Dinkes Kota Malang Gencarkan Edukasi Penanganan Stunting

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang, Sumarjono. SP/ JT
Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang, Sumarjono. SP/ JT

i

SURABAYAPAGI.com, Malang - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang akan semakin gencar memberikan edukasi kepada para ibu, yang juga disasarkan kepada calon ibu dalam upaya penanganan stunting sebagai salah satu fokus utamanya, Kamis (12/11/2020).

Selain itu, Sekretaris Dinkes Kota Malang, Sumarjono menjelaskan, juga akan memberikan kursus jadi ibu bagi catin (calon pengantin). Program ini sudah secara rutin diberikan yang bekerja sama dengan Kemenag. Setiap calon pengantin akan dibekali dengan informasi-informasi kesehatan yang harus dipersiapakan sebagai ibu hamil.

"Ada kursus jadi ibu (sebagai salah satu upaya mencegah stunting). Itu diberikan selama 4 hari. Jadi, catin-catin yang sudah terdaftar di Departemen Agama itu istilahnya disekolahi, dikuliahi untuk mempersiapkan menjadi seorang ibu," jelasnya.

Materi bagi para catin sudah siap untuk diberikan, termasuk mengenai pemberian asupan makanan bergizi seimbang kepada bayi dan balita. Hingga memastikan setiap anak untuk selalu diimunisasi.

"Bagaimana memberi makanan anak yang baru lahir, balita terkait dengan menunya dan lain-lain. Kemudian juga imunisasi yang harus diberikan itu apa saja," jelasnya.

Sumarjono kembali menjelaskan terkait penjadwalan untuk ke Posyandu yang harus rutin dilakukan untuk pemantauan tumbuh kembang anaknya. Dengan begitu, maka seorang anak akan mengalami stunting dapat dicegah.

"Bagaimana dia juga harus rutin ke posyandu (untuk proses pemantauan tumbuh kembang bayinya). Karena pembelajaran itu saat dia (catin) menjadi ibu tidak ada, maka ini diprogramkan," pungkasnya. Dsy11

 

Berita Terbaru

Pansus BUMD DPRD Jatim Bakal Jalan-Jalan ke Luar Negeri Bulan Depan

Pansus BUMD DPRD Jatim Bakal Jalan-Jalan ke Luar Negeri Bulan Depan

Rabu, 25 Feb 2026 21:32 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 21:32 WIB

Surabaya, Surabayapagi.com - Dokumen resmi hasil Rapat Badan Musyawarah (Banmus) tertanggal 23 Februari 2026, tercantum agenda kegiatan Perjalanan ke Luar…

Surabaya Raih Predikat Kota Terbaik Pertama dalam Pengelolaan Sampah se-Indonesia Tahun 2025

Surabaya Raih Predikat Kota Terbaik Pertama dalam Pengelolaan Sampah se-Indonesia Tahun 2025

Rabu, 25 Feb 2026 20:06 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 20:06 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Kota Surabaya kembali menorehkan prestasi sebagai salah satu daerah dengan kinerja lingkungan terbaik di Indonesia. Berdasarkan…

Dorong Ekonomi Lokal, JConnect Ramadan Vaganza 2026 Resmi Dibuka di Balai Kota Surabaya

Dorong Ekonomi Lokal, JConnect Ramadan Vaganza 2026 Resmi Dibuka di Balai Kota Surabaya

Rabu, 25 Feb 2026 19:51 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 19:51 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Halaman Balai Kota Surabaya kembali semarak dengan dibukanya gelaran JConnect Ramadan Vaganza 2026, Rabu (25/2). Event yang…

Hakim Khawatir Orang Atasnamakan Majelis

Hakim Khawatir Orang Atasnamakan Majelis

Rabu, 25 Feb 2026 19:40 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 19:40 WIB

Jelang Vonis Kamis Hari Ini, dalam Perkara Dugaan Korupsi Minyak Mentah yang Rugikan Negara Rp 285 triliun      SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Hakim Ketua pe…

Tiga Partai dan Akademisi Setuju Batas Parlemen dihapus

Tiga Partai dan Akademisi Setuju Batas Parlemen dihapus

Rabu, 25 Feb 2026 19:37 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 19:37 WIB

Hasil Pemilu 2024, Ada 50 juta hingga 60 juta Suara Rakyat Terbuang Sia-sia Akibat Parliamentary Threshold 4%     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Putusan MK a…

Pasal Praktik Nepotisme Presiden atau Wapres, Digugat ke MK

Pasal Praktik Nepotisme Presiden atau Wapres, Digugat ke MK

Rabu, 25 Feb 2026 19:34 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 19:34 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Pemohon sebagai pemilih berpotensi tidak memiliki kesempatan memilih calon presiden pilihan sendiri secara bebas jika ada keluarga…