Dinding Penahan Pondasi Jembatan di Jombang Ambrol

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kondisi bangunan dinding penahan pondasi jembatan yang ambrol akibat terjangan arus sungai di Desa Pucangsimo, Kecamatan Bandarkedungmulyo. SP/M Yusuf
Kondisi bangunan dinding penahan pondasi jembatan yang ambrol akibat terjangan arus sungai di Desa Pucangsimo, Kecamatan Bandarkedungmulyo. SP/M Yusuf

i

 

SURABAYAPAGI.COM, Jombang - Akibat hujan turun terus menerus mengguyur Kecamatan Bandarkedungmulyo, Kabupaten Jombang, Jawa Timur dan sekitarnya pada Senin, (02/11/2020) dini hari kemarin lusa, bangunan penahan pondasi jembatan antar desa yang berada di Desa Pucangsimo, Kecamatan Bandarkedungmulyo ambrol.

Ambrolnya bangunan wing wall (dinding sayap) tersebut lantaran terjangan arus air sungai yang deras akibat meningkatnya volume debit air.

Salah satu warga setempat, Rofi'ah (61), mengatakan, bahwa ambrolnya dinding penahan pomdasi jembatan terjadi pada Senin sekitar pukul 01.00 WIB karena hujan yang terus-menerus, dari pukul 18.00 WIB sampai sekitar pukul 04.00 WIB. 

"Saat hujan itulah terdengar suara "jleng". Karena air sungai malam itu besar. Sekitar pukul 01.00 WIB - 02.00 WIB. Warga ndak ada yang tahu. Kan malam dan hujan, jadi tidak ada orang yang lewat," katanya, kepada jurnalis, Rabu (04/11/2020). 

Menurut pengakuan Rofi'ah, warga baru mengetahui ambrolnya dinding itu pada pukul 05.00 WIB pagi. Dan menurutnya, sudah ada pengecekan dari pihak desa. "Pertama dari kepala dusun, lalu ada petugas yang datang mengecek lokasi," tukasnya. 

Sementara itu, Kepala Dusun Pucanganom, Desa Pucangsimo, Muhammad Imam mengungkapkan, terkait jembatan yang ambrol, kemarin pagi sudah disurvey. Menurutnya, yang mengerjakan dari provinsi. 

"Dari Jombang juga sudah turun dan masih nunggu proses. Ambrolnya dinding itu karena diterjang derasnya aliran arus air sungai pada Senin dini hari," ungkapnya. 

Imam menjelaskan, kondisi tanggul sepanjang 5 sampai 10 meter di sekitar sungai memprihatinkan. Hak itu karena adanya aktivitas pembangunan tol. 

“Di sekitar tol itu kondisi tanggul itu sudah tidak kondusif. Seperti dulu, efek dari pemasangan tiang pancang tol banyak yang rontok,” jelasnya. 

Dengan kondisi jembatan yang seperti itu, Imam mengaku khawatir. "Ya khawatir, jembatan tersebut merupakan akses penghubung dua desa dan dilewati kendaraan roda empat," pungkasnya. suf

 

Berita Terbaru

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Selama masa Angkutan Lebaran 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun mencatat adanya enam kejadian gangguan…

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Kecelakaan antara pengendara motor dan Truk Isuzu dengan adu banteng yang terjadi pada Minggu (5 April 2026) dini hari mengejutkan…

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Terkait kebijakan pembatasan belanja pegawai maksimal 30 persen dari APBD akan resmi diberlakukan tahun 2027. Dimana, postur APBD…

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini viral, seusai menyantap nasi berkat tahlilan di Jalan Sido Kapasan Gang 10, Simokerto, Surabaya, sebanyak puluhan…

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Setelah menanti selama puluhan tahun, akhirnya kini warga di perbatasan Bojonegoro dan Ngawi bisa bernapas lega lantaran…

Harga Kedelai Melonjak Ugal-ugalan, Produsen Tempe di Lumajang Terancam Tak Sanggup Produksi Lagi

Harga Kedelai Melonjak Ugal-ugalan, Produsen Tempe di Lumajang Terancam Tak Sanggup Produksi Lagi

Minggu, 05 Apr 2026 13:56 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 13:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Para produsen tempe di Lumajang, Jawa Timur mengeluh dan menjerit usai harga kedelai melonjak ugal-ugalan yang juga dipicu imbas…