Satu Tersangka Kasus Sabu 20 Kg di Pekanbaru Timses Cabup Pelalawan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Konferensi Pers pengungkapan kasus narkoba oleh Polda Riau.
Konferensi Pers pengungkapan kasus narkoba oleh Polda Riau.

i

Diupah Rp 40 juta Bawa Sabu dari Bengkalis ke Pekanbaru

 

SURABAYAPAGI.COM, Pekanbaru – Kasus narkoba 20 kg yang berhasil diungkap Tim Harimau Kampar Polda Riau masih terus dikembangkan. Terbaru, satu dari 3 tersangka (Simon Siahaan) yang ditangkap polisi dalam kasus ini disebut sebagai tim sukses calon Bupati Pelalawan, Adi Sukemi.

Adi Sukemi adalah anak Bupati Pelalawan, M Harris. Ia maju sebagai calon bupati yang diusung Golkar bersama calon bupati Golkar bersama calon wakil bupati Muhammad Rais.

"Iya benar, tersangka jaringan narkoba atas nama Simon Siahaan adalah tim sukses dari nomor pasangan 04. Iya anaknya Pak Bupati Pelalawan," kata Kapolda Riau Irjen Agung Setya Imam Effendi saat dimintai konfirmasi, Selasa (10/11/2020).

Agung mengatakan Simon Siahaan merupakan bagian dari tim survei. Menurutnya, Simon tidak berkomunikasi dengan Adi Sukemi secara langsung.

"Hasil pemeriksaan, menjadi tim sukses ini tersangka Simon Siahaan komunikasinya sama bapaknya (M Harris). Jadi komunikasinya sama Pak Harris, tidak sama Adi Sukemi-nya langsung," kata Agung.

Sementara itu, dalam sebuah video yang beredar terlihat ada personel Polda Riau menggerebek tempat kos Simon. Tampak ada goodie bag berwarna kuning berisi sembako ditumpuk di lokasi itu.

Ada tulisan 'Bersama Golkar Peduli'. Ada gambar paslon Bupati Pelalawan, Adi Sukemi-Rais, di goodie bag itu.

Kapolda Riau, Irjen Agung Setya Imam Effendi, membenarkan lokasi penggerebekan itu adalah kos Simon. 

Agung menjelaskan, Simon dulunya juga merupakan tim sukses Bupati Pelalawan saat ini, Harris. Karena dianggap sukses saat Harris maju 5 tahun silam, jasa Simon kembali dipakai.

"Tersangka dalam pemeriksaan kita membenarkan kalau dia memang tim sukses dari anaknya Bupati Pelalawan. Simon Siahaan sebagai tim sukses bertugas khusus untuk melakukan survei," kata Agung.

Simon disebut sudah mendapat bayaran Rp 40 juta untuk mengangkut sabu dari Bengkalis ke Pekanbaru.

"Kita mendapatkan fakta, bahwa saudara SS itu sudah mendapatkan bayaran Rp 40 juta untuk memindahkan barang bukti 20 Kg sabu-sabu dari Bengkalis menuju ke Pekanbaru," kata Kapolda Riau, Irjen Agung Setya Imam Effendi, saat dimintai konfirmasi, Selasa (10/11/2020).

Diberitakan sebelumnya, Tim Harimau Kampar Polda Riau menangkap dua orang dan menembak satu orang terkait kasus narkoba. Ada 20 kg sabu yang diamankan dalam penangkapan ini.

"Mereka kita tangkap pukul 02.00 dini hari di Kecamatan Bukit Batu, Kabupaten Bengkalis, Riau. Barang bukti yang diamankan 20 kg sabu," kata Kapolda Riau Irjen Agung Setya Imam Effendi kepada wartawan, Senin (9/11).

Ketiga orang tersebut ialah Syamsul Bahri, Simon Siahaan, dan Hendra. Polisi menembak mati Hendra yang berusaha menabrak polisi.

Selain tiga orang tersebut, Agung mengatakan ada seorang lagi bernama Saharudin Effendi yang merupakan narapidana di Lapas Pekanbaru. Saharudin diduga merupakan pengendali jaringan narkoba tersebut.

Dia mengatakan sabu dimasukkan ke dalam bungkus salah satu merek susu bubuk. Menurutnya, hal ini dilakukan mengecoh petugas.

Berita Terbaru

Semarak Hari Jadi Tulungagung ke-821, Pemerintah Kecamatan Sumbergempol Buka Stan Gerakan Pangan Murah!

Semarak Hari Jadi Tulungagung ke-821, Pemerintah Kecamatan Sumbergempol Buka Stan Gerakan Pangan Murah!

Kamis, 05 Nov 2026 19:35 WIB

Kamis, 05 Nov 2026 19:35 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Tulungagung - Hari Jadi Tulungagung ke-821 bertema ‘Gumregah, Nyawiji lan Ngabekti Tumuju Tulungagung Lohjinawi’ tahun ini lebih semarak den…

GCC Petrokimia Gresik Resmi Hadir, Bidik Pasar Event dan Dongkrak UMKM Lokal

GCC Petrokimia Gresik Resmi Hadir, Bidik Pasar Event dan Dongkrak UMKM Lokal

Kamis, 05 Nov 2026 18:12 WIB

Kamis, 05 Nov 2026 18:12 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Kabupaten Gresik kini memiliki alternatif baru untuk penyelenggaraan berbagai kegiatan berskala besar. Yayasan Petrokimia Gresik (…

Tanam 87.000 Mangrove di Gresik, PT Smelting Raih Penghargaan Gubernur Jatim

Tanam 87.000 Mangrove di Gresik, PT Smelting Raih Penghargaan Gubernur Jatim

Kamis, 05 Nov 2026 18:10 WIB

Kamis, 05 Nov 2026 18:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Komitmen PT Smelting dalam menjaga kelestarian lingkungan pesisir kembali mendapat apresiasi. Perusahaan pengolahan dan pemurnian t…

Polisi Peduli Pengangguran, Kapolres Blitar Kota Beri Motivasi Peserta Pelatihan Kerja dengan Program Quick Wins Polri

Polisi Peduli Pengangguran, Kapolres Blitar Kota Beri Motivasi Peserta Pelatihan Kerja dengan Program Quick Wins Polri

Kamis, 05 Nov 2026 18:09 WIB

Kamis, 05 Nov 2026 18:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat sekaligus mendukung upaya menekan angka pengangguran, Polres Blitar Kota menggelar…

Klinik Perisai dan Siti Pinter Jadi Inovasi Andalan Kota Mojokerto dalam IGA 2026

Klinik Perisai dan Siti Pinter Jadi Inovasi Andalan Kota Mojokerto dalam IGA 2026

Kamis, 05 Nov 2026 17:17 WIB

Kamis, 05 Nov 2026 17:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari memaparkan dua inovasi unggulan daerah, yakni Klinik Perisai dan Siti Pinter, di hadapan d…

Dorong Keterlibatan BUMDes dalam Program Ketahanan Pangan, DPD PKDI Jatim Minta Pemerintah Beri Proteksi Pasar

Dorong Keterlibatan BUMDes dalam Program Ketahanan Pangan, DPD PKDI Jatim Minta Pemerintah Beri Proteksi Pasar

Kamis, 05 Nov 2026 15:51 WIB

Kamis, 05 Nov 2026 15:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Pelaksanaan program ketahanan pangan berbasis alokasi 20 persen Dana Desa di Jawa Timur dinilai memerlukan perlindungan regulasi d…