Mediasi Tak Pasti, Buruh di Jombang Kembali Unjuk Rasa

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Aksi unjuk rasa massa buruh yang kedua di depan Pemkab Jombang.
Aksi unjuk rasa massa buruh yang kedua di depan Pemkab Jombang.

i

SURABAYAPAGI.COM, Jombang - Para buruh kembali menggelar aksi unjuk rasa didepan Kantor Pemkab Jombang. Aksi yang kedua ini, massa buruh yang datang lebih banyak dari yang pertama.

Aksi ini dipicu mediasi yang dilakukan Dewan Pengupahan Kabupaten (DPK) Jombang dengan perwakilan buruh tadi pagi tidak ada kepastian.

Koordinator Aksi, Luthfi Mulyono mengatakan, bahwa aksi yang kedua ini tuntutan masih sama. Yakni Pemkab Jombang mau menetapkan kenaikan UMK tahun 2021 sesuai keputusan Gubernur Jatim.

"Dalam mediasi sebelumnya baik perwakilan buruh maupun DPK Jombang tetap tak menemukan kata sepakat soal rekomendasi yang sudah turun," katanya, Kamis (19/11/2020).

Luthfi mengungkapkan, bahwa DPK memutuskan ada tiga pola kenaikan yang bisa diambil. Namun sampai di tangan bupati, rekomendasinya justru tidak ada kenaikan.

"Ada kesalahan mendasar pada pola penentuan besaran UMK tahun 2021, yakni menggunakan UU Cipta Kerja yang baru disahkan. Padahal di pasal 88c UU CIptaker, akan ada peraturan turunan yang mengatur pengupahan," ungkapnya.

Oleh sebab itu Luthfi menegaskan, pihaknya akan segera melakukan gugatan kepada Pemkab Jombang terkait rekomendasi yang sudah dikeluarkan Bupati Jombang ke PTUN.

"Kami akan demo dalam skala besar jika sampai penetapan UMK pada 21 November nanti Pemkab Jombang tidak merubah rekomendasi kenaikan UMK Jombang 2021," tegasnya.

Luthfi nanti akan melakukan konsolidasi. Pihaknya mengancam akan membuat tenda di depan pemkab. "Atau bisa kita juga mogok kerja besar-besaran," pungkasnya. suf

Berita Terbaru

Perlinsos Digital Jangkau Lebih dari 1 Juta KK di Surabaya, Data Warga Terus Dimutakhirkan

Perlinsos Digital Jangkau Lebih dari 1 Juta KK di Surabaya, Data Warga Terus Dimutakhirkan

Minggu, 04 Okt 2026 15:46 WIB

Minggu, 04 Okt 2026 15:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mencatat Program Perlindungan Sosial (Perlinsos) Digital telah menjangkau 1.004.298 kepala…

Dukung Moratorium Perizinan RHU, DPRD Surabaya Gagas Raperda Pengendalian Miras

Dukung Moratorium Perizinan RHU, DPRD Surabaya Gagas Raperda Pengendalian Miras

Minggu, 04 Okt 2026 15:43 WIB

Minggu, 04 Okt 2026 15:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - DPRD Surabaya mendukung langkah Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi melakukan moratorium perizinan rumah hiburan umum (RHU) baru.…

Pemkab Tambah Anggaran 10 Miliar, Kebut Perbaikan Jalan Rusak di Ponorogo

Pemkab Tambah Anggaran 10 Miliar, Kebut Perbaikan Jalan Rusak di Ponorogo

Minggu, 04 Okt 2026 15:34 WIB

Minggu, 04 Okt 2026 15:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Guna mempercepat perbaikan jalan yang rusak, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo menambah anggaran sekitar Rp10 miliar melalui…

Dipicu Emisi Kendaraan dan Debu Jalan, Kasus ISPA Di Surabaya Meningkat

Dipicu Emisi Kendaraan dan Debu Jalan, Kasus ISPA Di Surabaya Meningkat

Minggu, 04 Okt 2026 15:26 WIB

Minggu, 04 Okt 2026 15:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kondisi lingkungan yang dipenuhi debu dan asap kotor hingga emisi kendaraan bermotor di puncak kemarau mengakibatkan lonjakan…

Pengunjung Diajak Membatik Langsung di Fave Hotel Sidoarjo

Pengunjung Diajak Membatik Langsung di Fave Hotel Sidoarjo

Minggu, 04 Okt 2026 15:03 WIB

Minggu, 04 Okt 2026 15:03 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Amazing dalam rangka memperingati Hari Batik Nasional 2 Oktober 2026, fave hotel Sidoarjo berkolaborasi dengan Batik Namiroh,…

Tertular dari Keluarga, 254 Anak di Bawah 14 Tahun di Ponorogo Terjangkit TBC

Tertular dari Keluarga, 254 Anak di Bawah 14 Tahun di Ponorogo Terjangkit TBC

Minggu, 04 Okt 2026 14:41 WIB

Minggu, 04 Okt 2026 14:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Hingga September, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Ponorogo mencatat ratusan anak terdeteksi positif tuberkulosis (TBC)…