Minat Baca Minim, Kepsek di Sumenep Buat Taman Bacaan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Sebagian Dana Bos afirmasi  di belikan buku-buku bacaan untuk  siswa, dengan tujuan membuat taman bacaan . SP/Ainur Rahman
Sebagian Dana Bos afirmasi di belikan buku-buku bacaan untuk siswa, dengan tujuan membuat taman bacaan . SP/Ainur Rahman

i

SURABAYA PAGI, Sumenep - H. Ibnu Ma'rup S.Pd, M.Si mengatakan bahwa Bos Afirmasi sangat membantu lembaga terpencil khususnya untuk sarana dan prasarana sekolah yang ada di kepulauan Kabupaten Sumenep. 

Menurutnya, dengan adanya bos afirmasi itu, pihak sekolah bisa dengan mudah menyalurkan program pengembangan pendidikan seperti melengkapi bahan bacaan buku di perpustakaan dan membuat taman baca siswa serta dapat merehab ringan gedung sekolah termasuk membikin MCK untuk guru dan siswa.

"Alhamdulillah sebagian Dana Bos afirmasi sudah saya belikan buku-buku bacaan buat siswa, dengan tujuan membuat taman bacaan untuk merangsang minat baca siswa, selebihnya saya belikan sound system, dan perawatan gedung sekolah, serta membikin taman baca siswa" katanya kepada Surabaya pagi,  Minggu(15/11).

Dikatakan Ibnu, penggunaan dana bos afirmasi itu cara menggunakannya melalui SilPa, jadi kepala sekolah tinggal bayar via rekening kepada toko yang telah dibeli sebelumnya, barang datang baru di transfer, jadi setiap belanja bakal ketahuan. “Sekarang sudah canggih, sekecil apapun uang negara harus disalurkan sesuai dengan petunjuk teknisnya” kilahnya.

Foto : H. Ibnu Ma'rup, S.Pd, M.Si, Kepala sekolah SMPN 3 Sapeken. SP/Ainur Rahman

Dirinya mengaku ingin merangsang minat baca bagi siswa itu sudah lama, hanya selalu tidak menemukan moment anggaran yang tepat. “Namun setelah adanya Bos Afirmasi senilai Rp. 60 Juta itu, saya wujudkan impian saya untuk membuat taman baca sekolah” ujarnya.

Kepsek SMPN 3 Sapeken itu menambahkan, pembelian buku untuk taman baca itu menghabiskan kurang lebih 46 juta, dan sisanya dipergunakan untuk sekolah termasuk pemeliharaan gedung.

“Rencana mau memasang wifi hanya saja jaringan di pulau itu lemot, jadi percuma” katanya. 

Jadi sambungnya,”Kalau saya melihat minat baca siswa yang ada di kepulauan itu memang sangat minim, namun sejumlah siswa itu memiliki banyak kemampuan dalam bidang ekstrakurikuler, hampir setiap ada perlombaan yang ada, saya selalu mengutus perwakilan siswa dari SMPN 3 sapeken" kata dia. 

"Pihak sekolah berkeyakinan, jika sarana dan prasarana sudah terpenuhi seperti taman baca dengan lambat laun siswa akan terpengaruh dengan sendiri untuk mengetahui dan kecenderungan untuk membaca tinggi karena rasa ingin tahu ini pelajaran yang harus diberikan motivasi" pungkasnya. Ar

Berita Terbaru

Final Four Proliga 2026 Surabaya, PLN Hadirkan Listrik Tanpa Kedip

Final Four Proliga 2026 Surabaya, PLN Hadirkan Listrik Tanpa Kedip

Selasa, 07 Apr 2026 03:34 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 03:34 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PLN Unit Induk Distribusi Jawa Timur memastikan keandalan pasokan listrik selama pelaksanaan babak final four Proliga Seri Surabaya y…

Sengketa Tanah Lontar Surabaya Kembali Mengemuka di DPR RI

Sengketa Tanah Lontar Surabaya Kembali Mengemuka di DPR RI

Senin, 06 Apr 2026 21:09 WIB

Senin, 06 Apr 2026 21:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Sengketa tanah di kawasan Lontar, Surabaya kembali menjadi perhatian nasional setelah dibawa ke forum Rapat Dengar Pendapat (RDP) K…

KPK Geledah Rumah Kadiskominfo, Sita 2 HP dan Dokumen SPPD

KPK Geledah Rumah Kadiskominfo, Sita 2 HP dan Dokumen SPPD

Senin, 06 Apr 2026 17:54 WIB

Senin, 06 Apr 2026 17:54 WIB

‎SURABAYAPAGI, Kota Madiun – KPK menyita dua handphone dan dokumen SPPD saat menggeledah rumah Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Mad…

Warga Tolak KKMP di Lapangan Josenan, Kelurahan Pilih Pending Proyek ‎

Warga Tolak KKMP di Lapangan Josenan, Kelurahan Pilih Pending Proyek ‎

Senin, 06 Apr 2026 17:52 WIB

Senin, 06 Apr 2026 17:52 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun –Rencana pembangunan Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) di Lapangan Josenan, Kecamatan Taman, Kota Madiun ditolak warga. Pem…

Jelang Keberangkatan, Ratusan Calon Jamaah Haji Asal Lamongan Belum Terima Seragam

Jelang Keberangkatan, Ratusan Calon Jamaah Haji Asal Lamongan Belum Terima Seragam

Senin, 06 Apr 2026 16:04 WIB

Senin, 06 Apr 2026 16:04 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Menjelang keberangkatan ibadah haji 1447 H tahun 2026, ratusan calon jamaah haji (CJH) asal Kabupaten Lamongan, dilaporkan belum…

Nekat Seberangi Palpin Rel KA Sambil Angkat Sepeda, Kakek 74 Tahun Tewas Disambar Kereta Api

Nekat Seberangi Palpin Rel KA Sambil Angkat Sepeda, Kakek 74 Tahun Tewas Disambar Kereta Api

Senin, 06 Apr 2026 15:45 WIB

Senin, 06 Apr 2026 15:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Nandam 74 warga Desa Bendosari Kec.Sanankulon Kab.Blitar nekat seberangi Rel KA yang tak berpalang pintu, yang berujung tertemper…