Penanggulangan Banjir Kota Sedot Anggaran Ratusan Miliar

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Walikota Ning Ita saat menjelaskan pengendalian banjir. SP/ Agus Dwy S
Walikota Ning Ita saat menjelaskan pengendalian banjir. SP/ Agus Dwy S

i

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Penanggulangan banjir di Kota Mojokerto membutuhkan anggaran senilai Rp. 107,4 miliar. Itu untuk pekerjaan redisain saluran drainase serta pembangunan 5 titik kolam retensi beserta pompa banjir dan pompa lumpur.

Kepala Bappeko Mojokerto, Agung Moeljono mengatakan pekerjaan pembongkaran pembangunan kembali (redisign) dan normalisasi membutuhkan anggaran Rp. 95,3 milyar sedangkan untuk kolam retensi dan pompa air sebesar Rp. 12,1 miliar.

"Redisain saluran Rp. 95,3 milyar ini termasuk untuk kegiatan rehabilitasi, operasi dan pemeliharaan. Rinciaannya, untuk saluran primer sebesar Rp. 28 miliar, sekunder Rp. 36 miliar dan tersier Rp. 31 miliar," terangnya,  Rabu (2/12/2020) siang.

Untuk kolam retensi, lanjut Agung, menyentuh lahan seluas 1.525 meter persegi, dengan volume 3.962.3 meter kubik yang dibagi menjadi 5 lokasi.

"Stake holder yang bertanggung jawab terhadap kolam retensi adalah Dinas Pekerjaan Umum (DPU) untuk perencanaan dan pembangunannya. Dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) untuk konservasi dan pemeliharaannya," jelasnya.

Agung menyebut, sejatinya anggaran total untuk penanganan banjir kota secara menyeluruh sebesar Rp. 600 miliar. Namun karena keterbatasan kemampuan anggaraan, akhirnya Pemkot melakukan skala prioritas. 

"Kita prioritaskan di kawasan yang langsung terdampak, dan menyentuh langsung di daerah permukiman serta perkotaan," ujarnya.

Mantan Kepala BPPKA ini juga menandaskan jika pengendalian banjir ini menjadi fokus utama dalam RPJMD era Wali Kota, Ika Puspitasari. Terbukti, setiap tahunnya, Pemkot Mojokerto selalu memberi porsi anggaran yang semakin meningkat.

"Tahun 2019 dianggarkan Rp. 34 miliar, tahun 2020 Rp. 46 miliar kemudian di refocusing menjadi Rp. 25 miliar. Dan tahun 2021 ini kita anggarkan Rp. 39 miliar untuk pengendalian banjir," tegasnya.

Terpisah Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari mengatakan banjir di Kota Mojokerto menjadi masalah klasik yang butuh penanganan serius dan komprehensif. Selain terus memperbaiki drainase, Kota Mojokerto juga berupaya untuk melakukan terobosan dengan membuat kolam retensi dan pompa lumpur.

"Kegiatan pengendalian banjir terus kita laksanakan tiap tahunnya. Dan itu dapat dilihat dari semakin besarnya alokasi penangaan banjir pada tiga tahun terakhir," ujarnya.

Ning Ita merinci, tahun 2018 kemarin, Pemkot sudah menangani ruas saluran drainase sebanyak 16 ruas, tahun 2019 meningkat menjadi 24 ruas dan tahun 2020 naik lagi menjadi 64 ruas. 

"Tahun 2021 nanti kita akan tangani lagi 93 ruas saluran. Target kita adalah perbaikan 124 ruas dengan panjang  367.948 kilometer," sebutnya.

Ning Ita mengatakan, letak geografis Kota Mojokerto yang cekung sangatlah mustahil untuk terhindar dari banjir. Apalagi Kota Mojokerto juga diapit beberapa sungai besar yakni sungai brantas, sungai ngotok, sungai brangkal dan sungai sadar.

"Tatkala debir air sungai meningkat, otomatis air dari pemukiman warga tidak bisa masuk ke sungai, efeknya terjadilah genangan. Upaya kita saat ini, bagaimana agar genangan itu cepat surut yakni dengan menyedot dengan pompa," pungkasnya. dwy

Berita Terbaru

1000 Pramuka Garuda Kota Kediri Dilantik, Mbak Vinanda Tekankan Pembentukam Karakter Generasi Muda

1000 Pramuka Garuda Kota Kediri Dilantik, Mbak Vinanda Tekankan Pembentukam Karakter Generasi Muda

Jumat, 12 Jun 2026 20:40 WIB

Jumat, 12 Jun 2026 20:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri – Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Kediri menggelar kegiatan Seleksi dan Pelantikan Pramuka Garuda tingkat Penggalang, P…

Pertegas Visi Kota Agamis, Ini Langkah Tegas Mbak Wali Berantas Peredaran Miras Ilegal di Kota Kediri

Pertegas Visi Kota Agamis, Ini Langkah Tegas Mbak Wali Berantas Peredaran Miras Ilegal di Kota Kediri

Jumat, 12 Jun 2026 20:09 WIB

Jumat, 12 Jun 2026 20:09 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Menjelang peringatan 1 Muharram yang lekat dengan momen malam 1 Suro, Pemerintah Kota Kediri mengambil langkah agresif untuk menjaga…

Didorong Permintaan AMDK, Kinerja Emiten Kemasan Plastik Menguat di Awal 2026

Didorong Permintaan AMDK, Kinerja Emiten Kemasan Plastik Menguat di Awal 2026

Jumat, 12 Jun 2026 18:54 WIB

Jumat, 12 Jun 2026 18:54 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT Asia Pramulia Tbk mencatat pertumbuhan kinerja pada awal 2026 di tengah prospek positif industri kemasan plastik nasional yang d…

Cari Solusi Eks Tanah Ganjaran Sumur Welut, DPRD Surabaya Minta Pemkot Hadir Beri Manfaat untuk Warga

Cari Solusi Eks Tanah Ganjaran Sumur Welut, DPRD Surabaya Minta Pemkot Hadir Beri Manfaat untuk Warga

Jumat, 12 Jun 2026 18:28 WIB

Jumat, 12 Jun 2026 18:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Komisi A DPRD Surabaya memastikan persoalan eks tanah ganjaran Kelurahan Sumur Welut tidak berhenti pada polemik ruilslag yang t…

Wali Kota Mojokerto Ajak Remaja Jaga Kesehatan Reproduksi untuk Wujudkan Generasi Emas 2045

Wali Kota Mojokerto Ajak Remaja Jaga Kesehatan Reproduksi untuk Wujudkan Generasi Emas 2045

Jumat, 12 Jun 2026 16:46 WIB

Jumat, 12 Jun 2026 16:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Menyiapkan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045 tidak cukup hanya dengan pendidikan yang baik, tetapi juga harus didukung…

Tinjau Kesiapan Infrastruktur Kelistrikan, Dewan Komisaris PLN Tekankan Keandalan Sistem Transmisi

Tinjau Kesiapan Infrastruktur Kelistrikan, Dewan Komisaris PLN Tekankan Keandalan Sistem Transmisi

Jumat, 12 Jun 2026 16:30 WIB

Jumat, 12 Jun 2026 16:30 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Dalam rangka memastikan keandalan sistem kelistrikan serta memantau progres pembangunan infrastruktur strategis ketenagalistrikan, D…