Pembelajaran Tatap Muka SMA di Jombang Dihentikan, Ini Sebabnya

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
 Uji coba pembelajaran tatap muka di SMAN 3 Jombang sebelum dihentikan. SP/ M. Yusuf
Uji coba pembelajaran tatap muka di SMAN 3 Jombang sebelum dihentikan. SP/ M. Yusuf

i

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Kasus Covid-19 di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, jumlahnya kian melejit. Untuk itu, pembelajaran tatap muka di sekolah menengah atas (SMA) atau sekolah menengah kejuruan (SMK) di Kabupaten Jombang terpaksa dihentikan. 

Belajar mengajar secara tatap muka untuk SMA dan SMK, dibuka pada 18 Agustus lalu dengan tetap menggunakan protokol kesehatan. Namun, dengan situasi yang tidak memungkinakan, maka pembelajaran kembali dilakukan melalui daring. 

Kepala SMAN 3 Jombang, Singgih Susanto mengatakan, pihaknya mengikuti dan mematuhi aturan yang dikeluarkan oleh Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Jombang. 

“Kami sebagai pelaksana di lapangan, khususnya SMA 3 melaksanakan apa yang diperintahkan cabdin melalui surat itu. Tentu perintah pimpinan ada dasarnya," katanya, Senin (30/11/2020). 

Menurut penjelasan Singgih, memang kebetulan pada tanggal 30 November sampai 9 Desember kegiatan penilaian akhir semester (PAS) dilakukan secara daring. "Otomatis pembelajaran sudah tidak ada,” tukasnya. 

Sementara itu, Kasubag TU Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Jombang, Ulil Mu’amar menerangkan, proses pembelajaran tatap muka di Kabupaten Jombang ditiadakan. 

"Karena kasus Covid-19 ada trend peningkatan. Dan ini merupakan upaya untuk mencegah persebaran Covid-19 agar tidak semakin meluas," terangnya. 

Peniadaan ini, papar Ulil, pihaknya berkoordinasi dengan Satgas Covid-19 Kabupaten Jombang. Jadi, pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas sementara dihentikan sampai satu bulan kedepan, sembari menunggu hasil evaluasi lebih lanjut. 

“Prokes yang dipersyaratkan itu sudah kita siapkan, tapi gak tau juga virus covid itu belum juga bisa dikendalikan. Trend peningkatan kasus masih terus terjadi hingga kini," paparnya. 

Terkait peniadaan pembelajaran tatap muka ini, jelas Ulil, pihaknya telah memberitahukan ke sekolah-sekolah di wilayah Jombang sejak Jumat, (27/11/2020) kemarin lusa. 

"Jumat kemarin sudah meluncurkan nota dinas. Intinya ada penghentian sementara kegiatan PTM sampai satu bulan kedepan. Dan tidak boleh melakukan kegiatan yang sifatnya pengumpulan masa di sekolah,” jelasnya. 

Ulil menegaskan, apabila nanti ada pihak sekolah yang tetap melakukan PTM, maka pihak dinas akan memberikan sanksi pada pihak sekolah. 

“Pasti ada evaluasi, dan nanti akan ada teguran, semacam itu. Tapi soal sanksi memang kita belum menyampaikan," pungkasnya. 

Dari laman website dinkes.jombangkab.go.id per tanggal 29 November 2020, jumlah kumulatif kasus Covid-19 di Kabupaten Jombang mencapai 1.545. Rinciannya, 1.240 pasien sembuh, 141 pasien menjalani perawatan, dan 164 orang meninggal dunia. suf

 

Berita Terbaru

Borong Penghargaan Kemendagri, Pemkot Surabaya Sukses Tekan Kemiskinan dan Stunting

Borong Penghargaan Kemendagri, Pemkot Surabaya Sukses Tekan Kemiskinan dan Stunting

Selasa, 09 Jun 2026 13:02 WIB

Selasa, 09 Jun 2026 13:02 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menganugerahi Kota Pahlawan sebagai Terbaik II Tingkat Kota dalam upaya penanggulangan…

Terkendala Stok, Harga Minyak Goreng Curah di Surabaya Tembus Rp22.000 per Kg

Terkendala Stok, Harga Minyak Goreng Curah di Surabaya Tembus Rp22.000 per Kg

Selasa, 09 Jun 2026 12:55 WIB

Selasa, 09 Jun 2026 12:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Melihat sejumlah harga bahan pokok (bapok) yang kian melejit ditambah dengan nilai tukar rupiah terhadap dolar juga kian anjlok…

Siap Tampung 1.000 Siswa, Sekolah Rakyat Berstandar Internasional di Banyuwangi Ditarget Bulan Juni

Siap Tampung 1.000 Siswa, Sekolah Rakyat Berstandar Internasional di Banyuwangi Ditarget Bulan Juni

Selasa, 09 Jun 2026 12:24 WIB

Selasa, 09 Jun 2026 12:24 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Menindaklanjuti kebijakan Sekolah Rakyat, saat ini progres pembangunan Sekolah Rakyat (SR) berstandar internasional di Desa…

Imbas IPAL Tak Penuhi Syarat, 16 SPPG di Jember Terdampak Suspend Sementara

Imbas IPAL Tak Penuhi Syarat, 16 SPPG di Jember Terdampak Suspend Sementara

Selasa, 09 Jun 2026 12:00 WIB

Selasa, 09 Jun 2026 12:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember melalui Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) setempat kembali menjatuhi sanksi pembekuan…

Jelang Grebeg Suro 2026, Dishub Ponorogo Siapkan Sejumlah Kantong Parkir

Jelang Grebeg Suro 2026, Dishub Ponorogo Siapkan Sejumlah Kantong Parkir

Selasa, 09 Jun 2026 11:45 WIB

Selasa, 09 Jun 2026 11:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Dalam rangka mengantisipasi peningkatan jumlah kendaraan selama pelaksanaan Grebeg Suro 2026, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten…

Terapkan Kebijakan Pangkas Jarak, Pemkab Madiun Mutasi 450 guru dan PPPK

Terapkan Kebijakan Pangkas Jarak, Pemkab Madiun Mutasi 450 guru dan PPPK

Selasa, 09 Jun 2026 11:27 WIB

Selasa, 09 Jun 2026 11:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Guna menerapkan kebijakan penugasan yang mendekatkan lokasi kerja dengan domisili para guru dan tenaga kependidikan, Pemerintah…