Sekolah di Sumenep Realisasikan Dana Bos Afirmasi Rp 60 Juta

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Foto : Mostarom S.Pd, M.Si, Kepsek SMPN 2 Sapeken, memperlihatkan barang belanja untuk keperluan sekolah yang belum dibawa kekepulauan pagerungan besar( ft. Ainur Rahman/SP)
Foto : Mostarom S.Pd, M.Si, Kepsek SMPN 2 Sapeken, memperlihatkan barang belanja untuk keperluan sekolah yang belum dibawa kekepulauan pagerungan besar( ft. Ainur Rahman/SP)

i

SURABAYAPAGI, Sumenep - Kepala Sekolah SMPN 2 Sapeken, Mostarom S.Pd, M.Si, mengaku telah merealisasikan dana Bos Afirmasi yang telah diterimanya melalui rekening sekolah, Dana Bos Afirmasi senilai Rp. 60 Juta itu telah digunakan untuk pembelanjaan dan pemeliharaan sekolah,

"Alhamdulillah, saya sudah merealisasikan Bos Afirmasi untuk kebutuhan sekolah salah satunya pembelian rak buku dan meja perpustakaan, buku-buku, berikut projektor, sebab sekarang belanja menggunakan SilPa, jadi kepala sekolah tidak pegang uang " jelasnya kepada surabaya pagi, Kamis (12/11)

 Dikatakan Mostarom, dengan menggunakan silPa, semua pembelanjaan sekecil apapun akan terlihat, jadi barang datang baru dibayar melalui rekening. Selain itu, sebagai kepala sekolah yang bertugas di kepulauan, mengaku memiliki tingkat kesulitan, jika belanja barang itu dari daratan. 

 "Sekarang semua pembelanjaan melalui rekening, jadi laporan keuangan harus sesuai dengan penggunaan dan kebutuhan sekolah, bahkan lanjutnya, pihaknya mewanti-wanti kepada bendahara sekolah, agar benar-benar menggunakan anggaran sesuai dengan kebutuhan sekolah " ujarnya.

 Sebab diakui dirinya, harga-harga dikepulauan jauh lebih mahal ketimbang di daratan, makanya saya belanjanya di daratan, dan ini barangnya masih mau diangkut ke kepulauan tinggal menunggu perahu, karena jika membawa barang -barang itu menggunakan perahu khusus, soalnya takut pecah.

 "Sebagian belanja sudah dibawa ke kepulauan, ini masih nunggu perahu selanjutnya, kata dia,  jadi kepala sekolah di kepulauan itu harus benar-benar bersabar, sebab jika rumahnya didaratan untuk ke kepulauan masih menunggu waktu pelayaran, karena menggunakan transportasi laut" jelasnya 

 Meski demikian pihaknya, mengakui tingkat kesulitan saat perjalanan dengan cuaca ekstrim, gelombang besar, namun karena tugas yang harus dijalani dengan kepasrahan dan penuh tanggungjawab sebagai kepala sekolah.

 "Awalnya saya takut menempuh perjalanan laut, namun karena merupakan tugas dan tanggungjawab, akhirnya terbiasa juga"pungkasnya .Ar

 

Berita Terbaru

Siswa SMPN 1 Jabon Sidoarjo yang Tak ikut ODL ke Jogja, Laksanakan ODL Mandiri di Griya Batik Sidoarjo

Siswa SMPN 1 Jabon Sidoarjo yang Tak ikut ODL ke Jogja, Laksanakan ODL Mandiri di Griya Batik Sidoarjo

Rabu, 04 Feb 2026 08:59 WIB

Rabu, 04 Feb 2026 08:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Siswa Siswi SMPN 1 Jabon Kabupaten Sidoarjo kelas 9 berangkat ke Yogjakarta untuk mengikuti kegiatan ODL (Outdoor Learning) pada…

PSI Siap Mati-matian Ikuti Jokowi

PSI Siap Mati-matian Ikuti Jokowi

Selasa, 03 Feb 2026 19:07 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 19:07 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) siap berjuang mati-matian. Menurutnya pernyataan Jokowi itu menjadi dorongan moral dan militansi…

Setelah Lengser dari KSP, Moeldoko Mengeluh

Setelah Lengser dari KSP, Moeldoko Mengeluh

Selasa, 03 Feb 2026 19:06 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 19:06 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Setelah tak jabat Kepala Staf Kepresidenan (KSP) dan kini jadi Ketua Umum Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia…

Gus Ipul-Gus Yahya, ke Istana Bareng

Gus Ipul-Gus Yahya, ke Istana Bareng

Selasa, 03 Feb 2026 19:02 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 19:02 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto mengundang organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam pada Selasa (3/2) siang. Apa yang akan…

Komnas Anak Ingatkan Konflik Terekspos di Media Berdampak Buruk

Komnas Anak Ingatkan Konflik Terekspos di Media Berdampak Buruk

Selasa, 03 Feb 2026 18:59 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 18:59 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Komnas Anak berharap kasus ini tidak berlarut-larut. Sebab, konflik yang terus menerus terekspos di media dikhawatirkan akan…

Kisah Anak-Cucu Almarhum Emilia Contesa : Denada Nangis, Ressa Siap Islah

Kisah Anak-Cucu Almarhum Emilia Contesa : Denada Nangis, Ressa Siap Islah

Selasa, 03 Feb 2026 18:56 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 18:56 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Drama perseteruan antara pihak Ressa dan Denada memasuki babak baru yang makin panas. Tak main-main, Dino Rossano Hansa selaku Om…