Satu Rumah di Girilaya Ludes Terbakar dan 1 Orang Tewas

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kondisi rumah di Jalan Girilaya X, pagi tadi terbakar. (foto: Sp/julian)
Kondisi rumah di Jalan Girilaya X, pagi tadi terbakar. (foto: Sp/julian)

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kebakaran di Jl.Girilaya X /33A, Surabaya, Jawa Timur, menghanguskan satu rumah beserta isinya.

Api selain melahap rumah beserta 1 unit motor, ada satu korban tewas bernama Endang Muchaeni (63) dalam kebakaran tersebut.

Informasi yang diperoleh Portal Surabaya bahwa api melahap rumah Jl.Girilaya X /33A sekitar pukul 06.30 wib, dengan pemilik rumah Paeran Muhamad Taufik (73).

Menurut keterangan Yuni saksi salah satu warga sekitar bahwa, api berasal dari kamar tidur korban yang kemudian membesar.

"Di dalam rumah tersebut ada dua orang yang merupakan suami istri. Dan disaat kejadian suami bisa melarikan diri lewat pintu belakang namun untuk ibu dikarenakan kondisi sakit tidak bisa lari sehingga terjebak didalam kamar dan ditemukan dalam kondisi meninggal dunia" ceritanya, Surabaya, Selasa (3/11/2020).

Sementara, Kabid Operasional Dinas Pemadam Kebakaran Kota Surabaya, Bambang Vistadi membenarkan peristiwa tersebut.

Bambang mengatakan peristiwa itu mengakibatkan satu orang tewas.

Korban bernama Endang Muchaeni (67) yang tinggal bersama suaminya bernama Paheran Muhammad Taufik.

"Api berasal dari kamar tidur korban yang ditempati dua orang yang merupakan suami istri. Suami bisa melarikan diri lewat pintu belakang namun untuk ibu dikarenakan kondisi sakit tidak bisa lari sehingga terjebak didalam kamar dan ditemukan dalam kondisi meninggal dunia," katanya.

Setelah dilakukan olah TKP dari tim Imafis Polrestabes Surabaya kemudian korban dibawa ke kamar jenazah untuk dilakukan aotopsi.

Kebakaran yang menghabiskan 1 rumah beserta isinya tersebut diduga Konsleting listrik. (Jul)

Berita Terbaru

Penetapan Perwalian Serentak di 38 Kabupaten dan Kota Disebut Pertama di Indonesia

Penetapan Perwalian Serentak di 38 Kabupaten dan Kota Disebut Pertama di Indonesia

Jumat, 17 Jul 2026 14:49 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 14:49 WIB

SURABAYAPAGI com, Surabaya – Sebanyak 447 anak di Jawa Timur kini memiliki kepastian hukum yang menjadi pintu masuk untuk memperoleh berbagai hak dasar sebagai …

DPRD Minta Pemkot Madiun Kejar Lagi Opini WTP Usai BPK Beri WDP  ‎

DPRD Minta Pemkot Madiun Kejar Lagi Opini WTP Usai BPK Beri WDP ‎

Jumat, 17 Jul 2026 14:21 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 14:21 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Besarnya SILPA Tahun Anggaran 2025 yang mencapai sekitar Rp210 miliar menjadi perhatian DPRD Kota Madiun. Ketua DPRD Kota Madiun Arm…

Disnakkan Gencarkan Pemeriksaan-Suntik Vitamin Kucing Liar Gratis di Pasar Blitar

Disnakkan Gencarkan Pemeriksaan-Suntik Vitamin Kucing Liar Gratis di Pasar Blitar

Jumat, 17 Jul 2026 13:44 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 13:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Kabupaten Blitar mulai menggencarkan pemeriksaan kesehatan hingga disuntik vitamin secara…

Target 100 Gigawatt dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Target 100 Gigawatt dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Jumat, 17 Jul 2026 13:06 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 13:06 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Tidak banyak negara yang memiliki kemewahan seperti Indonesia. Kita berada di kawasan tropis dengan penyinaran matahari yang relatif…

Lewat ‘Rindu Bulan’, Pemkab Banyuwangi Kembalikan Anak Tidak Sekolah ke Lembaga Pendidikan

Lewat ‘Rindu Bulan’, Pemkab Banyuwangi Kembalikan Anak Tidak Sekolah ke Lembaga Pendidikan

Jumat, 17 Jul 2026 12:55 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 12:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Melalui sekolah formal maupun pendidikan kesetaraan melalui program Rintisan Desa Tuntas Wajib Belajar 12 Tahun (Rindu Bulan),…

Sumber Pakan Alami Berkurang, Ratusan Kera Lereng Wilis Turun ke Pemukiman Desa

Sumber Pakan Alami Berkurang, Ratusan Kera Lereng Wilis Turun ke Pemukiman Desa

Jumat, 17 Jul 2026 12:48 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 12:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Seiring berkurangnya sumber pakan alami di kawasan hutan Pegunungan Wilis, sebanyak ratusan kera ekor panjang (maccaa…