Drop Out Demi Hobi, Kini Sukses Ciptakan 100 Lebih Game Lokal

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Arief Widhiyasa dan rekan-rekannya saat produksi game. SP
Arief Widhiyasa dan rekan-rekannya saat produksi game. SP

i

SURABAYAPAGI.com, Bandung - Arief Widhiyasa merupakan Chief Executive Officer (CEO) Agate Studio, developer game lokal asal Bandung yang telah menghasilkan 100 lebih game baik untuk personal computer maupun untuk perangkat mobile.

Arief adalah salah satu pendiri Agate Studio dan sejak perusahaan ini resmi berdiri, Arief dipercaya oleh teman-temannya di Agate Studio untuk memimpin perusahaan ini karena dianggap paling banyak berperan dalam pengembangan Agate Studio dan paham tentang manajemen perusahaan.

Arief menyadari bahwa game memiliki potensi  yang luar biasa banget untuk cuci otak satu generasi. Ketika game bisa memberikan value-value posiitif, maka akan terjadi perubahan masif pada kehidupan. Memang secara independent game mampu melatih para gamernya untuk menjadi nggak gampang menyerah, game juga bisa melatih kemampuan konsenstrasi, kemampuan berpikir, rekfles dan tentunya bisa menumbuhkan kepercayaan diri ke tingkat yang paling ektsrim.

Kepercayaan diri Arief yang paling ekstrim muncul ketika ia memutuskan untuk tidak melanjutkan kuliah, alias drop out dari ITB demi Agate Studio yang diasuhnya bersama 18 orang partnernya saat itu. Keputusan tersebut juga bukan tanpa dilemma, karena ia dan rekan-rekan yang berkolaborasi dengannya bahkan rela digaji sebesar Rp 50 ribu perorang dengan jam kerja bahkan hingga 15 jam sehari. Memang rasa kepercayaan diri terhadap akan majunya Agate Studio ini nggak mudah, untungnya saat itu orang tua Arief mulai percaya ketika karya Agate Studio mulai memperlihatkan hasil.

Saat itu Agate Studio merencanakan strategi awal untuk merilis game di pasar internasional. Sebab saat itu animo dan gairah pasar game di Indonesia masih kecil, platform yang dibuat pun kebanyakan berbasis web. Tapi dalam waktu singkat Agate Studio mengembangkan game dan mulai hadir di platform mobile berupa aplikasi. Game yang paling hit pada saat itu yaitu Football Saga 2 dan Smash Mania.

Butuh proses waktu sekitar dua tahun bagi Agate Studio untuk menggandeng Square Enix pada tahun 2011. Square Enix bersedia merilis game terbaik di Indonesia Bermain 2011. Komunikasi terus berlangsung hingga muncul keinginan untuk kerjasama rilis game.

Arief selalu mengingatkan kita untuk selalu bersyukur dengan hobi yang dicintai hingga bisa menggelutinya sebagai sebuah pekerjaan dan sumber penghasilan bagi orang lain. Saking cintanya dia dengan game di konsol Nintendo Entertaintment System, Arief bahkan udah memakai kacamata saat duduk di kelas 1 Sekolah Dasar.

“Platform baru akan bermunculan, mungkin VR dan AR sudah lebih populer di pengguna, perangkat AR sudah sangat integrated dalam kehidupan sehari-hari. TV dan console sudah merged menjadi paket home entertainment, dan akibat perubahan platform yang significant, tentunya game-game yang beredar juga akan bisa explore banyak hal baru dan unik,” ujar Arief. Dsy3

Berita Terbaru

Gedung Baru 8 Lantai RSI Siti Aisyah Diprotes Warga, DPRD Akan Panggil Manajemen 

Gedung Baru 8 Lantai RSI Siti Aisyah Diprotes Warga, DPRD Akan Panggil Manajemen 

Senin, 23 Feb 2026 12:28 WIB

Senin, 23 Feb 2026 12:28 WIB

‎‎SURABAYA PAGI, Madiun- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Madiun bakal memanggil manajemen RSI Siti Aisyah, dalam waktu dekat. Pemanggilan ini men…

Cuaca Ekstrem Picu Trip Transmisi, PLN UIT JBM Pastikan Sistem Bali Aman dan Terkendali

Cuaca Ekstrem Picu Trip Transmisi, PLN UIT JBM Pastikan Sistem Bali Aman dan Terkendali

Minggu, 22 Feb 2026 23:29 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 23:29 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PLN UIT JBM memastikan sistem kelistrikan Bali telah kembali normal dan stabil setelah gangguan transmisi interkoneksi Jawa–Bali yang t…

Tragisnya Perselingkuhan

Tragisnya Perselingkuhan

Minggu, 22 Feb 2026 20:28 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:28 WIB

Rencana Seret Anak ke Komnas HAM Anak, Laporkan Suami ke Bareskrim dan Dorong Pelakor Diperiksa Polda DKI Jakarta     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Kasus d…

Keluh Kesah Penerima Bea Siswa LPDP

Keluh Kesah Penerima Bea Siswa LPDP

Minggu, 22 Feb 2026 20:21 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:21 WIB

      Anak Suami Istri jadi WN Inggris       SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Viral ungkapan 'cukup aku saja yang WNI, anak-anakku jangan' di media sosial, pe…

Jamaah Umroh Tawaf di Rooftop Gunakan Mobil Golf

Jamaah Umroh Tawaf di Rooftop Gunakan Mobil Golf

Minggu, 22 Feb 2026 20:16 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:16 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Masjidil Haram sangat ramai, terutama menjelang salat Subuh dan saat berbuka puasa, dengan suasana ibadah yang kental. Menjelang…

12 Konglomerat AS Percaya, Iklim Bisnis di RI Terus Membaik

12 Konglomerat AS Percaya, Iklim Bisnis di RI Terus Membaik

Minggu, 22 Feb 2026 20:12 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:12 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Washington DC - Presiden Prabowo Subianto, dalam kunjungan ke AS, menyempatkan diri bertemu dengan 12 konglomerat Amerika Serikat (AS),…