Tolak Pindah ke Karangpilang dan Dolly, Alasannya Income

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Beberapa pedagang Pasar Burung Kupang, Senin (9/11/2020) terlihat sepi dan tidak seramai awal tahun 1990an sejak direlokasi di Karangpilang tahun 2016.  Sp/septyan
Beberapa pedagang Pasar Burung Kupang, Senin (9/11/2020) terlihat sepi dan tidak seramai awal tahun 1990an sejak direlokasi di Karangpilang tahun 2016. Sp/septyan

i

Melongok Nasib Pedagang Pasar Burung Kupang

 

Bila mencari Pasar Burung di Surabaya, yang terkenal ada dua. Pasar Burung di Bratang dan Pasar Burung di Kupang-Diponegoro. Keduanya juga masuk pasar burung terbesar. Namun, untuk Pasar Burung di wilayah Kupang-Diponegoro, sejak tahun 2016, mulai tak sebanyak sejak era tahun 90an awal. Pasalnya, awal tahun 90an, Pasar Burung Kupang cukup banyak diminati para tengkulak atau peternak burung dari luar kota Surabaya. Bahkan, bila dibandingkan dengan Pasar Burung Bratang. Pasar Burung Kupang ini sudah dikenal sebagai kawah candra dimuka para penghobi burung tingkat pemula. Nah, sejak tahun 2016 direlokasi ke Karangpilang, bagaimana nasibnya kini? Berikut laporan wartawan Surabaya Pagi Septyan Ardiyanto.

 

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Mengenal Pasar Burung Kupang, salah satu pasar hewan tradisional yang terletak di tengah kota, tepatnya dijalan Diponegoro Surabaya.

Trend hobi burung bagi warga kota Surabaya memang tak terlepas dari peran Pasar Burung Kupang. Bahkan saking tersohornya, pasar burung Kupang konon menjadi salah satu rujukan pecinta kicau mania.

Selain memperjual belikan berbagai jenis burung, pasar burung Kupang juga menjual sangkar burung. Tak heran banyak pelomba kicauan berburu sangkar lomba di sini. Berbagai macam sangkar mulai sangkar harian hingga sangkar lomba mudah didapat sesuai dengan budget kantong.

Dari hasil pantauan wartawan Surabaya Pagi, Senin (9/11/2020), penjual burung yang ada di pasar tersebut tidak sebanyak dulu, meskipun banyak penjual yang bergerombol dijalan Ronggowarsito dan berjajar di bantaran kali banyuurip.

Padahal, Pasar Burung Kupang ini  sebelumnya terkenal sangat ramai penjual dan pembelinya, dibandingkan Pasar Burung yang terletak disamping terminal Bratang.

Tidak hanya penjual burung, penjual makanan disepanjang jalan Ronggowarsito pun juga sangat banyak. Kesan semerawut terlihat sangat jelas di sepanjang jalan ini.

Moris Mangke, salah satu pembeli burung kicau di Pasar Burung Kupang mengatakan, jika dilihat dari keadaan pasar burung saat ini sangat jauh berbeda dibandingkan dahulu.

"Dulu rame banget. Tapi sekarang sudah tidak, banyak yang jualan pake lapak tidak permanen, malah lebih banyakan yang jualan di pinggir jalan. Tidak hanya penjual burung, penjual makanan pun ada disini, sampai-sampai tadi ada yang senggolan gara-gara pembeli belok seenaknya," ujar Moris, Senin (9/11/2020).

Moris menambahkan, meskipun di tahun 2016 lalu Pasar Burung Kupang sempat direlokasi ke Karangpilang, namun pada kenyataannya masih banyak penjual yang menolak.

"Saya rasa masih banyak yang menolak, buktinya disini masih rame. Lagian di Karangpilang tempatnya jauh, saya mau kesana aja males. Kalau bisa jangan hanya penjual burung yang disuruh pindah, penjual makanan itu juga iya, biar bener-bener tertib tidak ada tebang pilih," terangnya.

Hal senada dilontarkan oleh Sugik, penjual burung Lovebird, dirinya mengungkapkan kenapa enggan berjualan di Karangpilang. Alasannya lokasi di Karangpilang kurang strategis, dan cukup jauh baginya.

"Tempatnya itu jauh mas, saya loh cuma jual burung Lovebird. Untungnya berapa, ambilnya aja Rp 20.000,- perekor. Dan saya jual Rp 25.000,- hingga 30.000,- perekornya, buat bensin dan makan kurang mas wong gak setiap hari laku, beda dengan teman-teman," kata Sugik.

Sugik mengimbuhkan, sudah dua kali relokasi pasar burung ini dilakukan oleh pemerintah kota Surabaya. Relokasi pertama di Karangpilang, yang kedua di eks Dolly pada bulan lalu.

"Sudah dua kali suruh pindah mas, di Karangpilang dan Dolly. Tetapi teman-teman masih pilih berjualan disini, dengan alasan jika pindah akan berpengaruh dipenghasilan, Jualan disini teman-teman pulang masih bisa bawa uang Rp 150.000 - 200.000,-" tutupnya. tyn/cr2/rmc

Berita Terbaru

Bank Jatim Resmi Buka Kantor Cabang Balikpapan, Perkuat Kolaborasi Ekonomi Jatim dan Kaltim

Bank Jatim Resmi Buka Kantor Cabang Balikpapan, Perkuat Kolaborasi Ekonomi Jatim dan Kaltim

Sabtu, 10 Okt 2026 15:42 WIB

Sabtu, 10 Okt 2026 15:42 WIB

SurabayaPagi, Balikpapan — PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) resmi membuka Kantor Cabang Balikpapan pada Jumat (9/10/2026).  Peresmian in…

Duel Panas Derby Jatim di Surajaya, Saatnya Persela Kudeta Deltras dari Puncak Klasemen

Duel Panas Derby Jatim di Surajaya, Saatnya Persela Kudeta Deltras dari Puncak Klasemen

Sabtu, 10 Okt 2026 14:17 WIB

Sabtu, 10 Okt 2026 14:17 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Pertarungan sengit Derby Jawa Timur bakal tersaji di Stadion Surajaya, Lamongan, Minggu (11/10/2026) sore. Tuan rumah Persela L…

Pengadaan Beras Nasional Lampaui Target, Bulog Bojonegoro Sumbang 84 Ribu Ton

Pengadaan Beras Nasional Lampaui Target, Bulog Bojonegoro Sumbang 84 Ribu Ton

Sabtu, 10 Okt 2026 12:17 WIB

Sabtu, 10 Okt 2026 12:17 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Perum Bulog Kantor Cabang Bojonegoro berhasil melampaui target pengadaan beras tahun 2026, dengan realisasi mencapai 84.986 ton…

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim Desak Audit Tambang, Izin hingga Dampak Lingkungan Harus Dibuka

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim Desak Audit Tambang, Izin hingga Dampak Lingkungan Harus Dibuka

Sabtu, 10 Okt 2026 10:33 WIB

Sabtu, 10 Okt 2026 10:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim, Wara Sundari Renny Pramana, menekankan pentingnya penertiban pertambangan bermasalah…

Puncak Musim Tanam Tiba, Pupuk Indonesia Jamin Stok Aman dan Minta Petani Perhatikan Kesuburan Tanah

Puncak Musim Tanam Tiba, Pupuk Indonesia Jamin Stok Aman dan Minta Petani Perhatikan Kesuburan Tanah

Sabtu, 10 Okt 2026 08:04 WIB

Sabtu, 10 Okt 2026 08:04 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - PT Pupuk Indonesia (Persero) menjamin ketersediaan pupuk bersubsidi aman untuk menyambut puncak musim tanam periode Oktober 2026 h…

Layar ke Meja Makan, The People’s Cafe Hidupkan “Menu Wiken” dari Film Empat Musim Pertiwi

Layar ke Meja Makan, The People’s Cafe Hidupkan “Menu Wiken” dari Film Empat Musim Pertiwi

Sabtu, 10 Okt 2026 06:50 WIB

Sabtu, 10 Okt 2026 06:50 WIB

SurabayaPagi .com : Ada cerita dari layar lebar yang kini bisa ikut dirasakan lewat meja makan. The People’s Cafe (TPC), bagian dari ISMAYA Group, b…