Banteng Ketaton Laporkan Pencurian dan Perobekan Banner

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
 Anggota PDIP dari tim Banteng Ketaton mendatangi Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Surabaya melaporkan pengrusakan banner Machfud Arifin-Mujiaman .SP/ALQOMARUDDIN.
 Anggota PDIP dari tim Banteng Ketaton mendatangi Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Surabaya melaporkan pengrusakan banner Machfud Arifin-Mujiaman .SP/ALQOMARUDDIN.

i

SURABAYAPAGI, Surabaya - Beberapa Anggota PDI-Perjuangan dari tim Banteng Ketaton mendatangi Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Surabaya, mereka melaporkan pengrusakan banner Paslon nomor 2 Machfud Arifin-Mujiaman yang diduga dilakukan oleh kelompok paslon nomor 1 Eri Cahyadi-Armuji. 

Koordinator Banteng Ketaton Surabaya, Sunardi menyebut, perusakan dan pencurian juga dilakukan oleh beberapa orang, di antaranya Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK) Sawunggaling, Surabaya. Banner yang dipasang di beberapa tempat di Surabaya juga dirusak dan dicuri.

"Kami sangat menyayangkan tindakan pencurian dan perusakan banner milik kami. Seharusnya bila mereka tidak berkenan dengan banner kami, lapor ke Bawaslu dan biar bawaslu yang melakukan tindakan. Bukan malah melakukan tindakan sendiri sehingga terkesan arogan," ujar Gus Nar-sapaan Sunardi, Selasa (10/11)

Menurut Gus Nar, beberapa banner yang dipasang Tim Banteng Ketaton di berbagai tempat di Surabaya hilang dicopot oleh orang yang tidak diketahui identitasnya.

"Untuk banner yang kami pasang di wilayah Kelurahan Sawunggaling kami punya bukti berupa rekaman video. Dan dalam rekaman itu jelas siapa yang melakukan," jelas Gus Nar.

Gus Nar juga menyayangkan sikap pengurus DPC PDIP Surabaya yang bertindak arogan, yang tidak menghormati hak orang lain untuk menentukan pilihan dalam Pemilihan Walikota (Pilwali) Surabaya 2020.

"Mereka telah bertindak arogan. Kalau ada spanduk atau banner yang berseberangan dengan mereka, mereka berantas. Seakan-akan PDI Perjuangan milik mereka sendiri," tuturnya.

Gus Nar mengungkapkan, Banteng Ketaton adalah warga PDIP Kota Surabaya yang tidak mau memilih pasangan Eri Cahyadi dan Armuji sebagai calon wali kota dan wakil wali kota Surabaya.

Gus Nar juga menyebut bahwa calon wali kota nomor urut 1 Eri Cahyadi itu bukan kader PDIP. Eri Cahyadi baru mengurus kartu anggota PDIP setelah mendaftar ke KPU.

Menurut Gus Nar, fenomena tersebut membuat Banteng Ketaton Surabaya memilih berpihak kepada Pasangan Calon Wali Kota-Calon Wakil Wali Kota Surabaya Nomor Urut 2, Machfud Arifin-Mujiaman.

"Kami ini menentukan pilihan kami sendiri tidak ada yang mengarahkan. Tolong hormati pilihan kami. Kami memang warga PDI Perjuangan, bukan berpindah partai, tapi kali ini kami punya pilihan berbeda," pungkas Gus Nar.

Gus Nar mendesak Bawaslu segera menindak tegas kepada pada pelaku perobekan dan pencurian banner, bahkan dia memberikan waktu 2 x 24 jam agar pelaku segera di proses. 

" Jika 2 x 24 jam tidak menindak pelaku, nanti kita sendiri yang akan mengambilnya. Kami tidak tidak gentar, nyawa taruhanya. 

Sementara, Ketua Bawaslu Surabaya Muhammad Agil Akbar, mengatan dirinya sudah menerima laporan tersebut. " kita akan proses mas," katanya singkat. Alq

 

Berita Terbaru

Perguruan tinggi di AS Perkuat Penggunaan Perangkat AI

Perguruan tinggi di AS Perkuat Penggunaan Perangkat AI

Selasa, 29 Sep 2026 07:09 WIB

Selasa, 29 Sep 2026 07:09 WIB

SURABAYAPAGI.com - Mahasiswa ilmu komputer Jack Zemke tidak kunjung mendapatkan hasil meski telah mengirim ratusan lamaran pekerjaan yang sebagian besar…

Nilai Tukar Rupiah Rp 18.000,-

Nilai Tukar Rupiah Rp 18.000,-

Selasa, 29 Sep 2026 07:05 WIB

Selasa, 29 Sep 2026 07:05 WIB

SURABAYAPAGI.com – Nilai tukar rupiah kembali melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada pembukaan perdagangan awal pekan ini, Senin (28/9/2026), dekati l…

CSR, Dibutuhkan Pembangunan Desa

CSR, Dibutuhkan Pembangunan Desa

Selasa, 29 Sep 2026 07:03 WIB

Selasa, 29 Sep 2026 07:03 WIB

SURABAYAPAGI.com - Wamendes PDT, Ahmad Riza Patria, menegaskan penyertaan dana CSR untuk berbagai program terkait pembangunan desa yang terarah sangat…

Diluncurkan Sedan Aeris di Pasar India Rp 90 Juta

Diluncurkan Sedan Aeris di Pasar India Rp 90 Juta

Selasa, 29 Sep 2026 07:00 WIB

Selasa, 29 Sep 2026 07:00 WIB

SURABAYAPAGI.com - Produsen otomotif Tata resmi meluncurkan sedan Aeris di pasar India. Untuk membuktikan kekuatan struktur bodi serta keamanan sistem CNG,…

IMF Akui Guncangan Ekonomi Global, Akibatkan Tingkat Utang Meningkat

IMF Akui Guncangan Ekonomi Global, Akibatkan Tingkat Utang Meningkat

Selasa, 29 Sep 2026 06:56 WIB

Selasa, 29 Sep 2026 06:56 WIB

SURABAYAPAGI.com - Lembaga keuangan yang berbasis di Washington mencatat negara-negara maju membayar bunga lebih dari US$ 3,3 triliun atas obligasi pemerintah…

NIAT JAHAT RADITYA TIDAK PERNAH DIURAIKAN JPU

NIAT JAHAT RADITYA TIDAK PERNAH DIURAIKAN JPU

Selasa, 29 Sep 2026 06:50 WIB

Selasa, 29 Sep 2026 06:50 WIB

Majelis Hakim Yang Mulia, Saya ini wartawan yang sangat sabar. Sejak saya rekam pengakuan Erik Wowor, di Lantai V Gedung Direskrimum Polda Jatim tanggal 23…