Puluhan Pelajar dan Guru Positif Covid-19, Pemkot Bimbang

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Tes swab kepada ribuan pelajar SMP di Surabaya, minggu lalu.  Sp/Patrick cahyo
Tes swab kepada ribuan pelajar SMP di Surabaya, minggu lalu. Sp/Patrick cahyo

i

 

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – Rencana pembelajaran tatap muka pada jenjang SMP di Desember 2020 mendatang, langsung dievaluasi oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dan Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Surabaya. Pasalnya, dari hasil swab test para pelajar SMP dua minggu lalu, ditemukan puluhan siswa-siswi SMP, positif Covid-19.

Dari 3.627 pelajar kelas IX di 17 SMP se Surabaya yang mengikuti tes swab massal oleh Pemkot, setidaknya 36 pelajar SMP dikonfirmasi positif Covid-19. Bahkan, sebelumnya, guru SMP dan SD yang telah dilakukan tes swab, terjaring konfirmasi sebanyak 393 positif Covid-19.

Hal ini yang membuat Pemkot Surabaya dan Dindik Kota Surabaya, harus mengevaluasi rencana pembelajaran tatap muka. Pasalnya, beberapa orang tua siswa masih ada yag belum setuju untuk dilakukan sekolah tatap muka. Dimana, dari 36 pelajar terkonfirmasi positif Covid-19, setidaknya 1 persen dari total jumlah pelajar IX di 17 SMP se Surabaya, yakni, 4.760 pelajar.

“Dari tes swab terakhir, ternyata ada 36 pelajar yang positif. Ada sekitar 1 persen dari jumlah total pelajar SMP di Surabaya,” ujar Febriadhitya Prajatara Kabag Humas Pemkot Surabaya, Senin (30/11/2020).

Menurut Febri, karena tes swab ini untuk pencegahan Covid-19 sebagai persiapan sekolah tatap muka, maka pihaknya juga minta persetujuan orang tua dalam tahapan tes swab itu. “Sebab  hingga saat ini, masih ada beberapa orang tua yang belum setuju sekolah tatap muka. Kami menghormati,” ujarnya.

Dengan hasil tes swab terdapat pelajar yang terkonfirmasi Covid-19, maka hal ini menjadi pertimbangan penting untuk evaluasi tim Satgas Covid-19, Dinas Kesehatan, dan Dinas Pendidikan untuk persiapan sekolah tatap muka. “Kami menyelenggarakan swab test bukan rapid test sehingga bisa membuka keterbukaan penanganan Covid-19. Kami sangat hati-hati. Ini menjadi kajian persiapan sekolah tatap muka,” katanya.

Terpisah, Supomo Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya akan mengkaji ulang rencana belajar tatap muka. Meski, bila mengikuti keputusan SKB (Surat Keputusan Bersama) Menteri, bahwa kewenangan terhadap pelaksanaan sekolah tatap muka itu dikembalikan kepada daerah masing-masing dan bisa dimulai 1 Januari 2021. Namun, Supomo masih bimbang untuk memutuskan kapan sekolah tatap muka bisa dimulai.

“Kalau merujuk SKB, awal Januari sekolah bisa dibuka tanpa melihat zona. Kami akan melihat. Apakah di Desember, atau di Januari. Nah apalagi kini ada yang positif. Jadi kami pertimbangkan lagi,” katanya.

 

393 Guru Positif

Sebelumnya, guru SD dan SMP juga terkonfirmasi positif Covid-19, mencapai 393 guru. Ada kenaikan sejak bulan Agustus hingga November 2020. Hal itu diungkapkan Kepala Badan Penanggulangan Bencana (BPB) Linmas Kota Surabaya, Irvan Widyanto.

Sebelumnya, guru SD dan SMP terkonfirmasi positif Covid-19 mencapai 137 guru. "Data terbaru sudah 3.882 orang guru SD maupun SMP yang telah dites swab. Hasilnya yang sudah keluar sebanyak 3.082 spesimen, dengan 393 positif, 2.675 negatif, dan 12 spesimen invalid," ujar dia.

Irvan mengatakan, sesuai perintah Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini (Risma) para guru SD dan SMP semua diminta kerja dari rumah (WFH). Sambil dilakukan tes PCR lanjutan. Hal ini karena yang dites masih 40 persen dari jumlah total guru SD dan SMP di Surabaya.

Menurut Irvan, tes massal pada guru ini sekaligus bagian dari pematangan persiapan bila nanti belajar tatap muka benar benar diputuskan. Selain para guru, kemungkinan juga dilakukan pada para siswa saat belajar tatap muka nantinya dimulai.

Sekadar diketahui, kasus aktif Covid-19 di Surabaya per 29 November kemarin berjumlah 69 kasus. Namun, di beberapa daerah lain di Jatim kasus kembali naik. Pemkot Surabaya terus berupaya menjaga Covid-19 tetap terkendali dengan terus menggelar operasi protokol kesehatan dan tes swab massal.

“Beberapa daerah di Jatim mulai bertambah, kami terus waspada. Pemkot Surabaya gencarkan tes swab, tadi pagi sekitar 200 orang lebih tes swab di pasar Pucang. Ayo, kencangkan protokol kesehatan,” katanya. alq/cr2/rmc

Berita Terbaru

Laila Mufidah Temukan  TPS Lintas Wilayah Berlaku Denda Cas

Laila Mufidah Temukan  TPS Lintas Wilayah Berlaku Denda Cas

Selasa, 24 Feb 2026 03:40 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 03:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Alangkah terkejutnya Wakil Ketua DPRD Surabaya Laila Mufidah saat melakukan sidak ke TPS Rungkut Menanggal. Pimpinan Dewan…

Wakil DPRD Surabaya Minta Pemkot dan Pengembang Tak Tutup Mata

Wakil DPRD Surabaya Minta Pemkot dan Pengembang Tak Tutup Mata

Selasa, 24 Feb 2026 03:37 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 03:37 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Wakil DPRD Surabaya Laila Mufidah langsung melakukan sidak atau turun ke lapangan usai mendengar keluhan Warga di Gunung Anyar…

Sidak Takjil Pemkot Kediri Pastikan Jajanan Ramadan di Kota Kediri Aman dan Terawasi

Sidak Takjil Pemkot Kediri Pastikan Jajanan Ramadan di Kota Kediri Aman dan Terawasi

Senin, 23 Feb 2026 21:13 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:13 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Pemerintah Kota Kediri memastikan keamanan jajanan takjil yang dijajakan selama bulan Ramadan melalui inspeksi mendadak (sidak) di…

Program Keluarga Harapan Plus Tahap 1 Tahun 2026 Kembali Digulirkan, Sasar 485 Lansia di Kota Kediri

Program Keluarga Harapan Plus Tahap 1 Tahun 2026 Kembali Digulirkan, Sasar 485 Lansia di Kota Kediri

Senin, 23 Feb 2026 21:09 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:09 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Memasuki bulan Ramadhan, Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali menyalurkan Program Keluarga Harapan (PKH) Plus Tahap I bagi lansia…

Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Dalam Apel Pagi, Mbak Wali - Gus Qowim Percepat Pembangunan dan Turunkan Kemiskinan

Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Dalam Apel Pagi, Mbak Wali - Gus Qowim Percepat Pembangunan dan Turunkan Kemiskinan

Senin, 23 Feb 2026 21:05 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati memimpin apel pagi bersama jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota…

Kita Seperti Dijajah AS

Kita Seperti Dijajah AS

Senin, 23 Feb 2026 20:11 WIB

Senin, 23 Feb 2026 20:11 WIB

MUI Minta Kaji Ulang Perjanjian Dagang AS-Indonesia yang Salah Satu Kesepakatannya Menyebut Produk asal AS yang Masuk ke Indonesia tidak Memerlukan Sertifikasi…