Miris, Bayi Baru Lahir di Jember Dibakar

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
 Polisi melakukan olah TKP di lokasi penemuan jasad bayi.
Polisi melakukan olah TKP di lokasi penemuan jasad bayi.

i

SURABAYAPAGI.COM, Jember - Sesosok mayat bayi perempuan dengan sebagian tubuhnya terdapat luka bakar ditemukan di pinggir sungai Dusun Kramat, Desa Sebanen, Kecamatan Kalisat, Rabu (18/11/2020).

Menurut Kapolsek Kalisat AKP Sukari, mayat bayi dibakar itu pertama kali ditemukan warga setempat bernama Totok (35). Saat itu Totok sedang menambang pasir di sungai.

"Saksi Totok ini turun ke sungai sekitar pukul 06.00 pagi. Kemudian jam 08.00 dia naik untuk sarapan," kata Sukari saat dihubungi, Rabu (18/11/2020).

Saat naik dari sungai itulah, Totok melihat benda berwarna hitam seperti boneka yang terbakar. Karena penasaran, Totok mendekati benda itu.

"Begitu didekati, ternyata itu adalah mayat bayi terbakar. Setelah itu, Totok ini memanggil warga yang lain kemudian melapor kepada kita," jelas Sukari.

Dari hasil olah TKP, terdapat kain yang membungkus mayat bayi itu yang kondisinya juga terbakar. Selain itu, ditemukan sepasang sandal jepit warna putih biru tak jauh dari lokasi.

"Kita belum bisa memastikan apakah sandal yang tertinggal di lokasi itu adalah milik pelaku. Namun ada dugaan ke sana," kata Sukari.

Dugaan sementara, bayi tersebut baru saja dilahirkan. Hal tersebut diperkuat dengan ditemukannya ari-ari sang bayi di sekitar lokasi.

"Kita temukan ari-arinya di lokasi. Dugaan usia bayi dari (ditemukannya ari-ari) itu," kata Kanit Reskrim Polsek Kalisat Aipda Abdul Haris, Rabu (18/11/2020).

Bayi itu, lanjut Haris, juga normal. Maksudnya, bayi itu sebelumnya dalam kandungan selama 9 bulan.

"Jadi dari bentuk fisiknya, menurut keterangan dokter di rumah sakit (RSD Kalisat) saat saya tanyakan, bayi terbakar itu umurnya di kandungan normal, 9 bulan," kata Haris.

Namun, lanjut Haris, semuanya masih menunggu hasil autopsi. Proses itu akan dilakukan di RSD dr Soebandi Jember.

"Setelah tadi dibawa ke RSD Kalisat, saat ini dibawa ke RSUD Soebandi Jember. Karena selain autopsi juga akan diambil sampel DNA," kata Haris.

Polisi menduga bayi berkelamin perempuan itu terbakar dalam kondisi masih hidup.

"Diperkirakan terbakar dalam kondisi masih hidup," kata Kanit Reskrim Polsek Kalisat Aipda Abdul Haris.

Haris menambahkan bayi itu sengaja dibakar. Mengenai pelakunya apakah orangtua si bayi, polisi masih terus melakukan penyelidikan.

"Logikanya sih, kan nggak mungkin dia (bayi) mau membakar diri sendiri. Tapi karena kita masih belum bisa memastikan, untuk itu perlu autopsi," terangnya.

Sejauh ini polisi telah meminta keterangan dari 7 orang.

"Sementara ini kita meminta keterangan 7 orang, termasuk yang pertama kali menemukan. Semuanya masih berstatus saksi," kata Kapolsek Kalisat AKP Sukari, Rabu (18/11/2020).

Hasil pemeriksaan itu, kata Sukari, akan di kroscek dengan hasil olah TKP dan hasil autopsi.

Berita Terbaru

Target Kinerja Belum Tercapai, Eri Cahyadi Ganti 13 Kepala Dinas Surabaya Berdasarkan Hasil Evaluasi

Target Kinerja Belum Tercapai, Eri Cahyadi Ganti 13 Kepala Dinas Surabaya Berdasarkan Hasil Evaluasi

Kamis, 08 Okt 2026 12:53 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 12:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti pergantian 13 kepala perangkat daerah (PD) dalam setahun terakhir, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengungkap hal…

Tindak Aduan Pengemudi Wirawiri, Dishub Surabaya Gerak Cepat beri Sanksi SP-2

Tindak Aduan Pengemudi Wirawiri, Dishub Surabaya Gerak Cepat beri Sanksi SP-2

Kamis, 08 Okt 2026 12:34 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 12:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti laporan masyarakat terkait dugaan pelanggaran lalu lintas yang dilakukan salah satu pengemudi Wirawiri Suroboyo,…

Antisipasi Banjir Musim Hujan, Pemkot Madiun Bakal Perbaiki Drainase Rusak hingga Pengolahan Ipal

Antisipasi Banjir Musim Hujan, Pemkot Madiun Bakal Perbaiki Drainase Rusak hingga Pengolahan Ipal

Kamis, 08 Okt 2026 12:25 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 12:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Menyusul temuan di sejumlah lokasi saluran drainase di Kota Madiun yang telah mengalami kerusakan, Pemerintah Kota (Pemkot) setempat…

Pemkab Malang Ubah Paradigma Sound Horeg: Dari “Adu Keras” Jadi “Adu Kreativitas"

Pemkab Malang Ubah Paradigma Sound Horeg: Dari “Adu Keras” Jadi “Adu Kreativitas"

Kamis, 08 Okt 2026 11:52 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 11:52 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Menindaklanjuti berbagai persoalan sosial yang muncul akibat penggunaan pengeras suara atau sound system (sound horeg) di tengah…

Ditarget Rampung 16 Desember, Pembangunan Jembatan Candinegoro Terus Dikebut

Ditarget Rampung 16 Desember, Pembangunan Jembatan Candinegoro Terus Dikebut

Kamis, 08 Okt 2026 11:43 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 11:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Menyusul deviasi progres fisik yang mencapai minus 9,94 persen, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo terus mengebut pembangunan…

Lewat Program Bongkar Ratoon, Pemkab Tulungagung Genjot Produktivitas Tebu

Lewat Program Bongkar Ratoon, Pemkab Tulungagung Genjot Produktivitas Tebu

Kamis, 08 Okt 2026 11:25 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 11:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Salah satu strategis dalam membantu petani meningkatkan hasil panen sekaligus mendukung swasembada gula nasional, Pemerintah…