5 Pelaku Pengeroyokan Remaja di Bandung Tertangkap

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Para tersangka pengeroyokan Yogi Bisma saat diamankan. Akibat ulah para pelaku, korban meninggal dunia.
Para tersangka pengeroyokan Yogi Bisma saat diamankan. Akibat ulah para pelaku, korban meninggal dunia.

i

 

SURABAYAPAGI.COM, Bandung - Seorang remaja di Bandung tewas usai dikeroyok gerombolan bermotor. Polisi bergerak dan mengamankan sejumlah pelaku.

Satreskrim Polrestabes Bandung dan Unit Reskrim Polsek Bandung Kidul meringkus 5 dari 12 pelaku yang membantai korban Yogi Bisma (16). Peristiwa sadis yang terekam kamera CCTV itu terjadi di Kompleks Muara, Jalan Muarasari I RT 002/011, Kelurahan Kebonlega, Kecamatan Bojongloa Kidul, Kota Bandung, Jawa Barat pada Senin (5/10) sekira pukul 23.30 WIB.

Kasatreskrim Polrestabes Bandung Kompol Adanan Mangopang mengatakan, para pelaku merupakan anggota kelompok bermotor atau geng motor di Kota Bandung. Mereka berselisih paham dengan korban.

"Kasus pengeroyokan oleh kelompok bermotor yang sering meresahkan warga Kota Bandung. Ditangkap oleh polsek, kita backup. Sudah ada beberapa tersangka yang diamankan," ujar Kasat Reskrim Polrestabes Bandung Kompol Adanan Mangopang di Mapolrestabes Bandung, Jalan Jawa, Kota Bandung, Selasa (24/11).

Kompol Adanan mengatakan, para pelaku yang berhasil diamankan diantaranya Awaludin Ramdani, Akbar Arifin, Jeka Kurnia, Jorgi Adiguna dan Remil Prayoga. Meski belum menangkap semua pelaku, polisi menyebut telah mengantongi identitas para pelaku itu.

"Sisanya masih pengejaran. Kita sudah kantongi identitas pelaku lainnya," kata Adanan.

Ia menuturkan kejadian tersebut bermula saat korban melintas di TKP dengan suara knalpot bising. Korban lantas ditegur oleh pelaku, namun tak menerima.

"Kejadian berawal Saat tersangka Rizki dan saksi Mahdar sedang berada di pos satpam, tiba-tiba korban melintas menggunakan sepeda motor dengan suara knalpot bising selanjutnya ditegur oleh tersangka Rizki," ungkapnya.

Korban Yogi yang tidak terima ditegur malah balik mengancam tersangka. Korban kemudian mendatangi Rizki dengan membawa sebilah golok.

Kemudian para tersangka melakukan perlawanan dengan menggunakan kursi lipat dan helm yang ada di pos satpam.

Korban dianiaya secara brutal hingga akhirnya mengalami luka dan dibawa ke rumah sakit. Namun kondisi korban tak tertolong.

"Setelah korban tidak berdaya, para tersangka melarikan diri. Selanjutnya korban dibawa ke rumah sakit. Namun setelah tiga jam dirawat di rumah sakit, korban Yogi Bisma meninggal dunia," ujar Kompol Adanan.

Polisi yang menerima laporan langsung melakukan penyelidikan. Berdasarkan rekaman kamera CCTV yang diterima, polisi menelusuri dan berhasil menangkap pelaku. Selain dipukuli, korban dihantam berkali-kali oleh pelaku menggunakan kursi dan helm.

"Kebetulan di TKP ada CCTV yang merekam kejadian. Sehingga penyidik terbantu beserta bisa ungkap dan masyarakat yang melihat kebetulan mengenali dan menyebutkan nama. Ini memudahkan penyidik melakukan penangkapan," tutur Adanan.

Selain menangkap lima pelaku, kata Kompol Adanan, petugas juga mengamankan barang bukti dari peristiwa ini, berupa kursi lipat, golok bersarung kayu, dan helm warna hitam. "Tersangka disangkakan melanggar Pasal 170 ayat 2 huruf 3e KUHPidana dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara," kata Kompol Adanan.

Berita Terbaru

Hari Pelanggan Nasional, PLN UIT JBM Perkuat Sinergi Dengan Stakeholder Sektor Industri Manufaktur

Hari Pelanggan Nasional, PLN UIT JBM Perkuat Sinergi Dengan Stakeholder Sektor Industri Manufaktur

Senin, 07 Sep 2026 19:23 WIB

Senin, 07 Sep 2026 19:23 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Memaknai Hari Pelanggan Nasional (HPN) yang diperingati setiap 4 September, PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur d…

‎Skor LPPD Naik, Bupati Madiun: Jangan Cuma Kejar Nilai

‎Skor LPPD Naik, Bupati Madiun: Jangan Cuma Kejar Nilai

Senin, 07 Sep 2026 17:39 WIB

Senin, 07 Sep 2026 17:39 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun - Skor kinerja penyelenggaraan pemerintahan daerah Kabupaten Madiun meningkat dalam evaluasi nasional. Meski demikian, Bupati Madiun H…

Sekjen PP AMPG Sebut Diklatda Jatim Pilot Project Kaderisasi Anak Muda se Indonesia

Sekjen PP AMPG Sebut Diklatda Jatim Pilot Project Kaderisasi Anak Muda se Indonesia

Senin, 07 Sep 2026 15:43 WIB

Senin, 07 Sep 2026 15:43 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – Sekretaris Jenderal Pimpinan Pusat Angkatan Muda Partai Golkar (PP AMPG), Ubaidillah, menilai pelaksanaan Pendidikan dan Pelatihan …

Dibuka 10 September, Truk Kini Bisa Lewati Jembatan Buk Wedi Pasuruan

Dibuka 10 September, Truk Kini Bisa Lewati Jembatan Buk Wedi Pasuruan

Senin, 07 Sep 2026 15:24 WIB

Senin, 07 Sep 2026 15:24 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pasuruan - Setelah proses pembangunan jembatan selesai, kini kendaraan besar dapat kembali melewati Jembatan Buk Wedi di Kota Pasuruan mulai…

Pemkab Bojonegoro Sediakan Ruang Publik Modern Alun-alun Sisi Utara

Pemkab Bojonegoro Sediakan Ruang Publik Modern Alun-alun Sisi Utara

Senin, 07 Sep 2026 15:18 WIB

Senin, 07 Sep 2026 15:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Dalam mewujudkan delapan fasilitas publik modern yang ramah untuk masyarakat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro masih…

Warga Surabaya Ramai Berburu Ikan Mabuk di Jembatan Jagir, Arus Lalin Tersendat

Warga Surabaya Ramai Berburu Ikan Mabuk di Jembatan Jagir, Arus Lalin Tersendat

Senin, 07 Sep 2026 15:05 WIB

Senin, 07 Sep 2026 15:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini sejumlah warga ramai-ramai berburu ikan mabuk di bawah sungai Jembatan Jagir Wonokromo, Surabaya. Banyaknya warga…