Ning Ita Buka FGD Pemetaan Potensi dan Roadmap Ekonomi Kreatif

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wali Kota Mojokerto, Ning Ita saat membuka (FGD) Pemetaan Potensi dan Roadmap Ekonomi Kreatif di ruang rapat Bappeko, Jumat (27/11) pagi. SP/ Agus Dwy S
Wali Kota Mojokerto, Ning Ita saat membuka (FGD) Pemetaan Potensi dan Roadmap Ekonomi Kreatif di ruang rapat Bappeko, Jumat (27/11) pagi. SP/ Agus Dwy S

i

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari membuka Focus Group Discussion (FGD) Pemetaan Potensi dan Roadmap Ekonomi Kreatif di ruang rapat Bappeko, Jumat (27/11) pagi.


Acara yang digelar oleh Bagian Perekonomian Pemkot Mojokerto ini diikuti oleh puluhan pelaku ekonomi kreatif dari 16 sub sektor yang ada. Diantaranya, sektor aplikasi dan pengembangan permainan, arsitektur, desain produk, fashion, desain interior, desain komunikasi visual, seni pertunjukan, film animasi dan video, fotografi, kriya, kuliner, musik, periklanan, penerbitan, seni rupa dan televisi radio.


Dalam laporannya, Plt Kabag Perekonomian, Ani Wijaya mengatakan FGD ini bertujuan untuk menjaring masukan, kritik dan saran atas kajian pemetaan potensi ekonomi kreatif dan road map ekonomi kreatif di Kota Mojokerto. 


"Selain itu, kita juga ingin menggali potensi utama dari 16 sub sektor yang ada sebagai lokomotif penggerak ekonomi kreatif. Serta memantapkan roadmap sebagai dasar penentuan kebijakan pengembagan dan pembinaan ekonomi kreatif," jelasnya.


FGD ini lanjut Ani, juga menghadirkan sejumlah narasumber handal. Diantaranya Direktur Edukasi dan Litbang ICCN (Indonesia Creative Cities Network), Islaminur Pempasa, Wakil Direktur Komunikasi Publik, Ardiansyah dan Direktur Inkubasi Bisnis, Amar Alfabet.


Sementara itu, Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari menjelaskan ekonomi kreatif di Indonesia sudah mendapat perhatian khusus sejak tahun 2009. Ini terbukti dengan dikekuarkannya Instruksi Presiden Nomor 6 tahun 2009 tentang Pengembangan Ekonomi Kreatif.


"Namun sayangnya, saat saya masuk di Kota Mojokerto, tidak ada perhatian sama sekali terhadap mereka. Maka dua tahun ini saya minta, bagaimana untuk mengopeni para pelaku ekonomi kreatif ini dengan baik dan sungguh-sungguh," tegasnya.


Ia menyebut, jika hal ini bukanlah tanpa dasar, sebab salah satu prioritas RPJMD Kota Mojokerto yakni pembangunan pariwisata sangat membutuhkan dukungan dari mereka.


"Misalnya, wisatawan mengunjungi Kota Mojokerto tidak hanya destinasinya saja, tapi mereka juga butuh makan minum, beli oleh-oleh, menikmati tontonan seni budaya dan masih banyak lagi yang kesemuanya itu bisa didapat dari para pelaku ekonomi kreatif ini," jelasnya.


Ning Ita menambahkan, dalam dua tahun kepemimpinannya ini ada beberapa program agar ekonomi kreatif dapat berkembang. Diantaranya dengan memberikan advokasi, fasilitasi dan inkubasi.


"Memang hasilnya belum bisa dilihat sangat signifikan. Namun saya yakin adanya pandemi ini dapat lebih meningkatkan inovasi dan kreatifitas merekan karena tantangan keadaan," ujarnya.


Ning Ita menuturkan, 16 sub sektor ini memang belum semuanya menunjukkan geliatnya. Namun cikal bakal bibit komunitasnya sudah ada. "Tinggal bagaimana kita bangkitkan mereka melalui even yang menantang kreatifitas dan inovasi mereka. Semisal kemarin kita buat lomba video daring guru mengajar," ungkapnya.


Ning Ita menegaskan, potensi ekonomi kreatif yang ada di Kota Mojikerto ini perlu digali dan dianalisis lebih lanjut, dengan pemetaan yang cermat. Mana potensi yang dominan yang bisa menjadi penggerak potensi yang lainnya dari 16 sub sektor yang ada.


"Tapi pemkot tidak bisa berdiri sendiri. Perlu peranan masyarakat atau komunitas kreatif untuk mengangkat potensi lokal baik SDM, budaya dan komoditas Ekonominya," pungkasnya. dwy

Berita Terbaru

Sentuhan Humanis Kapolres Gresik di SLB

Sentuhan Humanis Kapolres Gresik di SLB

Kamis, 09 Apr 2026 19:40 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 19:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik — Suasana penuh kehangatan dan haru menyelimuti kegiatan kunjungan Kapolres Gresik Ramadhan Nasution di SLB Kemala Bhayangkari 2 G…

SK Palsu Berkedok Rekrutmen PNS, Belasan Warga Datangi Kantor Pemkab Gresik

SK Palsu Berkedok Rekrutmen PNS, Belasan Warga Datangi Kantor Pemkab Gresik

Kamis, 09 Apr 2026 19:13 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 19:13 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik — Dugaan penipuan rekrutmen pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik mulai terkuak setelah b…

KPK Geledah Rumah Pengusaha EO Madiun, Bawa Satu Handphone 

KPK Geledah Rumah Pengusaha EO Madiun, Bawa Satu Handphone 

Kamis, 09 Apr 2026 16:14 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 16:14 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Satu unit handphone dibawa Komisi Pemberantasan Korupsi dari hasil penggeledahan di rumah pengusaha event organizer Faizal Rachman d…

Dinkes Catat Ratusan Anak di Surabaya Terdata Suspek Kasus Campak, Mayoritas Anak-anak

Dinkes Catat Ratusan Anak di Surabaya Terdata Suspek Kasus Campak, Mayoritas Anak-anak

Kamis, 09 Apr 2026 15:36 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 15:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dinas Kesehatan (Dinkes) Surabaya baru-baru ini mencatat terjadi lonjakan kasus terhadap suspek penyakit campak yang mana…

Masih Tunggu Anggaran, Trans Jatim di Malang Raya Bakal Tambah 2 Koridor

Masih Tunggu Anggaran, Trans Jatim di Malang Raya Bakal Tambah 2 Koridor

Kamis, 09 Apr 2026 15:28 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 15:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Perihal rencana dua koridor baru Bus Trans Jatim Malang Raya, saat ini masih menunggu anggaran dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur…

Banjir Lahar Semeru Mulai Terjang Sungai Besuk Kobokan dan Kali Lanang

Banjir Lahar Semeru Mulai Terjang Sungai Besuk Kobokan dan Kali Lanang

Kamis, 09 Apr 2026 15:19 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 15:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Status Gunung Semeru masih berada di level tiga atau siaga pasca hujan deras yang mengguyur kawasan Gunung Semeru mengakibatkan…