penghargaan atas keberhasilan meningkatkan jumlah peserta didik secara…