Proyek Kayutangan Heritage Sebabkan Omzet Pedagang Menurun

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wali Kota Malang Sutiaji saat meninjau proyek pembangunan kayutangan heritage. SP/ JT
Wali Kota Malang Sutiaji saat meninjau proyek pembangunan kayutangan heritage. SP/ JT

i

SURABAYAPAGI.com, Malang - Proyek pembangunan Kayutangan Heritage yang ditarget selesai pada 20 Desember 2020 mendatang mengakibatkan penutupan jalan yang cukup berimbas bagi masyarakat di Kota Malang khusunya para pedagang di sekitar area tersebut yang mengeluhkan omzetnya menurun drastis. Bahkan, keluhan pedagang itu sudah disampaikan kepada legislatif, Minggu (15/11/2020).

Sementara itu, dengan adanya kawasan ini nanti, Pemkot Malang berharap warga memahami pembangunan yang dilakukan saat ini untuk kemajuan perekonomian ke depan melalui destinasi wisata heritage khas Kota Malang tersebut. Sehingga, pelaku usaha dan pedagang khususnya di kawasan tersebut dinilai akan ikut merasakan dampak peningkatan ekonomi yang positif.

Wali Kota Malang Sutiaji juga menyampaikan agar masyarakat bersabar sementara waktu. Pasalnya, yang ikut terkena dampaknya bahkan bukan hanya masyarakat sekitar saja, melainkan hampir seluruh warga Kota Malang juga harus menahan diri karena kemacetan dan lain hal.

"Saya mohon sekali kesabaran untuk semuanya, untuk sementara. Yang namanya pembangunan itu bukan untuk wali kota, untuk sekda (sekretaris daerah), untuk Wawali (wakil wali kota), tapi untuk masyarakat. Ketika sekarang ada kendala sedikit, mohon dimaklumi," ungkapnya.

Menanggapi hal tersebut pemkot juga rutin melakukan peninjauan area kawasan pembangunan untuk memastikan pekerjaan dikerjakan sesuai dengan waktu yang dijanjikan,  wali kota dan instansi terkait dalam hal ini Dinas Perhubungan (Dishub) dan Satlantas Polresta Malang Kota tetap melakukan evaluasi.

Setidaknya sembari mencari pola yang tepat untuk memberikan fasilitasi bagi warga yang merasa terdampak akan proyek pembangunan Kayutangan Heritage. "Kami masih terus mencari pola itu," tandasnya. Dsy10

 

Berita Terbaru

Laila Mufidah Temukan  TPS Lintas Wilayah Berlaku Denda Cas

Laila Mufidah Temukan  TPS Lintas Wilayah Berlaku Denda Cas

Selasa, 24 Feb 2026 03:40 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 03:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Alangkah terkejutnya Wakil Ketua DPRD Surabaya Laila Mufidah saat melakukan sidak ke TPS Rungkut Menanggal. Pimpinan Dewan…

Wakil DPRD Surabaya Minta Pemkot dan Pengembang Tak Tutup Mata

Wakil DPRD Surabaya Minta Pemkot dan Pengembang Tak Tutup Mata

Selasa, 24 Feb 2026 03:37 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 03:37 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Wakil DPRD Surabaya Laila Mufidah langsung melakukan sidak atau turun ke lapangan usai mendengar keluhan Warga di Gunung Anyar…

Sidak Takjil Pemkot Kediri Pastikan Jajanan Ramadan di Kota Kediri Aman dan Terawasi

Sidak Takjil Pemkot Kediri Pastikan Jajanan Ramadan di Kota Kediri Aman dan Terawasi

Senin, 23 Feb 2026 21:13 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:13 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Pemerintah Kota Kediri memastikan keamanan jajanan takjil yang dijajakan selama bulan Ramadan melalui inspeksi mendadak (sidak) di…

Program Keluarga Harapan Plus Tahap 1 Tahun 2026 Kembali Digulirkan, Sasar 485 Lansia di Kota Kediri

Program Keluarga Harapan Plus Tahap 1 Tahun 2026 Kembali Digulirkan, Sasar 485 Lansia di Kota Kediri

Senin, 23 Feb 2026 21:09 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:09 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Memasuki bulan Ramadhan, Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali menyalurkan Program Keluarga Harapan (PKH) Plus Tahap I bagi lansia…

Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Dalam Apel Pagi, Mbak Wali - Gus Qowim Percepat Pembangunan dan Turunkan Kemiskinan

Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Dalam Apel Pagi, Mbak Wali - Gus Qowim Percepat Pembangunan dan Turunkan Kemiskinan

Senin, 23 Feb 2026 21:05 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati memimpin apel pagi bersama jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota…

Kita Seperti Dijajah AS

Kita Seperti Dijajah AS

Senin, 23 Feb 2026 20:11 WIB

Senin, 23 Feb 2026 20:11 WIB

MUI Minta Kaji Ulang Perjanjian Dagang AS-Indonesia yang Salah Satu Kesepakatannya Menyebut Produk asal AS yang Masuk ke Indonesia tidak Memerlukan Sertifikasi…