Truk Tertabrak KA di Jombang, Dua Tewas

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Truk didorong oleh warga dari rel kereta api usai ditabrak Kereta Api Gaya Baru di perlintasan Bandar Kedungmulyo. 
Truk didorong oleh warga dari rel kereta api usai ditabrak Kereta Api Gaya Baru di perlintasan Bandar Kedungmulyo. 

i

 

SURABAYAPAGI.COM, Jombang - Perlintasan kereta api tanpa palang pintu di Dusun Bodeh, Desa Kayen, Kecamatan Bandarkedungmulyo, Kabupaten Jombang, Jawa Timur memakan korban jiwa. 

Dua korban tewas usai kendaraan truk Nopol S 8174 N dihajar oleh Kereta Api Gaya Baru Malam Selatan tujuan Jakarta sekitar pukul 13.00 WIB siang pada Jumat, (27/11/2020). 

Dua korban tewas yakni pengemudi truk, Dayat (40), dan penumpangnya, Abdurrohmad (43). Keduanya warga Desa Gondangmanis, RT/RW 01/06, Kecamatan Bandarkedungmulyo, Jombang. 

Kapolsek Bandar Kedungmulyo, AKP Mursid mengatakan, kejadian tersebut bermula saat kendaraan truk Nopol S 8174 N melaju dari utara ke selatan. 

"Nah, saat melintasi perlintasan kereta api tanpa palang pintu, sopir truk kurang memperhatikan kereta api dari arah timur, sehingga tertabrak KA yang melaju dari arah timur ke barat," katanya, Jumat (27/11/2020). 

Sementara  itu menurut warga, Ali Nurahman (50), menerangkan, bahwa saat truk hendak melintas ada warga yang mendengar suara musik keras dari dalam truk tersebut. 

"Dari utara, truk membunyikan musik keras. Ada teman dari belakang teriak-teriak ada kereta lewat, tapi tidak dihiraukan. Akhirnya ketabrak," terangnya. 

Truk berwarna kuning itu terseret sejauh 500 meter dari lokasi awal tertemper KA. Dan dua orang di dalam truk yakni sopir dan kernet tewas di TKP.

Terpisah, Manager Humas PT KAI Daop 7 Madiun, Ixfan Hendriwintoko mengungkapkan, kecelakaan itu terjadi di perlintasan tak terjaga tanpa EWS (Early Warning System). 

"Tapi dilengkapi rambu antara Sembung - Kertosono sekitar pukul 12.50 WIB. Perjalanan KA mengalami kelambatan di Stasiun Kertosono Nganjuk 54 menit," pungkasnya. 

Selanjutnya, petugas Unit Laka lantas Polres Jombang yang berada di TKP langsung mengevakuasi kedua korban ke kamar mayat RSUD Jombang untuk divisum. suf

 

Berita Terbaru

Tingkat Hasil Panen Petani Desa Tanjekwagir Dapat Bantuan Traktor Roda Empat.

Tingkat Hasil Panen Petani Desa Tanjekwagir Dapat Bantuan Traktor Roda Empat.

Jumat, 26 Jun 2026 10:45 WIB

Jumat, 26 Jun 2026 10:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Harapan petani Desa Tanjekwagir Kecamatan Krembung untuk meningkatkan hasil pertanian akhirnya terwujud. Pada Kamis (25/6) Dinas P…

Tiga komplotan Curas di bekuk Satreskrim Polres Blitar Kota dalam waktu singkat

Tiga komplotan Curas di bekuk Satreskrim Polres Blitar Kota dalam waktu singkat

Jumat, 26 Jun 2026 09:19 WIB

Jumat, 26 Jun 2026 09:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar – Satreskrim Polres Blitar Kota dalam waktu singkat berhasil ungkap dan tangkap komplotan pelaku Curas,setelah pihak korban dari A…

Jumat Berkah, Antusiasme Warga Ingin Mengusap Kepala Anak Yatim

Jumat Berkah, Antusiasme Warga Ingin Mengusap Kepala Anak Yatim

Jumat, 26 Jun 2026 06:43 WIB

Jumat, 26 Jun 2026 06:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya, – ADA kebiasaan unik setiap tanggal 10 Muharam yaitu muliakan Anak Yatim. Banyak umat muslim rutin menggelar acara santunan komunal …

Komnas HAM: Penganiaya YTR Sangat Keji

Komnas HAM: Penganiaya YTR Sangat Keji

Kamis, 25 Jun 2026 20:57 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 20:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua Komnas HAM Anis Hidayah turut buka suara terkait kasus Taufik Hidayat (30) diduga menganiaya dan menyekap wanita inisial YTR…

Taufik Akui Siksa YTR Selama 1,5 Tahun

Taufik Akui Siksa YTR Selama 1,5 Tahun

Kamis, 25 Jun 2026 20:47 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 20:47 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menurut polisi, Taufik mengaku menyiksa YTR selama 1,5 tahun. Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Polisi Hendra Rochmawan,…

Jadikan PDIP Sebagai Oposisi

Jadikan PDIP Sebagai Oposisi

Kamis, 25 Jun 2026 20:29 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 20:29 WIB

by Adi Prayitno Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia (PPI) SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Saya menilai alasan pertama berkaitan dengan PDIP kalah di…